Solok, seriusnews.id – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kayu Aro terus memperkuat keselamatan penggunaan listrik masyarakat melalui program sosialisasi langsung di lapangan. Petugas mendatangi Kantor Wali Nagari Sungai Nanam, Kabupaten Solok, untuk memberikan pemahaman mengenai potensi bahaya kelistrikan dan kemudahan layanan digital pada Rabu (5/8).
Langkah proaktif ini menjadi fondasi penting bagi PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal sekaligus aman bagi warga. Sebanyak 18 peserta yang terdiri dari Wali Nagari Sungai Nanam, perangkat desa, serta para Kepala Jorong mengikuti kegiatan interaktif tersebut.
Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan Tingkatkan Kewaspadaan Perangkat Desa Solok
Wali Nagari Sungai Nanam, Delfi, S.Sos.I., menyambut positif inisiatif tim PLN yang bersedia turun langsung mengedukasi jajarannya. Ia menilai pemahaman mengenai bahaya kelistrikan sangat vital untuk melindungi keselamatan seluruh warga di wilayahnya.
Dalam sesi pemaparan, tim PLN menjelaskan berbagai standar keselamatan ketenagalistrikan yang wajib dipahami oleh masyarakat luas. Petugas menekankan pentingnya memakai instalasi berstandar resmi serta bahaya besar akibat penggunaan sambungan listrik ilegal.
Selain itu, tim PLN juga mengingatkan warga untuk selalu menjaga jarak aman dari jaringan tegangan tinggi. Petugas membeberkan langkah darurat yang harus warga lakukan jika menemukan potensi bahaya kelistrikan di lingkungan sekitar.
Melalui edukasi mendalam ini, PLN berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan mandiri dalam kehidupan sehari-hari. Tingginya kesadaran warga secara otomatis akan meminimalkan risiko kecelakaan fatal akibat sengatan aliran listrik.
Pemanfaatan Aplikasi PLN Mobile Mempermudah Akses Layanan Digital Warga
Tidak hanya membahas aspek keselamatan, tim PLN turut mengenalkan berbagai fitur unggulan pada aplikasi PLN Mobile. Kehadiran platform digital ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses semua layanan kelistrikan secara cepat.
Petugas memperagakan cara menyampaikan pengaduan gangguan, membeli token, hingga membayar tagihan bulanan langsung dari ponsel. Aplikasi ini juga melayani permohonan pasang baru serta proses pengajuan tambah daya tanpa perlu datang ke kantor PLN.
Peserta sosialisasi juga mempelajari fitur Swacam yang memungkinkan pelanggan mencatat angka stan meter secara mandiri. Selain itu, fitur pemantauan status layanan secara real-time turut menjadi daya tarik utama dalam aplikasi tersebut.
Para peserta memanfaatkan sesi diskusi ini dengan mengajukan beragam pertanyaan secara langsung kepada tim PLN ULP Kayu Aro. Seluruh pertanyaan seputar tips keselamatan maupun kendala teknis aplikasi mendapat jawaban lugas dari petugas.
Sinergi Strategis PLN Dan Pemerintah Daerah Wujudkan Layanan Kelistrikan Sustainable
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, menegaskan bahwa keselamatan ketenagalistrikan merupakan komitmen utama perusahaan. Pihaknya akan terus mengulurkan tangan guna membangun budaya sadar keselamatan di seluruh lapisan masyarakat.
Ririn menjelaskan bahwa keandalan sistem kelistrikan tidak hanya bergantung pada kualitas infrastruktur fisik di lapangan. Kesadaran masyarakat dalam menggunakan energi listrik secara aman turut menentukan keberhasilan pelayanan tersebut.
Oleh karena itu, PLN konsisten memperkuat edukasi langsung sekaligus mendorong pemanfaatan aplikasi PLN Mobile secara luas. Platform digital ini memberikan kepastian kemudahan, kecepatan, serta transparansi layanan bagi seluruh pelanggan setia.
Sinergi erat antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan pelayanan kelistrikan yang berkelanjutan. Kolaborasi bersama Pemerintah Nagari Sungai Nanam ini diharapkan terus berlanjut demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Solok.(ar)









