Semarak HUT RI di Padang: Warga Minang Masak 5 Ton Rendang untuk NTT

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri kegiatan memasak rendang untuk korban bencana gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digelar oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM).(poto: padangkita.com).

Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri kegiatan memasak rendang untuk korban bencana gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digelar oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM).(poto: padangkita.com).

Padang, seriusnews.id – Warga Kota Padang merayakan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar aksi kemanusiaan yang sangat menyentuh hati. Pemuka adat, kepala daerah, hingga kaum ibu berkumpul di Kantor LKAAM Sumbar pada Senin (17/8/2026) untuk menyiapkan bantuan rendang gempa ntt bagi para korban bencana.

LKAAM Sumbar bersama DPW Gebu Minang Sumbar menginisiasi gerakan kemanusiaan ini pascabencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur dua hari sebelumnya. Bencana alam yang terjadi pada 15 Agustus 2026 tersebut memakan korban jiwa serta merusak ratusan rumah warga dan berbagai fasilitas umum.

Aksi gotong royong masif ini merangkul kolaborasi aktif dari unsur Bundo Kanduang serta Himpunan Pengusaha Randang Minangkabau secara menyeluruh. Seluruh elemen masyarakat Minangkabau tersebut bersatu padu menetapkan target besar untuk mengumpulkan sebanyak 5 ton rendang siap saji.

Wali Kota Padang Memfasilitasi Produksi Masal Rendang

Wali Kota Padang Fadly Amran yang memimpin DPW Gebu Minang Sumbar bergerak cepat menawarkan pemanfaatan fasilitas modern Sentra Rendang Kota Padang. Pemerintah Kota Padang menyediakan fasilitas dapur umum modern ini guna mempercepat proses masak masal dalam jumlah yang sangat besar.

Baca Juga :  Pemko Padang Mantapkan Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal Demi Sanitasi Aman

Fadly menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang sigap merespons penderitaan masyarakat terdampak bencana di Indonesia Timur. Ia menegaskan bahwa aksi tanggap darurat ini mencerminkan kepedulian nyata para niniak mamak kepada seluruh anak kemenakan dan saudara sebangsa.

Masyarakat Ranah Minang mengingat betul besarnya dukungan nasional saat daerah mereka sendiri menghadapi musibah besar pada masa lalu. Sumatera Barat pernah menerima gelombang bantuan besar dari berbagai wilayah saat gempa dahsyat 2009 serta bencana hidrometeorologi pada tahun 2025.

Pengiriman Perdana Menjangkau Para Pengungsi Bencana NTT

Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar menyampaikan bahwa para relawan telah berhasil memberangkatkan pengiriman tahap awal sebanyak 700 kilogram rendang. Armada pesawat militer milik TNI Angkatan Udara menerbangkan bantuan pangan tersebut langsung menuju lokasi bencana di Nusa Tenggara Timur.

Panitia memilih kuliner khas Minangkabau ini karena memiliki alasan yang sangat kuat dalam konteks penanganan kondisi darurat bencana alam. Rendang membawa karakteristik higienis, berdaya tahan tinggi tanpa bahan pengawet, serta sangat praktis untuk konsumsi langsung para pengungsi.

Baca Juga :  Tim SAR Temukan Pemancing Meninggal di Sungai Batang Mangur Padang Pariaman

Para relawan terus melanjutkan proses memasak di dapur umum Sentra Rendang hingga mencapai target total 5 ton rendang secara bertahap. Keberhasilan pengiriman kilat ini membuktikan kuatnya jaringan gotong royong antara tokoh adat, relawan kemanusiaan, dan pengusaha kuliner lokal.

Solidaritas Minangkabau Mempererat Tali Persaudaraan Nusantara

Aksi nyata masyarakat Sumatera Barat ini menegaskan filosofi kepedulian antarsesama anak bangsa yang memegang teguh semangat persatuan Nusantara. Logistik makanan bernutrisi tinggi ini membawa harapan besar untuk meringankan beban penderitaan para korban gempa di Nusa Tenggara Timur.

Kepulan asap kuali di Kantor LKAAM Sumbar pada hari kemerdekaan menyuarakan pesan mendalam tentang arti kebebasan yang sejati bagi bangsa. Masyarakat membuktikan bahwa kemerdekaan bukan hanya sekadar seremoni perayaan, melainkan hadirnya rasa kemanusiaan untuk saling menguatkan di masa sulit.(ar)

Berita Terkait

Daftar Perolehan Medali Porprov XVI Sumbar 2026, Padang Pimpin Klasemen
Pemko Padang Pacu Budidaya Ikan Tematik Lewat Teknologi RAS dan Mina Padi
Prabowo Resmikan Proyek Hilirisasi IWIP dan Kelakar Sherly Tjoanda
Taekwondo Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar 2026
Kecelakaan Beruntun Tujuh Kendaraan di Panyalaian Tanah Datar Dipicu Rem Blong
Satpol PP Padang Tertibkan Warung Karaoke Bising Meresahkan Warga
Kabut Asap Karhutla Palembang Telan Korban Jiwa, Driver Ojol Sesak Napas Meninggal
BMKG Rilis Potensi Hujan Petir di Kota Padang Hari Ini
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Daftar Perolehan Medali Porprov XVI Sumbar 2026, Padang Pimpin Klasemen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Pemko Padang Pacu Budidaya Ikan Tematik Lewat Teknologi RAS dan Mina Padi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Prabowo Resmikan Proyek Hilirisasi IWIP dan Kelakar Sherly Tjoanda

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Taekwondo Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan Beruntun Tujuh Kendaraan di Panyalaian Tanah Datar Dipicu Rem Blong

Berita Terbaru