Jakarta, seriusnews.id – YouTube meluncurkan rangkaian fitur baru yang mengubah cara kreator membuat konten dan audiens menikmati video. Langkah besar ini berfokus pada efisiensi teknologi kecerdasan buatan (AI) serta peningkatan kenyamanan pengguna di seluruh dunia.
Salah satu terobosan utama hadir lewat fitur Ask Studio dan Conversational Editing. Kreator kini mampu mengedit video Shorts dan menyusun klip hanya dengan mengetik instruksi teks. Sistem AI secara otomatis memotong jeda hening, menyesuaikan tempo musik, dan merancang draf awal video.
Selain itu, YouTube menghadirkan kembali fitur pesan singkat (Direct Message/DM) langsung di dalam aplikasi. Pengguna berusia 18 tahun ke atas bisa membagikan tautan video dan mengobrol tanpa perlu berpindah ke platform pesan lain. Langkah ini mengembalikan fleksibilitas interaksi sosial yang sempat hilang beberapa tahun lalu.
Pengalaman menonton juga makin personal lewat kehadiran kecerdasan buatan Ask YouTube. Fitur pencarian pintar ini merangkum jawaban atas pertanyaan audiens dan memberikan rekomendasi video yang relevan secara cepat.
Syarat Monetisasi Baru dan Proteksi Konten
Pengembang juga meningkatkan teknologi penerjemahan suara melalui fitur Live Auto Dubbing. Sistem ini menerjemahkan audio secara langsung saat kreator melangsungkan siaran live streaming maupun mengunggah video reguler.
Bagi pengguna layanan berbayar, YouTube Premium menghadirkan fitur Auto Speed dan On-the-go Mode. Fitur Auto Speed mempercepat bagian video yang lambat secara otomatis, sementara On-the-go Mode menyesuaikan antarmuka visual menjadi kontrol audio saat pengguna beraktivitas luar ruangan.
Struktur monetisasi YouTube Partner Program (YPP) kini makin ramah bagi kreator pemula. Kreator cukup mengumpulkan 500 pelanggan dan 3.000 jam tayang untuk membuka fitur pendanaan penggemar seperti Super Thanks, Membership, dan YouTube Shopping. Sementara pembagian hasil iklan tetap membutuhkan 1.000 pelanggan dan 4.000 jam tayang.
YouTube juga memperketat pengawasan terhadap konten kecerdasan buatan berkualitas rendah atau AI Slop. Platform ini menyaring unggahan spam dan membatasi monetisasi pada akun yang memproduksi konten tidak orisinal.(ar)









