Pemkab Solok Selatan Desak Pemutakhiran Data LBS Demi Lindungi Lahan Pertanian

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat evaluasi progres penginputan data melalui aplikasi SIMSALABIM di Ruang Rapat Bupati Solok Selatan pada Selasa.(poto: kabarsumbar.com).

Rapat evaluasi progres penginputan data melalui aplikasi SIMSALABIM di Ruang Rapat Bupati Solok Selatan pada Selasa.(poto: kabarsumbar.com).

Solok Selatan, seriusnews.id – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menginstruksikan seluruh jajaran camat, wali nagari, hingga jorong untuk menggenjot pemutakhiran data LBS Solok Selatan. Langkah strategis ini menjadi fondasi utama dalam menyusun Peraturan Daerah tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

Instruksi tegas tersebut mengemuka saat rapat evaluasi progres penginputan data melalui aplikasi SIMSALABIM di Ruang Rapat Bupati Solok Selatan pada Selasa. Rapat penting ini diikuti jajaran kewilayahan secara daring serta dihadiri perwakilan OPD, BPJS Kesehatan, BPS, dan pendamping PKH.

Percepatan Data LBS Fondasi Utama Perda LP2B

Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan, H. Syamsurizaldi, menekankan pentingnya pembaruan data Luas Baku Sawah secara presisi. Kolaborasi antara Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan dengan pemerintah daerah di tingkat bawah sangat menentukan keberhasilan program ini.

Pembaruan data wilayah pertanian krusial untuk menyelaraskan kebijakan pangan daerah dengan regulasi nasional. Syamsurizaldi meminta seluruh aparatur wilayah dari camat sampai tingkat jorong memberikan dukungan penuh tanpa penundaan.

Langkah ini menindaklanjuti kesepakatan resmi antara Bupati Solok Selatan dan Gubernur Sumatera Barat terkait pemanfaatan data. Pemerintah menetapkan penggunaan 87 persen data LBS tahun 2024 sebagai basis acuan penyusunan rancangan LP2B.

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Mahyeldi Kunjungan Kerja ke Jepang, Bahas Ekonomi Hijau dan Obligasi hingga 20 Juni

Proses pemutakhiran berfokus pada sinkronisasi titik koordinat lahan agar selaras dengan kondisi riil di lapangan. Penyesuaian data terbaru ini bertujuan untuk memproteksi eksistensi lahan pangan produktif dari alih fungsi lahan.

Validasi Data Bansos Dan Apresiasi BPJS Nagari

Selain pemutakhiran sektor pertanian, pemerintah daerah juga mendesak percepatan validasi data para penerima bantuan sosial. Pemkab Solok Selatan berupaya keras meminimalkan tingkat kesalahan pendataan di lapangan, baik inclusion error maupun exclusion error.

Validasi ulang secara menyeluruh dapat memastikan bantuan dari pemerintah menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Akurasi data menjadi kunci utama agar tidak ada warga miskin yang terlewat dari program bantuan.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda mengapresiasi kinerja aktif tujuh nagari yang responsif menginput data kepesertaan BPJS Kesehatan. Tujuh wilayah tersebut adalah Nagari Lubuk Gadang, Pasir Talang, Pasar Muara Labuh, Kapau Pauh Duo, Luak Kapau, Sungai Kunyit, dan Sukun Barat.

Baca Juga :  Pemko Padang Panjang Percepat Penyelesaian Sengketa Tanah Lewat GTRA

Keaktifan operator nagari dalam memperbarui data kepesertaan BPJS memberikan dampak positif pada cakupan jaminan kesehatan masyarakat. Pemkab berharap keberhasilan tujuh nagari ini menjadi contoh bagi nagari lain di wilayah Solok Selatan.

Pengawasan Proyek Pembangunan Dan Pelaporan Kendala Lapangan

Syamsurizaldi menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah di tingkat bawah untuk memperketat pengawasan proyek fisik di daerah. Pengawasan melekat ini mencakup seluruh kegiatan pembangunan yang menggunakan dana APBD kabupaten, APBD provinsi, maupun APBN.

Aparatur wilayah wajib mengawal seluruh proses pengerjaan fasilitas publik agar berjalan sesuai target dan kualitas. Pengawasan ketat sejak dini mencegah terjadinya penyimpangan serta keterlambatan penyelesaian pekerjaan di lapangan.

Setiap kendala teknis maupun nonteknis yang muncul di lapangan wajib dilaporkan secara tertulis oleh jajaran wilayah. Pelaporan resmi mempercepat pemerintah kabupaten dalam memberikan solusi dan tindakan susulan yang tepat.

Langkah responsif ini menjamin transparansi serta efektivitas penggunaan anggaran pembangunan daerah demi kesejahteraan warga Solok Selatan. Sinergi antara pemerintah daerah dan aparatur kewilayahan menjadi kunci sukses seluruh program prioritas Pemkab.(ar)

Berita Terkait

Pemko Padang Panjang Perkuat Kapasitas Aparatur dalam Penanganan Pascabencana
Bupati Eka Putra Pimpin Pelantikan Pejabat Tanah Datar di Gedung Indojolito
Pemerintah Kabupaten Agam Resmi Lepas Tiga Pelajar Terbaik Menuju Paskibraka Sumatera Barat
Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Padang Menjelang Hari Jadi Kota ke-357
Pemerintah Mengalokasikan Anggaran Rp1,2 Triliun Pembangunan Prasarana Strategis Sumatera Barat
Sekda Sumbar Arry Yuswandi Tegaskan Jabatan ASN Bukan Hak
Cegah Pungli, Pemkot Padang Perketat Pengelolaan Dana BOS Sekolah
Gubernur Mahyeldi Dukung Uji Coba BKN Soal Penempatan ASN Dekat Domisili
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Pemko Padang Panjang Perkuat Kapasitas Aparatur dalam Penanganan Pascabencana

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Bupati Eka Putra Pimpin Pelantikan Pejabat Tanah Datar di Gedung Indojolito

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Pemerintah Kabupaten Agam Resmi Lepas Tiga Pelajar Terbaik Menuju Paskibraka Sumatera Barat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:03 WIB

Pemkab Solok Selatan Desak Pemutakhiran Data LBS Demi Lindungi Lahan Pertanian

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:00 WIB

Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Padang Menjelang Hari Jadi Kota ke-357

Berita Terbaru

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Bank Nagari Syariah terus memperkuat literasi masyarakat tentang penyelenggaraan ibadah haji.(poto: padangkita.com).

Islami

BPKH Bank Nagari Gelar Safari Haji di Padang

Jumat, 31 Jul 2026 - 23:00 WIB