Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang terus mempercepat langkah strategis mewujudkan lingkungan perkotaan yang bersih, aman, nyaman, dan sehat. Langkah nyata ini menjadi landasan kuat untuk mengejar target kota sehat padang dalam meraih penghargaan Swasti Saba Wistara 2027.
Forum Kota Sehat bersama Dinas Kesehatan Kota Padang menggelar rapat koordinasi lintas sektor pada Kamis (17/9/2026). Pertemuan di Aula Dinas Kesehatan ini bertujuan menyamakan persepsi penginputan data capaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tahun 2026.
Langkah Strategis Pemko Padang Menuju Swasti Saba Wistara
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Srikurnia Yati, memimpin langsung jalannya rapat koordinasi tersebut. Ia menegaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari peta jalan terstruktur yang dirancang secara matang.
Pemerintah daerah mengundang seluruh perwakilan OPD dan pihak kecamatan untuk mematangkan kelengkapan dokumen pendukung. Mereka juga memetakan secara detail titik serta objek pantau penilaian di seluruh wilayah Kota Padang.
Srikurnia optimistis sinergi antar-OPD pengampu dapat mengantarkan Padang meraih predikat tertinggi tingkat nasional. Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan kota yang sehat dan berkelanjutan.
Berdasarkan arahan Bappeda Provinsi Sumatera Barat, proses penilaian akan bermula dari tingkat provinsi sebagai bentuk pembinaan. Setelah lolos verifikasi provinsi, berkas Kota Padang akan melenggang ke tingkat nasional pada April 2027.
Rangkaian penilaian nasional berlanjut dengan paparan resmi dari Wali Kota Padang, Fadly Amran. Tahapan ini menjadi prasyarat penting sebelum tim penilai pusat melakukan evaluasi lapangan pada Juli atau Agustus 2027.
Komitmen Kedisiplinan OPD Memenuhi Batas Waktu Pelaporan Data
Proses pengumpulan data kini memanfaatkan instrumen digital melalui aplikasi Swasti Saba dan SIPANTAS. Penggunaan teknologi ini membantu menjaga keakuratan serta transparansi pelaporan capaian program dari setiap wilayah.
Ketua Forum Kota Sehat Kota Padang, Rukayah Anwar, mengingatkan seluruh OPD pengampu untuk disiplin memenuhi tenggat waktu. Setiap instansi wajib menyerahkan data capaian tahun 2026 paling lambat pada 30 September 2026.
Tim pembina Provinsi Sumatera Barat bakal memverifikasi seluruh berkas yang masuk mulai 9 Oktober 2026. Jadwal yang ketat ini menuntut komitmen penuh dari seluruh lini pemerintah kecamatan dan dinas terkait.
Rukayah optimistis Kota Padang mampu mempertahankan prestasi gemilang yang telah diraih pada periode sebelumnya. Kota Padang berhasil menyabet peringkat pertama di tingkat provinsi Sumatera Barat pada penilaian tahun lalu.
Pencapaian tersebut menjadi modal berharga bagi Kota Padang untuk kembali mempertahankan posisi puncak di tingkat provinsi. Pemko Padang menargetkan hasil maksimal tersebut berlanjut hingga memboyong piala Swasti Saba Wistara 2027.
Sinergi solid antara pemerintah, Forum Kota Sehat, dan warga menjadi fondasi utama gerakan ini. Pemko Padang membuktikan bahwa fokus utama program ini adalah peningkatan kualitas hidup warga secara berkelanjutan.(ar)









