Jakarta, seriusnews.id – Kementerian Perhubungan menghentikan sementara operasional enam penerbangan bandar udara akibat sebaran abu dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengumumkan kebijakan mitigasi keselamatan ini dalam konferensi pers resmi di Jakarta.
Hasil pemantauan lapangan dan pengujian sampel abu vulkanik menunjukkan tingkat bahaya yang mengancam keselamatan penerbangan. Pihak otoritas penerbangan terus menyesuaikan status operasional bandara berdasarkan data BMKG.
Petugas menetapkan status penutupan Bandara Husein Sastranegara di Bandung setelah hasil tes pukul 12.00 WIB mengonfirmasi adanya paparan abu. Langkah ini menyusul penghentian operasional lima bandara lain yang sudah berlangsung sejak pagi hari.
Daftar fasilitas yang berhenti beroperasi sementara mencakup Bandara Radin Inten II, Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara, Pondok Cabe, serta Budiarto. Otoritas perhubungan menerapkan evaluasi secara dinamis mengikuti arah pergerakan sebaran abu vulkanik.
Kementerian Perhubungan terus menjalin koordinasi intensif bersama BMKG, PVMBG, AirNav Indonesia, pengelola bandara, dan pihak maskapai. Seluruh pemangku kepentingan wajib memantau perkembangan data kondisi udara secara berkala.
Mengedepankan Keselamatan Penerbangan Dalam Menghadapi Dampak Bencana
Menhub Dudy Purwagandhi meminta seluruh operator maskapai tidak memaksakan jadwal penerbangan saat kondisi jalur udara belum aman. Maskapai harus menjadikan standar keselamatan penerbangan sebagai prioritas tertinggi dalam setiap pengambilan keputusan operasional.
Pihak maskapai wajib memastikan setiap pesawat yang terbang berada dalam kondisi laik serta aman. Kementerian Perhubungan juga memantau ketat pergerakan arus transportasi penyeberangan di jalur Selat Sunda.
Layanan kapal penyeberangan lintas Merak-Bakauheni saat ini masih terus berjalan normal. Namun, otoritas pelabuhan dan operator kapal tetap meningkatkan kewaspadaan penuh terhadap erupsi.
Operator penyeberangan membagikan perlengkapan kesehatan seperti masker untuk melindungi para penumpang dari potensi paparan abu. Petugas akan segera menghentikan pelayaran jika kondisi cuaca dan jarak pandang dinilai membahayakan.
Imbauan Resmi Kepada Calon Penumpang Terdampak Penundaan
Kemenhub menginstruksikan maskapai segera menginformasikan jadwal pembatalan atau penundaan penerbangan kepada calon penumpang. Calon penumpang yang jadwal penerbangannya terdampak tidak perlu datang langsung menuju ke bandara.
Proses pengajuan refund maupun penjadwalan ulang dapat penumpang lakukan secara elektronik melalui kontak resmi maskapai. Kebijakan ini bertujuan mencegah penumpukan massa di area terminal bandara.
Langkah penanganan secara digital memberikan kepastian status penerbangan masyarakat secara lebih cepat dan efisien. Pemerintah berjanji akan menyalurkan informasi terkini secara berkala sesuai hasil pemantauan di lapangan.(ar)









