Data BPBD Jambi: Karhutla Capai 4.335 Ha, Kerinci Masih Nihil Api

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infografis sebaran karhutla Jambi 2026 seluas 4.335 ha, Batanghari catat kebakaran terluas 1.348 ha.(poto: AI).

Infografis sebaran karhutla Jambi 2026 seluas 4.335 ha, Batanghari catat kebakaran terluas 1.348 ha.(poto: AI).

Jambi, Seriusnews.id – Bencana karhutla di Provinsi Jambi menghanguskan lahan seluas 4.335,34 hektare sepanjang 1 Januari hingga 12 Oktober 2026. Kabupaten Batanghari mencatat dampak kebakaran paling parah dengan angka mencapai 1.348,18 hektare atau menyumbang 31,1 persen dari total lahan yang terbakar.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi melaporkan sebaran api melanda sembilan kabupaten dan satu kota. Sebaliknya, Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh sama sekali belum mencatatkan kejadian kebakaran hutan maupun lahan dalam periode tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, menegaskan bahwa seluruh angka ini terhimpun dari data berkala pemerintah daerah setempat. Petugas di lapangan saat ini masih memproses penghitungan lanjutan karena sejumlah wilayah belum merampungkan rekapitulasi data luasan.

“Luasan ini berdasarkan hitungan yang dilaporkan oleh masing-masing kabupaten. Laporan ini masih sementara, karena ada beberapa daerah yang belum bisa dihitung,” kata Bachyuni, Selasa (13/10/2026).

Empat Kabupaten Kuasai Tujuh Puluh Persen Kebakaran Lahan

Kabupaten Tanjung Jabung Barat menempati posisi kedua wilayah terdampak dengan luas kebakaran mencapai 674,55 hektare. Sementara itu, kobaran api melalap 659,18 hektare lahan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur serta membakar 626,87 hektare di Kabupaten Muaro Jambi.

Baca Juga :  3.632 Hotspot Terdeteksi di Jambi, Pemprov dan Satgas Karhutla Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Gabungan empat wilayah utama ini menyumbang sekitar 76,3 persen dari total keseluruhan lahan yang terbakar di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Dengan demikian, konsentrasi titik kebakaran terparah berpusat di Batanghari, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, dan Muaro Jambi.

Daerah lain seperti Kabupaten Sarolangun mendata kebakaran seluas 508,55 hektare, disusul Kabupaten Tebo dengan luasan 403,76 hektare. Kabupaten Bungo turut mencatat 86,75 hektare lahan terbakar, Kabupaten Merangin seluas 17,30 hektare, serta Kota Jambi yang melaporkan luasan 10 hektare.

Sebaran data tersebut membuktikan bahwa dampak karhutla tidak terbagi merata di seluruh wilayah Jambi. BPBD menegaskan bahwa angka resmi luasan ini masih berpeluang berubah seiring rampungnya inventarisasi lahan di seluruh kabupaten dan kota.

Satuan Tugas Karhutla Provinsi Jambi juga mendeteksi kemunculan 14.652 titik panas atau hotspot sepanjang periode pantau tahun 2026. Angka titik panas tersebut berfungsi sebagai instrumen pemantau potensi kebakaran, meski petugas tetap harus turun memverifikasi kondisi faktual di lapangan.

Lonjakan Karhutla Meluas Hingga Sepuluh Kali Lipat

Catatan BPBD Provinsi Jambi memperlihatkan lonjakan signifikan jika membandingkan data tahun 2026 dengan periode 1 Januari hingga 26 Juli 2025 yang hanya mencapai 421,77 hektare. Luasan kebakaran tahun 2026 ini tercatat melonjak hingga 10,3 kali lipat dengan selisih mencapai 3.913,57 hektare.

Baca Juga :  Profil Herman Efendi: Eks Prajurit TNI yang Tersandung Korupsi Merangin

Meski demikian, pengamat dan pemangku kebijakan perlu membaca perbandingan angka tersebut secara cermat karena rentang bulan pencatatan belum sepenuhnya setara. Lembaga terkait masih membutuhkan data utuh hingga pertengahan Oktober 2025 agar bisa mengukur perbandingan tahunan secara objektif.

Faktor pemicu sebaran api juga masih membutuhkan analisis komprehensif, mulai dari curah hujan, tutupan vegetasi gambut, hingga aktivitas manusia. Pemerintah daerah terus menggali penyebab mendasar munculnya titik api guna memperkuat strategi pencegahan jangka panjang.

Tim posko terpadu Satgas Karhutla Provinsi Jambi terus menggencarkan patroli rutin, edukasi bahaya api, serta operasi pemadaman langsung di titik panas. Petugas pemadam bergerak cepat mengisolasi bara api agar asap tebal tidak mengganggu kualitas udara permukiman.

BPBD Provinsi Jambi mengimbau seluruh elemen masyarakat dan korporasi agar menghentikan praktik pembukaan lahan dengan cara membakar. Kecepatan warga dalam melaporkan percikan api liar menjadi kunci utama untuk menekan perluasan kebakaran di seluruh penjuru daerah.(ar)

Berita Terkait

Wacana Gaji ASN Pindah ke Koperasi Bayangi Likuiditas Bank Jambi
Helneti Mesra Dilantik Jadi Anggota DPRD, Keterwakilan Perempuan Sungai Penuh Menguat
Pemkot Sungai Penuh Canangkan Nilai Dasar ASN BerAKHLAK Perkuat Pelayanan Publik
Jalur Logistik Kembali Terbuka, Penanganan Longsor Tapan Batas Jambi Dipercepat
Rebutan Kursi DPR RI Jambi: Adirozal dan Masnah Bersaing Gantikan Almarhum Bakri
Jalur Pendakian Gunung Kerinci Resmi Buka Kembali, Wisatawan Wajib Pesan Tiket Daring
Pemkot Sungai Penuh Gandeng BPKP Jambi Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Polemik Anggaran Bimtek BPD Sungai Penuh, Komisi I Agendakan RDP Bersama Dinas
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Wacana Gaji ASN Pindah ke Koperasi Bayangi Likuiditas Bank Jambi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Helneti Mesra Dilantik Jadi Anggota DPRD, Keterwakilan Perempuan Sungai Penuh Menguat

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Pemkot Sungai Penuh Canangkan Nilai Dasar ASN BerAKHLAK Perkuat Pelayanan Publik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Jalur Logistik Kembali Terbuka, Penanganan Longsor Tapan Batas Jambi Dipercepat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Rebutan Kursi DPR RI Jambi: Adirozal dan Masnah Bersaing Gantikan Almarhum Bakri

Berita Terbaru

Tiga pesilat muda asal SMAN 1 Sungai Penuh sukses menyabet medali pada Kejuaraan Nasional Silat Satria Muda Indonesia di Cibubur, Jakarta, sepanjang 13 hingga 18 Oktober 2026.(poto: dorlanhikmah.com).

Pendidikan

Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:29 WIB

Tim gabungan lintas instansi menertibkan ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menggelar lapak liar di fasilitas umum, Rabu (21/10/2026).(poto: padangkita.com).

Regional

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:42 WIB

Waliota Alfin, Duduk berdampingan dengan beberapa orang Kepala Daerah saat menghadiir HUT ke-72 Tanjab Timur.(poto: istimewa).

Pemerintahan

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:37 WIB