Cuaca Ekstrem di Kota Padang Sebabkan Longsor dan Pohon Tumbang, Akses Padang–Pesisir Selatan Terputus

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan Deras( poto : istimewa )

Hujan Deras( poto : istimewa )

 Sumatera Barat, seriusnews.id – Cuaca ekstrem yang melanda Padang Selatan beberapa hari lalu yakni pada Minggu (21/6/2026) dan memicu longsor, pohon tumbang, dan gangguan akses transportasi di sejumlah titik.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang melalui BPBD Kota Padang langsung mengerahkan tim reaksi cepat ke lokasi terdampak. Petugas bergerak cepat untuk membuka akses jalan, mengevakuasi material, dan mengamankan wilayah rawan bencana.

Longsor terjadi di kawasan Kelok Jariang, Kelurahan Teluk Kabung Tengah, Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Material tanah dari tebing yang runtuh menutup total jalur utama yang menghubungkan Kota Padang dengan Pesisir Selatan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menginstruksikan tim untuk segera membersihkan material longsor. Ia juga meminta pengendara menunda perjalanan demi keselamatan.

“Tim sudah menuju lokasi untuk evakuasi. Kami minta pengendara menahan perjalanan ke arah Pesisir Selatan,” ujarnya.

Akibat kejadian itu, arus transportasi darat terhenti total dan aktivitas masyarakat antardaerah ikut terganggu.

Baca Juga :  Dampak Cuaca Ekstrem Kota Padang: BPBD Evakuasi Warga dan Bersihkan Pohon Tumbang

Angin Kencang Robohkan Pohon di Padang Selatan

Angin kencang dengan kecepatan 4 hingga 22 knot melanda wilayah Kota Padang dan bergerak dari barat ke utara. Kondisi ini memicu pohon tumbang di beberapa titik, terutama di Kecamatan Padang Selatan dan kawasan Sungai Pisang.

Petugas BPBD langsung menurunkan tim untuk memotong dan membersihkan pohon tumbang agar akses jalan kembali terbuka. Tim juga memeriksa titik lain yang berpotensi terdampak.

Hendri menegaskan bahwa petugas terus bekerja di lapangan untuk mempercepat pemulihan fasilitas umum yang terganggu.

BMKG Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. Kondisi ini diprediksi berlangsung selama empat hari, mulai 21 hingga 24 Juni 2026.

BMKG mencatat potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan, termasuk Padang Pariaman, Agam, Pasaman Barat, serta Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai.

Baca Juga :  Pemko Padang Targetkan Pembangunan Huntap Sungkai Padang

BMKG meminta masyarakat pesisir meningkatkan kewaspadaan karena kondisi laut berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran dan nelayan.

Nelayan Diminta Hentikan Aktivitas Melaut

BPBD Kota Padang mengeluarkan imbauan tegas agar nelayan tidak melaut selama periode gelombang tinggi. Pemerintah menilai risiko kecelakaan laut meningkat signifikan jika aktivitas tetap berlangsung.

“Kami mengimbau nelayan tidak melaut karena kondisi gelombang sangat berbahaya,” kata Hendri Zulviton.

Pemerintah daerah juga meminta masyarakat menghindari kawasan perbukitan dan pesisir selama cuaca ekstrem masih berlangsung.

Hingga saat ini, BPBD Kota Padang terus memantau kondisi cuaca dan mempercepat penanganan di lokasi bencana. Petugas fokus membuka akses jalan, membersihkan material longsor, dan menangani pohon tumbang.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang.(ar)

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Intai Padang: BMKG Warnai Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat
Gubernur Sumbar Resmikan Screenhouse Cabai Modern di Agam
Inovasi SKATSU Tekan Pengangguran Generasi Muda Padang
Polda Sumbar Sisir Tambang Emas Ilegal Solok Selatan
Pemprov Sumbar dan IKA Lemhannas Perkuat Sinergi Pendidikan Wawasan Kebangsaan Generasi Muda
Andre Rosiade Tinjau GOR Rawang Pariaman Bersama Wali Kota Yota Balad
UIN Batusangkar Gaet ACAI Thailand Berdayakan Lansia Padang Sarai
Pendaftaran Perlinsos Kota Padang Jemput Bola Warga Rentan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Gubernur Sumbar Resmikan Screenhouse Cabai Modern di Agam

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Inovasi SKATSU Tekan Pengangguran Generasi Muda Padang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Polda Sumbar Sisir Tambang Emas Ilegal Solok Selatan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Pemprov Sumbar dan IKA Lemhannas Perkuat Sinergi Pendidikan Wawasan Kebangsaan Generasi Muda

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Andre Rosiade Tinjau GOR Rawang Pariaman Bersama Wali Kota Yota Balad

Berita Terbaru

Wali Kota Padang Fadly Amran melepas langsung keberangkatan logistik pangan tersebut dari Bandara Internasional Minangkabau pada Sabtu, 22 Agustus 2026.(poto : radarsumbar.com).

Pemerintahan

Pemko Padang Kirim Bantuan Rendang Gempa NTT

Senin, 24 Agu 2026 - 05:36 WIB