Sumbar Siapkan Ratusan Faskes Guna Deteksi Dini Kanker

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi saat diwawancarai di Kota Padang.(poto: ANTARA).

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi saat diwawancarai di Kota Padang.(poto: ANTARA).

Sumatera Barat, seriusnews.id – Pemerintah Provinsi Sumatra Barat berkomitmen penuh meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penguatan layanan preventif. Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi menyatakan daerahnya memiliki modal besar untuk menyukseskan program deteksi dini kanker sumbar secara masif. Langkah ini bertujuan menekan angka kematian akibat penyakit mematikan tersebut sejak tingkat layanan dasar.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menghadiri sebuah acara kesehatan di Kota Padang pada Minggu. Mahyeldi menilai kesiapan daerahnya sudah sangat matang dari berbagai lini sektor pelayanan kesehatan. Pihaknya ingin memastikan seluruh warga mendapatkan akses penapisan kesehatan yang layak dan cepat.

Optimisme kepala daerah ini bukan tanpa alasan kuat di lapangan. Provinsi yang terkenal dengan sebutan Ranah Minang ini memiliki infrastruktur kesehatan yang memadai. Mulai dari tingkat desa hingga pusat kota, semua fasilitas kesehatan siap bergerak bersama.

Ribuan Tenaga Medis Siap Layani Skrining Kesehatan Masyarakat

Mahyeldi memaparkan data riil mengenai kekuatan armada kesehatan di wilayahnya saat ini. Sumatra Barat tercatat memiliki 78 rumah sakit yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Selain itu, terdapat sekitar 250 puskesmas yang menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat.

Baca Juga :  Peserta Seminar LONGEVITALOGY Gelar Bakti Sosial dan Terapi Gratis

Kekuatan infrastruktur tersebut juga mendapat dukungan penuh dari sumber daya manusia yang melimpah. Daerah ini memiliki lebih dari 9.000 tenaga perawat yang aktif bertugas. Jumlah itu masih diperkuat oleh kehadiran 1.035 dokter spesialis maupun dokter umum.

Gubernur menegaskan bahwa seluruh potensi besar ini harus bergerak secara maksimal. Manajemen faskes perlu memperluas cakupan layanan skrining hingga ke wilayah pelosok. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu menunda pemeriksaan kesehatan diri mereka lagi.

Regulasi Khusus Daerah Segera Terbit Demi Payung Hukum

Pemerintah provinsi tidak ingin program penting ini berjalan tanpa arah yang jelas. Mahyeldi langsung menginstruksikan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Barat untuk merumuskan langkah taktis. Dinas terkait harus segera menyiapkan penguatan regulasi di tingkat daerah secepatnya.

Aturan tersebut bisa berwujud surat edaran maupun kebijakan hukum yang lebih mengikat. Regulasi yang kuat akan menjadi dasar hukum bagi faskes dalam mengeksekusi program. Hal ini juga mempermudah koordinasi antarinstansi di tingkat daerah nantinya.

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Mahyeldi Kunjungan Kerja ke Jepang, Bahas Ekonomi Hijau dan Obligasi hingga 20 Juni

Langkah preventif ini juga beriringan dengan program jaminan kesehatan dari pemerintah pusat. Mahyeldi ingin menyinkronkan program nasional cek kesehatan gratis dengan agenda daerah. Penyelarasan ini dipercaya mampu melipatgandakan efektivitas capaian target skrining di lapangan.

Kolaborasi Rumah Sakit Rujukan Pacu Literasi Kesehatan Masyarakat

Sementara itu, Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang Dovy Djanas memberikan pandangan serupa. Ia menekankan pentingnya peningkatan edukasi dan literasi mengenai bahaya kanker secara konsisten. Masyarakat membutuhkan pemahaman yang benar mengenai pencegahan dan metode penanganan medis.

Dovy menjelaskan bahwa dukungan penuh dari lingkungan keluarga juga memegang peranan sangat vital. Pasien atau penyintas kanker membutuhkan motivasi besar untuk tetap bertahan hidup produktif. Perawatan yang tepat pada stadium awal terbukti meningkatkan kualitas hidup pasien secara signifikan.

Kementerian Kesehatan sendiri menempatkan layanan kanker sebagai salah satu prioritas transformasi nasional. Selain kanker, fokus utama lainnya meliputi penyakit jantung, stroke, serta uronefrologi. RSUP Dr. M. Djamil Padang siap mengawal penuh kebijakan strategis nasional tersebut.(ar).

Berita Terkait

Andre Rosiade Salurkan Bantuan Pengobatan Anak Penderita Sakit Jantung di Padang
Semen Padang Hospital Melayani MCU Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Solok
Kualitas Udara Memburuk, BRI Dharmasraya Bagikan Ratusan Masker Gratis
RS Dr. M. Djamil dan FK Unand Gelar Raker Departemen THT-BKL untuk Tingkatkan Mutu Layanan
Pegadaian dan IZI Buka Posko Kesehatan Gratis di Festival Pacu Jalur Kuansing
Maknai Kemerdekaan, PT Semen Padang Kumpulkan 326 Kantong Darah untuk PMI
Pemerintah Resmi Ubah Sistem Rujukan Pasien BPJS Kesehatan
Semen Padang Hospital Meluncurkan Paket Merdeka SPH 2026 Sambut HUT RI
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Andre Rosiade Salurkan Bantuan Pengobatan Anak Penderita Sakit Jantung di Padang

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Semen Padang Hospital Melayani MCU Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Solok

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Kualitas Udara Memburuk, BRI Dharmasraya Bagikan Ratusan Masker Gratis

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:11 WIB

RS Dr. M. Djamil dan FK Unand Gelar Raker Departemen THT-BKL untuk Tingkatkan Mutu Layanan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Pegadaian dan IZI Buka Posko Kesehatan Gratis di Festival Pacu Jalur Kuansing

Berita Terbaru

Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan di Aula Bagindo Aziz Chan, Gedung Balai Kota Padang, Rabu (9/9/2026).(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Wali Kota Padang Fadly Amran Lantik 234 Pejabat Pemko Padang

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:23 WIB

Rapat Evaluasi Realisasi PAD Triwulan III Tahun 2026 di Ruang Abu Bakar Jaar Balai Kota Aie Pacah pada Rabu (9/9/2026).(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Pemko Padang Kejar Target PAD Triwulan III 2026

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:12 WIB