Agam, seriusnews.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memacu percepatan teknologi pertanian melalui penerapan smart farming cabai agam untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas komoditas hortikultura sekaligus menekan angka inflasi pangan di wilayah setempat.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan komitmen tersebut saat memimpin panen melon dan meresmikan fasilitas screenhouse cabai modern di Kabupaten Agam. Kelompok Tani Karya Tani Muaro Batang Gadis di Nagari Lubuk Basung mengelola kawasan pertanian modern berbasis teknologi tersebut.
Inovasi Teknologi Screenhouse Mampu Menjaga Stabilitas Harga Cabai
Mahyeldi memberikan apresiasi tinggi kepada kelompok tani lokal yang sukses mengadopsi teknologi greenhouse dan screenhouse secara konsisten. Penggunaan sarana modern ini memungkinkan pola produksi hortikultura tetap terukur tanpa bergantung pada cuaca ekstrem.
Penerapan teknologi pelindung tanaman membuat para petani mampu melakukan kegiatan panen secara berkelanjutan sepanjang tahun. Pola panen tanpa mengenal musim menjadi kunci utama pemerintah daerah dalam mengendalikan gejolak harga cabai di pasaran.
Tantangan perubahan iklim serta ancaman bencana hidrometeorologi sering kali mengganggu kelancaran distribusi hasil panen kepada masyarakat. Keberadaan fasilitas screenhouse modern hadir menjadi solusi konkret guna menjaga ketersediaan pasokan pangan harian tetap aman.
Sektor pertanian Sumatera Barat masa depan harus terus berkembang menuju arah yang semakin produktif serta berbasis teknologi digital. Penerapan konsep pertanian cerdas juga dirancang khusus untuk menarik minat serta keterlibatan aktif dari generasi muda.
Pemerintah Provinsi Mendorong Hilirisasi Pemasaran Hasil Sortiran Petani
Mahyeldi berharap model pengembangan screenhouse cabai modern di Agam dapat terduplikasi secara meluas di berbagai kabupaten kota. Keberhasilan inovasi ini memerlukan sinergi kuat antara pemerintah, lembaga keuangan, serta pihak dunia usaha.
Selain menggenjot kapasitas produksi, Gubernur Sumbar menekankan pentingnya penguatan sektor hilirisasi serta perluasan akses jaringan pasar. Pemprov Sumbar menggandeng jaringan pengusaha dan alumni SMK setempat untuk membantu mengolah serta memasarkan produk hasil pertanian.
Bupati Agam Benny Warlis menyambut positif dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap akselerasi pembangunan sektor pertanian daerah. Pihaknya optimistis keberadaan fasilitas modern ini mampu membakar semangat para petani muda untuk mengembangkan usaha tani.
Benny menegaskan keberadaan screenhouse di Nagari Lubuk Basung merupakan bukti nyata kerja lapangan yang memberi manfaat langsung. Warga sekitar dapat menyaksikan secara langsung keberhasilan panen serta menjadikannya sebagai rujukan usaha pertanian modern.
Sinergi Antar Lembaga Menjadi Kunci Sukses Pertanian Modern
Ketua Kelompok Tani Karya Tani Muaro Batang Gadis Rizki Hamdi mengapresiasi perhatian besar yang diberikan oleh pemerintah daerah. Namun, pihaknya masih menghadapi tantangan pada tahap pengelolaan pascapanen, terutama untuk penjualan produk kategori sortiran.
Para petani lokal berharap pemerintah dapat memberikan pendampingan lanjutan agar produk hasil sortiran tetap memiliki nilai jual tinggi. Solusi pemasaran yang tepat akan membantu meningkatkan pendapatan seluruh anggota kelompok tani secara signifikan.
Fasilitas screenhouse cabai modern ini menjadi simbol kolaborasi nyata antara petani, dunia usaha, serta pemerintah daerah. Sinergi berkelanjutan ini optimistis mampu menjawab tantangan inflasi daerah sekaligus menciptakan ekosistem pertanian yang mandiri.(ar)









