Polda Sumbar Sisir Tambang Emas Ilegal Solok Selatan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Sumbar sisir tambang liar yang beroperasi di dua lokasi wilayah Kecamatan Sangir Batang Hari pada Jumat (21/8/2026).(poto: padangkita.com).

Polda Sumbar sisir tambang liar yang beroperasi di dua lokasi wilayah Kecamatan Sangir Batang Hari pada Jumat (21/8/2026).(poto: padangkita.com).

Solok Selatan, seriusnews.id – Kepolisian Daerah Sumatera Barat bersama Tim Trisula Satreskrim Polres Solok Selatan kembali melancarkan aksi penertiban tambang emas tanpa izin (PETI). Dalam operasi penindakan ini, personel Polda Sumbar sisir tambang liar yang beroperasi di dua lokasi wilayah Kecamatan Sangir Batang Hari pada Jumat (21/8/2026).

Petugas menyasar Jorong Talantam serta Jorong Sungai Penuh yang berada di dalam kawasan Nagari Lubuk Ulang Aling. Langkah tegas aparat ini merupakan tindak lanjut cepat atas pengaduan masyarakat mengenai maraknya aktivitas penambangan ilegal.

Personel Tim Trisula Terjang Deras Arus Sungai

Untuk mencapai lokasi penambangan liar tersebut, personel Tim Trisula harus menempuh perjalanan membelah sungai menggunakan perahu motor jenis timpek. Derasnya arus sungai tidak menyurutkan semangat tim dalam melakukan penindakan serta penyisiran area penambangan.

Ipda M. Akmal D. Bakti memimpin langsung pergerakan belasan personel Tim Trisula Satreskrim Polres Solok Selatan di lapangan. Mereka menyisir setiap sudut alur sungai yang berpotensi menjadi tempat persembunylan para penambang emas tanpa izin.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Tegaskan Mitigasi Bencana Sumatera Barat Terus Berlanjut

Polisi Bakar Asbuk Dan Pasang Garis Polisi

Kasat Reskrim AKP M. Yogie B mewakili Kapolres Solok Selatan AKBP Andreanaldo Andemi membenarkan pelaksanaan operasi penertiban tersebut. Pihaknya mendatangi dua titik rawan yang sebelumnya di laporkan oleh masyarakat setempat terkait maraknya aktivitas PETI.

Saat petugas tiba di lokasi penambangan, para pelaku ternyata sudah melarikan diri dan tidak ada aktivitas yang berlangsung. Meski lokasi sudah kosong, petugas menemukan berbagai barang peninggalan serta fasilitas pendukung yang pernah digunakan untuk menambang.

Tim langsung membakar asbuk atau kotak penyaring emas yang ditinggalkan pelaku agar tidak bisa digunakan kembali. Selain memusnahkan alat penyaring, polisi menyegel lokasi tersebut dengan memasang garis polisi secara melingkar.

Baca Juga :  Mutasi 8 Kapolres Sumbar, Kapolri Rotasi 1.121 Personel untuk Penyegaran Organisasi

Setelah memusnahkan peralatan penambang, tim kembali melakukan pemantauan ketat di sekeliling area bekas penambangan tersebut. Petugas memastikan tidak ada lagi peralatan penambangan lain yang tersisa di sekitar aliran sungai.

Masyarakat Imbau Laporkan Penambangan Emas Tanpa Izin

Pihak kepolisian menegaskan komitmen kuat Polres Solok Selatan untuk terus menindak seluruh bentuk penambangan emas ilegal. Aktivitas penambangan tanpa izin tersebut terbukti merusak kelestarian lingkungan hidup dan merusak ekosistem alam sekitar.

AKP M. Yogie B menjelaskan bahwa pemberantasan penambangan liar membutuhkan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat. Pihaknya meminta warga agar tidak takut memberikan informasi jika melihat aktivitas penambangan emas tanpa izin.

Masyarakat dapat langsung melapor kepada kantor polisi terdekat apabila menemukan indikasi penambangan liar di wilayahnya. Informasi sekecil apa pun dari warga sangat berharga untuk mendukung upaya penegakan hukum dan pelestarian lingkungan.(ar)

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Intai Padang: BMKG Warnai Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat
Gubernur Sumbar Resmikan Screenhouse Cabai Modern di Agam
Inovasi SKATSU Tekan Pengangguran Generasi Muda Padang
Pemprov Sumbar dan IKA Lemhannas Perkuat Sinergi Pendidikan Wawasan Kebangsaan Generasi Muda
Andre Rosiade Tinjau GOR Rawang Pariaman Bersama Wali Kota Yota Balad
UIN Batusangkar Gaet ACAI Thailand Berdayakan Lansia Padang Sarai
Pendaftaran Perlinsos Kota Padang Jemput Bola Warga Rentan
Pelatihan Membatik PKW Padang 2026 Cetak Perajin Mandiri
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Gubernur Sumbar Resmikan Screenhouse Cabai Modern di Agam

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Inovasi SKATSU Tekan Pengangguran Generasi Muda Padang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Polda Sumbar Sisir Tambang Emas Ilegal Solok Selatan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Pemprov Sumbar dan IKA Lemhannas Perkuat Sinergi Pendidikan Wawasan Kebangsaan Generasi Muda

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Andre Rosiade Tinjau GOR Rawang Pariaman Bersama Wali Kota Yota Balad

Berita Terbaru

Wali Kota Padang Fadly Amran melepas langsung keberangkatan logistik pangan tersebut dari Bandara Internasional Minangkabau pada Sabtu, 22 Agustus 2026.(poto : radarsumbar.com).

Pemerintahan

Pemko Padang Kirim Bantuan Rendang Gempa NTT

Senin, 24 Agu 2026 - 05:36 WIB