Kota Padang, seriusnews.id – Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya memberikan dukungan penuh secara langsung untuk Kota Padang. Langkah strategis ini mendorong Padang kota gastronomi UNESCO pertama dari Indonesia di tingkat dunia.
Oleh karena itu, Riefky menegaskan komitmen tersebut pada gelaran acara Talk on Taste di daerah. Selain itu, forum diskusi interaktif ini membuktikan kesiapan ekosistem kreatif daerah kepada publik luas.
Acara spesial ini berlangsung sangat meriah di Mini Stage Kawasan Kota Tua Padang hari Minggu. Bahkan, kegiatan ini menjadi agenda utama dari rangkaian Peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357.
Langkah Strategis Pemerintah Memperkuat Ekosistem Kuliner Minangkabau Daerah
Sementara itu, forum kuliner ini menghadirkan banyak pakar ternama dari seluruh wilayah Indonesia. Tokoh populer seperti William Wongso dan Lord Ardi ikut menyampaikan gagasan penting untuk kota.
Selain itu, perwakilan Dewan Kuliner Indonesia juga turut meramaikan kegiatan diskusi tersebut secara aktif. Tokoh Roby Bagindo, Gupta Sitorus, dan Ray Janson memberikan masukan substantif bagi para peserta.
Selanjutnya, Teuku Riefky menilai sektor gastronomi sebagai lokomotif utama pengembangan ekonomi daerah. Oleh sebab itu, kementerian terus memperkuat seluruh subsektor ekonomi kreatif secara simultan dan konsisten.
Di samping itu, Riefky menegaskan bahwa kekayaan gastronomi mencakup aspek budaya yang sangat luas. Bahkan, industri ini menyatukan narasi sejarah, musik, seni pertunjukan, dan desain dalam satu wadah.
Kementerian juga menyiapkan alokasi anggaran khusus dan kebijakan tepat sasaran untuk program ini. Langkah nyata ini akan menciptakan ekosistem bisnis kuliner yang semakin solid di wilayah daerah.
Pemerintah Kota Padang Membenahi Berbagai Fasilitas Pariwisata Daerah
Di sisi lain, Wali Kota Padang Fadly Amran menyambut positif dukungan penuh dari kementerian. Bahkan, pemerintah daerah memanfaatkan komitmen ini untuk membenahi seluruh fasilitas pariwisata yang ada.
Hasilnya, angka kunjungan wisatawan di Kota Padang mengalami peningkatan yang sangat pesat belakangan. Data mencatat lonjakan dari 4,3 juta orang pada 2024 menjadi 5,5 juta pengunjung pada 2025.
Oleh karena itu, pihak pemko membenahi kawasan Kota Tua dan memperketat sertifikasi usaha kuliner. Selain itu, petugas meningkatkan standar kebersihan dapur restoran serta fasilitas toilet umum daerah.
Langkah ini bertujuan agar setiap pengunjung mendapatkan pengalaman kuliner terbaik selama berlibur di sini. Dengan demikian, para wisatawan dapat menikmati sajian kuliner khas Minang secara aman dan nyaman.
Aksi Masak Besar Menyalurkan Bantuan Bagi Korban Bencana
Sementara itu, acara peringatan hari jadi kota juga menghadirkan kegiatan kepedulian sosial yang nyata. Dalam aksi ini, para koki menggelar acara masak besar seribu porsi nasi goreng rendang.
Selanjutnya, panitia menjual hidangan lezat tersebut dengan harga simbolis murah senilai Rp357 per porsi. Kemudian, tim menyalurkan seluruh dana hasil penjualan untuk membantu korban bencana banjir daerah.
Bencana banjir tersebut telah melanda permukiman warga setempat pada tanggal 3 Agustus lalu. Aksi sosial ini menjadi wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap sesama warga kota yang membutuhkan.
Pada akhirnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah memperkuat posisi Kota Padang di dunia. Pengakuan dunia ini membawa manfaat besar bagi kesejahteraan seluruh masyarakat Minangkabau secara luas.(ar)









