Kisah Yoga Pratama PMI Asal Padang Ke Jepang

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yoga Pratama berfoto bersama perwakilan CSR PT Semen Padang.(poto: padangkita.com).

Yoga Pratama berfoto bersama perwakilan CSR PT Semen Padang.(poto: padangkita.com).

Padang, seriusnews.id – Suasana haru menyelimuti Kantor Forum Pemberdayaan Masyarakat (FPM) Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Senin (24/8/2026). Pengurus lembaga melepas keberangkatan seorang pemuda berusia 18 tahun untuk mengadu nasib di Negeri Sakura.

Kisah Yoga Pratama PMI Asal Padang Ke Jepang menjadi bukti nyata perjuangan anak muda dalam mengubah nasib keluarganya. Lulusan SMA Negeri 15 Padang tahun 2025 tersebut memilih langsung bekerja ketimbang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Sebagai anak sulung, pemuda asal Taratak ini merasa bertanggung jawab membantu perekonomian orang tuanya. Langkah berani ini ia ambil demi menopang biaya sekolah dua adiknya yang masih membutuhkan dana.

Pengorbanan Pemuda Padang Demi Mengangkat Perekonomian Keluarga

Ayah Yoga bekerja sebagai petugas keamanan di PT Telkom, sementara ibunya mengurus rumah tangga. Kondisi finansial yang terbatas memicu tekad kuat Yoga untuk segera mendapatkan penghasilan sendiri.

Pemuda gigih ini menyampaikan rasa syukurnya karena berhasil lolos dalam program pelatihan kerja tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan peluang emas ini demi meningkatkan kesejahteraan hidup keluarganya di kampung.

Baca Juga :  Cegah Pungli, Pemkot Padang Perketat Pengelolaan Dana BOS Sekolah

Perjuangan Yoga menembus program Pekerja Migran Indonesia (PMI) membutuhkan proses panjang dan tidak mudah. Ia wajib menguasai bahasa Jepang sekaligus memahami etos kerja serta budaya masyarakat setempat.

FPM Koto Lua memfasilitasi pelatihan intensif tersebut bersama Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPK) Kamisato Gakuin Center. Inisiatif pemberdayaan masyarakat ini mendapat dukungan penuh dari PT Semen Padang melalui program “Basinergi Membangun Nagari”.

Dukungan PT Semen Padang Dalam Program Pemberdayaan

Yoga dijadwalkan terbang menuju Jepang pada Rabu (26/8/2026) untuk memulai masa kerjanya. Pengelola program menempatkan Yoga pada sektor pertanian yang berlokasi di Numamoto Shinichi, Kota Tsuchiura, Prefektur Ibaraki.

Ia mengantongi kontrak kerja awal selama satu tahun yang berpeluang mendapat perpanjangan hingga lima tahun. Yoga bahkan sudah merancang impian masa depan untuk membangun usaha rumah kos dari hasil tabungannya nanti.

Sang ayah melepas kepindahan anak pertamanya dengan untaian doa serta pesan mendalam. Ia mengingatkan sang putra agar selalu menjaga kesehatan, rajin beribadah, dan bekerja dengan penuh kedisiplinan.

Baca Juga :  Grand Final PYDC 2026 Cetak Desainer Muda Minangkabau Go International

Keberhasilan Yoga menjadi capaian perdana dari delapan peserta yang mengikuti pelatihan di lembaga tersebut. Tiga peserta lain masih menunggu dokumen resmi, sedangkan dua peserta sisanya sedang mempersiapkan diri menghadapi wawancara.

Skema Pembiayaan Inovatif Membuka Jalan Anak Nagari

Penyelenggara menerapkan skema pembiayaan khusus agar tidak mengorbankan kondisi keuangan keluarga peserta. Investor menalangi biaya keberangkatan sebesar Rp30 juta yang nantinya peserta bayar secara mencicil setelah menerima gaji.

Sementara itu, bantuan pelatihan senilai Rp6,5 juta dari PT Semen Padang menerapkan sistem dana bergulir. Peserta yang sudah bekerja akan mengembalikan dana tersebut untuk membiayai pelatihan generasi penerus berikutnya.

Pengurus LPM Koto Lua mengapresiasi program ini sebagai langkah konkret menekan angka kemiskinan daerah. Satu warga yang bekerja di luar negeri diyakini mampu mengangkat derajat hidup satu rumah tangga miskin.

Manajemen PT Semen Padang turut menyampaikan rasa bangga atas pencapaian alumni pelatihan pertama ini. Perusahaan berharap Yoga senantiasa menjaga nama baik bangsa Indonesia serta mampu menginspirasi generasi muda lainnya.(ar)

Berita Terkait

Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga
Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai
Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman
Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana
Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL
Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru
Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal
Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Berita Terbaru

Pemko Padang memacu proyek trotoar di Pasar Raya dan Jalan Samudera.(poto: padangkita.com).

Regional

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:58 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).(poto: istimewa).

Nasional

Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:53 WIB

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, memimpin langsung jalannya upacara sebagai inspektur pada Kamis pagi, 22 Oktober 2026.(poto: radarsumbar.com).

Islami

Ratusan Santri Meriahkan Hari Santri 2026 di Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:49 WIB

Ilustrasi Tim SAR gabungan menyisir aliran sungai dengan perahu karet untuk mencari balita hilang di Padang Pariaman.(poto: AI).

Regional

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:44 WIB