Pemkot Sawahlunto Salurkan Bantuan Seragam Sekolah Gratis untuk Ratusan Pelajar Prasejahtera

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Sawahlunto berikan bantuan seragam sekolah Sawahlunto ini menyasar 689 pelajar.( Ilustrasi poto: radarsumbar.com).

Pemerintah Kota Sawahlunto berikan bantuan seragam sekolah Sawahlunto ini menyasar 689 pelajar.( Ilustrasi poto: radarsumbar.com).

Sawah Lunto, seriusnews.id – Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, bergerak cepat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Langkah nyata ini terlihat saat pemerintah daerah membagikan paket bantuan pakaian sekolah gratis kepada ratusan pelajar dari keluarga prasejahtera.

Program bantuan seragam sekolah Sawahlunto ini menyasar 689 pelajar yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 5 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial. Pemerintah daerah sengaja meluncurkan program ini untuk meringankan beban biaya pendidikan yang kerap dikeluhkan orang tua. Selain itu, langkah strategis tersebut juga bertujuan nyata dalam mendukung keberlanjutan sekolah anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah.

Rincian Paket Bantuan Seragam Sekolah untuk Siswa

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto, Asril, merincikan sebaran penerima manfaat program perlengkapan sekolah gratis tersebut secara detail. Ia menjelaskan bahwa penerima bantuan tersebut mencakup 310 murid tingkat SD/MI serta 379 murid untuk tingkat SMP/MTs.

Setiap siswa yang terdaftar menerima total tiga stel seragam baru dari pemerintah daerah secara cuma-cuma. Paket tersebut berisi seragam nasional, seragam Pramuka, dan satu stel seragam tenun khas Silungkang yang menjadi kebanggaan daerah. Pihak dinas menyalurkan seluruh bantuan tersebut secara bertahap langsung melalui sekolah masing-masing anak.

Baca Juga :  Atasi Kendala Biaya Kuliah, Pemko Pariaman Gandeng Vokasi UI

Menurut Asril, program ini berupaya memangkas pengeluaran rutin tahunan keluarga prasejahtera untuk kebutuhan sekolah anak. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari implementasi nyata Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2026 tentang Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS). Pemerintah berharap pengurangan hambatan ekonomi ini mampu menjaga keberlanjutan pendidikan generasi muda.

Komitmen Pemerintah Daerah Menekan Angka Anak Putus Sekolah

Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mengawal masa depan pendidikan anak-anak di wilayahnya. Ia menyatakan bahwa kondisi finansial orang tua sama sekali tidak boleh menjadi penghalang bagi anak untuk menuntut ilmu.

Riyanda menyampaikan hal itu saat menyerahkan bantuan secara simbolis pada apel gabungan Pemerintah Kota Sawahlunto di Lapangan Ombilin. Ia menginginkan agar setiap anak di Sawahlunto mendapatkan hak dan kesempatan belajar yang setara tanpa terkendala biaya.

Program pembagian perlengkapan ini menjadi bukti otentik keberpihakan pemerintah daerah terhadap kesejahteraan masyarakat kelas bawah. Kehadiran seragam gratis membuat anak-anak dapat fokus mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas dengan percaya diri. Mereka tidak perlu lagi merasa minder atau terbebani oleh urusan biaya perlengkapan sekolah yang mahal.

Baca Juga :  Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI

Data Terpadu Kemensos Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Sawahlunto menerapkan standar akurasi yang ketat dalam menentukan seluruh penerima manfaat bantuan pakaian sekolah ini. Langkah ini krusial untuk menghindari potensi salah sasaran dalam penyaluran aset negara di sektor pendidikan.

Tim teknis menyaring ketat seluruh profil pelajar berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Kementerian Sosial. Data valid tersebut menjadi kompas utama pemerintah daerah dalam mengalirkan jaring pengaman sosial di sektor pendidikan secara objektif.

Dengan basis data yang kuat, bantuan ini mengalir tepat kepada keluarga yang memang berada dalam kondisi ekonomi paling membutuhkan. Pola pengawasan ketat ini menjamin akuntabilitas program dan memastikan tidak ada anak prasejahtera yang terlewatkan dari perhatian pemerintah.(ar)

Berita Terkait

Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI
Kabut Asap Masih Pekat, Disdik dan Kemenag Kompak Perpanjang PJJ di Sungai Penuh
Kabut Asap Masih Pekat, Masa PJJ Sekolah Sungai Penuh Diperpanjang
Aturan Baru Kenaikan Kelas Tidak Otomatis Mulai Berlaku Tahun Ajaran 2027
Kabut Asap Pekat Selimuti Kota Padang, Pemko Resmi Berlakukan PJJ Sekolah
Targetkan Nol Kasus 2029, Pemko Padang Gandeng Tokoh Adat Tangani Ribuan Anak Putus Sekolah
Kabut Asap Selimuti Padang, DPRD Desak Pemko Terapkan Sekolah Daring
Kadiskominfo Padang Tegaskan Literasi Digital Survival Skill Mahasiswa
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Kabut Asap Masih Pekat, Disdik dan Kemenag Kompak Perpanjang PJJ di Sungai Penuh

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Kabut Asap Masih Pekat, Masa PJJ Sekolah Sungai Penuh Diperpanjang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Aturan Baru Kenaikan Kelas Tidak Otomatis Mulai Berlaku Tahun Ajaran 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Kabut Asap Pekat Selimuti Kota Padang, Pemko Resmi Berlakukan PJJ Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Targetkan Nol Kasus 2029, Pemko Padang Gandeng Tokoh Adat Tangani Ribuan Anak Putus Sekolah

Berita Terbaru

Pemko Padang memacu proyek trotoar di Pasar Raya dan Jalan Samudera.(poto: padangkita.com).

Regional

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:58 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).(poto: istimewa).

Nasional

Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:53 WIB

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, memimpin langsung jalannya upacara sebagai inspektur pada Kamis pagi, 22 Oktober 2026.(poto: radarsumbar.com).

Islami

Ratusan Santri Meriahkan Hari Santri 2026 di Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:49 WIB

Ilustrasi Tim SAR gabungan menyisir aliran sungai dengan perahu karet untuk mencari balita hilang di Padang Pariaman.(poto: AI).

Regional

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:44 WIB