Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang bergerak cepat menangani sekolah terdampak banjir padang usai hujan deras menerjang wilayah tersebut pada Senin (3/8/2026). Endapan lumpur pekat menggenangi puluhan ruang kelas dan mengganggu fasilitas belajar mengajar.
Pemko Padang menargetkan proses pembersihan seluruh bangunan sekolah selesai dalam waktu dua hari. Jika cuaca membaik dan tidak ada genangan susulan, para siswa dapat kembali belajar seperti biasa mulai besok.
Wali Kota Fadly Amran Tinjau Langsung SMPN 41
Wali Kota Padang Fadly Amran turun langsung meninjau kondisi SMP Negeri 41 Padang pada Selasa (4/8/2026). Peninjauan lapangan ini bertujuan memastikan proses pemulihan sarana pendidikan berjalan secara cepat dan tepat.
Sejumlah pejabat mendampingi Wali Kota saat mengecek kerusakan fasilitas akibat luapan air sungai. Rombongan tersebut meliputi Sekretaris Daerah Raju Minropa serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yopi Krislova.
Kalaksa BPBD Hendri Zulviton dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Fadelan Fitra Masta turut hadir di lokasi. Jajaran majelis guru SMPN 41 Padang ikut menyambut kedatangan rombongan pejabat pemerintah kota tersebut.
Fadly Amran meminta seluruh instansi terkait bekerja sama membersihkan material lumpur yang mengendap di ruang kelas. Langkah cepat ini menjadi prioritas utama agar fasilitas sekolah dapat kembali aman bagi para siswa.
Pemko Padang Liburkan Sekolah Terdampak Banjir Sementara
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yopi Krislova mencatat sebanyak 92 sekolah terdampak luapan air. Rincian data tersebut mencakup 38 TK dan PAUD, 1 PKBM, 43 SD, serta 10 SMP.
Dari total puluhan bangunan sekolah tersebut, SMPN 41 dan SMPN 27 mengalami kerusakan paling parah. Petugas menemukan lapisan lumpur tebal yang menutup lantai ruang kelas hingga area halaman sekolah.
Pemerintah Kota Padang mengambil kebijakan meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar pada sekolah yang terdampak. Langkah ini menjadi solusi terbaik guna menjamin keselamatan seluruh peserta didik dan tenaga penunjang.
Banyak tenaga pendidik juga menjadi korban banjir yang menggenangi pemukiman warga sekitar. Para guru saat ini sedang memfokuskan tenaga untuk membersihkan tempat tinggal mereka dari sisa material lumpur.
Petugas Gabungan Bersihkan Material Lumpur Di Sekolah
Pemerintah Kota Padang mengutamakan keselamatan serta kesiapan seluruh fasilitas sebelum membuka kembali aktivitas sekolah. Yopi Krislova berharap proses pembersihan sarana belajar dapat rampung sesuai jadwal yang ditetapkan.
Jika pembersihan tuntas hari ini, proses belajar mengajar dapat dimulai kembali dalam waktu dekat. Para siswa memperkirakan bisa kembali mengikuti kegiatan belajar secara aman pada besok atau lusa.
Wakil Wali Kota Maigus Nasir turut menegaskan komitmen pemerintah dalam menuntaskan pembersihan sekolah. Pihaknya menargetkan seluruh pemulihan sarana dan prasarana selesai sepenuhnya dalam kurun waktu dua hari.
BPBD bersama Dinas Lingkungan Hidup dan pihak sekolah terus berkoordinasi membersihkan sisa lumpur. Sinergi lintas instansi ini memastikan fasilitas sekolah siap menyambut kembali aktivitas pembelajaran murid secara nyaman.(ar)









