Sumatera Barat, seriusnews.id – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah melepas secara resmi Kafilah MTQ KORPRI Sumbar yang akan bertanding di Kota Makassar. Acara pelepasan kontingen menuju MTQ ke-8 KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 tersebut berlangsung di Auditorium Gubernuran.
Panitia menetapkan sebanyak 38 peserta terbaik untuk mewakili Provinsi Sumatera Barat setelah melalui proses seleksi ketat. Penyelenggara menyaring puluhan utusan tersebut dari total 367 pendaftar pada tahap awal pendaftaran.
Mahyeldi menegaskan bahwa penyaringan ketat ini menghasilkan komposisi kontingen yang sangat ramping dan tajam. Tahapan panjang ini memastikan seluruh aparatur sipil negara yang berangkat memiliki kesiapan mental dan kemampuan terbaik.
Gubernur mengingatkan para peserta agar tidak memandang ajang ini sekadar kompetisi membaca Al-Qur’an semata. Para aparatur negara wajib menginternalisasikan nilai-nilai suci Al-Qur’an dalam pelaksanaan tugas pelayanan publik sehari-hari.
Semangat pengamalan Al-Qur’an ini memperkuat pelaksanaan falsafah daerah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Landasan moral tersebut juga tercantum secara resmi dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2022 tentang Provinsi Sumatera Barat.
Proses Seleksi Ketat Menghasilkan Kontingen Terbaik Sumatera Barat
Pengurus daerah menggelar program pembinaan intensif sebanyak 10 kali Training Center sebelum jadwal pemberangkatan. Tim pelatih nasional mendampingi langsung para peserta melalui evaluasi berkala, try out, hingga penugasan mandiri.
Persiapan matang ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam menjaga tradisi prestasi. Kontingen Ranah Minang membidik target tinggi untuk mempertahankan predikat juara umum nasional yang diraih pada edisi sebelumnya.
Sumatera Barat sebelumnya sukses menyabet gelar juara umum pada ajang MTQ KORPRI 2022 dan 2024. Mahyeldi juga menyoroti pentingnya kekompakan tim serta penampilan kolaboratif dari seluruh anggota rombongan.
Nilai kebersamaan atau ruhul jama’ah menjadi kunci utama dalam membangun solidaritas di lingkungan birokrasi. Sikap saling mendukung ini sangat efektif menangkal dorongan individualistis pada era digitalisasi saat ini.
Gubernur meminta seluruh kafilah agar selalu menjaga nama baik daerah serta menjunjung tinggi akhlakul karimah. Para peserta harus memberikan performa maksimal sembari menyerahkan hasil akhir kepada keputusan Allah SWT.
Pengurus KORPRI Menyiapkan Dukungan Logistik Dan Pendampingan Kesehatan
Ketua KORPRI Sumatera Barat Andri Yulika menjelaskan rincian tahapan seleksi yang telah bergulir secara bertahap. Utusan peserta berasal dari perangkat daerah pemprov, pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, hingga instansi vertikal.
Panitia memperkuat rombongan dengan menerjunkan sembilan orang pelatih serta dua orang official pendamping. Total anggota kontingen yang siap bertolak menuju Provinsi Sulawesi Selatan berjumlah 49 orang.
Pengurus KORPRI juga telah merapikan seluruh urusan administrasi, surat tugas, hingga akomodasi peserta selama bertanding. Tim medis khusus siap memberikan pendampingan kesehatan secara berkala demi menjaga kebugaran stamina rombongan.
Andri memohon doa serta dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat Sumatera Barat. Seluruh jajaran pengurus optimistis perjuangan para peserta akan membuahkan hasil manis di ajang nasional.(ar)









