Padang, Seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang terus membenahi kawasan pusat ekonomi warga agar kembali rapi dan tertib. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang kini menerjunkan ratusan petugas kebersihan ke Jalan Sandang Pangan, Pasar Raya Padang.
Langkah cepat ini menindaklanjuti penataan lapak yang sebelumnya telah dirampungkan oleh Dinas Perdagangan bersama Satpol PP Kota Padang. Pemerintah setempat ingin memastikan jalan utama dan fasilitas publik di kawasan tersebut bisa segera melayani aktivitas warga secara normal.
Sebelumnya, aktivitas jual beli yang menumpuk di badan jalan sempat mengganggu kelancaran mobilitas warga. Kini, pembersihan besar-besaran menjadi agenda utama demi mengembalikan fungsi jalan yang sebenarnya.
Strategi Bertahap Menerjunkan Pasukan Kebersihan
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Kebersihan DLH Kota Padang, Luxani, menegaskan komitmen lembaganya dalam mengawal penataan kawasan ini. Pihaknya sengaja membagi jadwal kerja petugas dalam beberapa gelombang agar proses pembersihan tuntas menyeluruh.
Pada hari pertama aksi, dinas menurunkan regu perintis sebanyak 30 petugas untuk menyisir tumpukan sampah awal. Keesokan harinya, DLH menambah kekuatan besar-besaran dengan mengirim 200 personel ke titik-titik krusial yang mengalami penumpukan material sisa pedagang.
Memasuki hari ketiga, sekitar 50 petugas tetap bersiaga di lokasi untuk menyapu sisa kotoran halus dan mengangkut sampah akhir ke armada truk. Selain membersihkan aspal dan trotoar, para petugas turut membantu para pedagang yang sedang menempati lokasi relokasi baru.
DLH Kota Padang memastikan pembersihan intensif ini akan terus berlanjut secara berkala. Lembaga ini tetap menjalin koordinasi harian bersama Dinas Perdagangan untuk memantau titik-titik yang masih memerlukan penanganan khusus.
Fokus Perbaikan Saluran Air dan Disiplin Memilah Sampah
Program pembenahan Pasar Raya Padang tidak hanya berkutat pada pengangkutan tumpukan sampah di permukaan jalan. Petugas juga mengeruk endapan lumpur serta sampah basah yang menyumbat saluran drainase di sepanjang koridor pertokoan.
Langkah normalisasi parit ini menjadi prioritas penting guna mengantisipasi genangan air saat hujan lebat mengguyur pusat kota. Saluran air yang lancar otomatis menghindarkan para pengunjung dan pemilik toko dari bau tidak sedap serta genangan becek.
Kendati petugas rutin menyapu kawasan pasar, pemerintah menekankan bahwa kebersihan harian sangat bergantung pada perilaku masyarakat. DLH mengajak para pemilik kios, pedagang kaki lima, dan para pengunjung untuk membuang sampah pada tempat yang tersedia.
Luxani mengingatkan masyarakat agar mulai membiasakan pemilahan sampah organik dan anorganik dari sumbernya. Pedagang makanan, misalnya, wajib memisahkan sisa sayur atau bahan basah dari kantong plastik pembungkus.
Sinergi yang solid antara pemerintah dan warga menjadi kunci utama agar kawasan perbelanjaan legendaris ini tetap sedap dipandang mata. Pasar Raya yang bersih, tertata, dan higienis pada akhirnya akan mendongkrak kenyamanan pengunjung serta menggairahkan roda perputaran uang di Kota Padang.(ar)









