Gubernur Sumbar Turunkan Alat Berat Normalisasi Aliran Sungai Kuranji Padang

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak tiga unit alat berat sejak Selasa (4/8/2026) malam, telah bekerja untuk menormalisasi aliran sungai yang berubah jalur akibat derasnya arus banjir di Kota Padang.(poto: padangkita.com).

Sebanyak tiga unit alat berat sejak Selasa (4/8/2026) malam, telah bekerja untuk menormalisasi aliran sungai yang berubah jalur akibat derasnya arus banjir di Kota Padang.(poto: padangkita.com).

Padang, seriusnews.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat menangani penanganan dampak banjir di kawasan Batang Guo, Belimbing, Kelurahan Kuranji. Petugas gabungan mulai melakukan normalisasi sungai Kuranji Padang menggunakan tiga unit alat berat sejak Selasa (4/8/2026) malam.

Derasnya arus banjir sebelumnya mengubah jalur aliran sungai hingga menerjang badan jalan utama warga. Penanganan darurat ini merupakan instruksi langsung Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah saat meninjau lokasi bencana.

Pengerahan Alat Berat Percepat Pemulihan Akses Masyarakat Kuranji

Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumbar menurunkan dua unit alat berat ke lokasi. Sementara itu, Pemerintah Kota Padang menyiagakan satu unit alat berat tambahan untuk mempercepat pekerjaan.

Ketiga alat berat tersebut fokus membuka kembali jalur sungai yang tersumbat material sampah dan bebatuan. Pekerjaan pengerukan ini bertujuan mengembalikan debet air ke alur semula agar tidak meluap.

Baca Juga :  Warga Pusat Kota Padang Diimbau Tampung Air, IPA Gunung Pangilun Berhenti Beroperasi Malam Ini

Kepala Dinas SDABK Sumbar Rifda Suriani menegaskan bahwa timnya bekerja non-stop di lapangan. Pihaknya merespons cepat arahan pimpinan daerah demi keselamatan warga pemukiman sekitar.

Langkah percepatan ini menjadi prioritas utama untuk memulihkan mobilitas warga setempat. Petugas memindahkan material lumpur yang sempat memutuskan akses transportasi darat antarwilayah.

Pemerintah Provinsi Sumbar Fokus Tangani Dampak Pasca Bencana

Perubahan jalur air sungai sempat menghentikan seluruh aktivitas perekonomian masyarakat sekitar Batang Guo. Air melimpah ke jalan raya sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas.

Rifda optimis penataan alur sungai ini selesai sesuai target target waktu yang disepakati. Pihaknya membersihkan endapan lumpur secara bertahap dengan memperhitungkan kondisi cuaca di lokasi.

Gubernur Mahyeldi sebelumnya meminta seluruh instansi teknis bergerak cepat tanpa menunda waktu penanganan. Peninjauan langsung ke lokasi banjir memastikan langkah penanggulangan berjalan tepat sasaran.

Baca Juga :  Kelulusan Catar Akpol Sumbar 2026: Sembilan Peserta Dinyatakan Lulus Terpilih

Pemprov Sumbar memprioritaskan keselamatan warga dari potensi risiko banjir susulan yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Koordinasi intensif terus berjalan bersama jajaran Pemko Padang di lapangan.

Koordinasi Lintas Sektor Pastikan Kebutuhan Warga Terproduksi Cepat

Tim gabungan juga mulai mendata seluruh kerusakan infrastruktur publik serta fasilitas umum warga. Pendataan akurat membantu percepatan penyaluran bantuan darurat kepada keluarga korban banjir.

Pemerintah daerah menjamin pemenuhan kebutuhan dasar seluruh warga yang terdampak luapan air. Petugas mendirikan posko pelayanan kesehatan dan dapur umum di sekitar lokasi bencana.

Upaya perbaikan infrastruktur jalan berjalan sejajar dengan proses pengerukan endapan sungai. Langkah terpadu ini mempercepat pemulihan fungsi kawasan pemukiman yang terdampak banjir.

Pemprov Sumbar berkomitmen mengawal seluruh proses rehabilitasi kawasan hingga kondisi benar-benar aman. Warga diharapkan dapat segera kembali beraktivitas secara normal dan nyaman seperti sediakala.(ar)

Berita Terkait

Banjir Bandang Pasaman Terseret Arus, Tim SAR Masih Cari Korban Hilang
Langkah Strategis Pemko Padang Percepat Revitalisasi Kota Tua untuk Wisata Sejarah dan Kuliner
Gubernur Sumbar Tinjau Flyover Sitinjau Lauik Pembangunan Fisik Dimulai
Satgas PRR dan Pemko Padang Pantau Pembangunan Huntap Balai Gadang
Padang Rancak Award 2026 Sesi Kedua Hadirkan Puluhan Inovasi Unik Warga
Keturunan Pendiri PT Semen Padang Asal Belanda Lakukan Napak Tilas Sejarah
BPBD Padang dan Bank Nagari Bagikan 5.000 Masker Gratis
Potensi Cuaca Ekstrem Sumbar, Pemprov Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan Bencana Hidrometeorologi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:05 WIB

Banjir Bandang Pasaman Terseret Arus, Tim SAR Masih Cari Korban Hilang

Sabtu, 19 September 2026 - 20:23 WIB

Langkah Strategis Pemko Padang Percepat Revitalisasi Kota Tua untuk Wisata Sejarah dan Kuliner

Jumat, 18 September 2026 - 13:16 WIB

Gubernur Sumbar Tinjau Flyover Sitinjau Lauik Pembangunan Fisik Dimulai

Jumat, 18 September 2026 - 13:06 WIB

Satgas PRR dan Pemko Padang Pantau Pembangunan Huntap Balai Gadang

Jumat, 18 September 2026 - 13:03 WIB

Padang Rancak Award 2026 Sesi Kedua Hadirkan Puluhan Inovasi Unik Warga

Berita Terbaru

Pemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan sarana penangkapan ikan kepada kelompok nelayan terdampak bencana di Kecamatan Padang Utara pada Sabtu (19/9/2026).(poto: radarsumbar.com).

Ekonomi

Pemko Padang Serahkan Bantuan Sarana Penangkapan Ikan Nelayan

Minggu, 20 Sep 2026 - 21:00 WIB