Langkah Strategis Pemko Padang Percepat Revitalisasi Kota Tua untuk Wisata Sejarah dan Kuliner

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2026 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang tengah memaparkan kondisi Kawasan Kota Tua kepada Wali Kota Padang.(poto: padangkita.com).

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang tengah memaparkan kondisi Kawasan Kota Tua kepada Wali Kota Padang.(poto: padangkita.com).

Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang terus mengambil langkah strategis guna mempercepat proses revitalisasi Kota Tua Padang agar menjadi kawasan cagar budaya yang bernilai tinggi. Petugas kini mengebut pendataan status kepemilikan, kondisi fisik bangunan, hingga pola pemanfaatan ruang di wilayah bersejarah tersebut.

Pendataan terpadu ini menjadi landasan utama bagi pelestarian ruang serta penataan kawasan wisata masa depan. Langkah ini diambil karena banyak bangunan sejarah yang mulai memudar, lapuk, dan tidak terawat akibat dampak bencana gempa bumi.

Perpindahan domisili pemilik asli yang kini menetap di luar negeri juga menjadi pemicu terlantarnya aset tersebut. Dinas Pariwisata Kota Padang lantas merampungkan pemetaan awal pada beberapa zona krusial untuk menyelamatkan cagar budaya ini.

Pemetaan tersebut mencakup kawasan Blok A sebagai zona inti di Batang Arau serta Blok B yang berisi bangunan layak restorasi. Beberapa aset yang tercatat meliputi eks gedung PT Buana Andalas, aset PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, hingga peninggalan Padangsche Spaarbank.

Sejumlah gedung tua lainnya bahkan telah sukses beralih fungsi menjadi kedai kopi dan ruang kreatif lokal. Wali Kota Padang Fadly Amran lantas menginstruksikan seluruh jajaran agar merampungkan perincian data bangunan ini secara cepat.

Baca Juga :  Wali Kota Padang Fadly Amran Ajak Warga Sinergi Pembangunan

Pemetaan Aset Bersejarah Menjadi Prioritas Utama Pemko Padang

Instruksi tegas ini disampaikan dalam rapat pembahasan revitalisasi kawasan Kota Tua di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang. Fadly menegaskan bahwa proses ini harus selesai dalam waktu dekat agar pengerjaan fisik dapat segera berjalan.

Fadly mengingatkan bahwa setiap bangunan cagar budaya wajib menjadi prioritas utama dalam agenda penataan. Menurutnya, penataan estetika tidak boleh merusak karakter dan nilai sejarah yang ada di kawasan tersebut.

Upaya ini menjadi bagian dari Program Unggulan Jelajah Padang untuk membangkitkan kembali aktivitas ekonomi warga lokal. Selain arsitektur kolonial, Pemko Padang juga melirik potensi besar dari sektor kuliner legendaris yang ada di sana.

Sektor gastronomi di Kota Tua memerlukan pembaruan citra yang profesional melalui kolaborasi lintas sektor. Langkah matang ini disiapkan untuk memperkuat posisi diplomasi Kota Padang menuju Jaringan Kota Kreatif UNESCO.

Baca Juga :  Pemko Padang Kukuhkan Mufti Ulama Nagari Bungus Perkuat Smart Surau

Sinergi Lintas Sektor Dorong Kota Tua Tembus UNESCO

Pemko Padang siap memfasilitasi penataan kawasan ini agar berkembang menjadi gerakan sosial dan ekonomi masyarakat. Pemerintah ingin mengembalikan Kota Tua sebagai ruang publik yang hidup, pusat edukasi sejarah, serta destinasi kuliner.

Rapat koordinasi tersebut turut menghadirkan jajaran pejabat Pemko Padang, termasuk Asisten Pemerintahan dan Kesra Tarmizi Ismail. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi serta para camat setempat juga ikut mengawal jalannya pembahasan.

Unsur akademisi dan penggerak komunitas pariwisata seperti dosen Universitas Bung Hatta Joni Wongso turut memberikan sumbangsih pemikiran. Pengurus Pengelola Kota Tua beserta jajaran Pokdarwis Cagar Budaya Batang Arau dan Kampung Pondok juga hadir secara aktif.

Sinergi seluruh elemen masyarakat ini diharapkan mampu mengembalikan marwah Kota Tua Padang secara berkelanjutan. Kawasan ini siap bertransformasi kembali menjadi primadona pariwisata unggulan di Sumatra Barat.(ar)

Berita Terkait

Gubernur Sumbar Tinjau Flyover Sitinjau Lauik Pembangunan Fisik Dimulai
Satgas PRR dan Pemko Padang Pantau Pembangunan Huntap Balai Gadang
Padang Rancak Award 2026 Sesi Kedua Hadirkan Puluhan Inovasi Unik Warga
Keturunan Pendiri PT Semen Padang Asal Belanda Lakukan Napak Tilas Sejarah
BPBD Padang dan Bank Nagari Bagikan 5.000 Masker Gratis
Potensi Cuaca Ekstrem Sumbar, Pemprov Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan Bencana Hidrometeorologi
Pemko Padang Terjunkan Ratusan Mahasiswa Verifikasi Kebersihan Lingkungan
Semen Padang Pamerkan SEPABLOCK di Festival Literasi Sumbar 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:23 WIB

Langkah Strategis Pemko Padang Percepat Revitalisasi Kota Tua untuk Wisata Sejarah dan Kuliner

Jumat, 18 September 2026 - 13:16 WIB

Gubernur Sumbar Tinjau Flyover Sitinjau Lauik Pembangunan Fisik Dimulai

Jumat, 18 September 2026 - 13:06 WIB

Satgas PRR dan Pemko Padang Pantau Pembangunan Huntap Balai Gadang

Jumat, 18 September 2026 - 13:03 WIB

Padang Rancak Award 2026 Sesi Kedua Hadirkan Puluhan Inovasi Unik Warga

Jumat, 18 September 2026 - 12:57 WIB

Keturunan Pendiri PT Semen Padang Asal Belanda Lakukan Napak Tilas Sejarah

Berita Terbaru