Sumatera Barat, seriusnews.id – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan makna kemerdekaan RI Sumbar melalui peningkatan kualitas pelayanan publik secara nyata kepada masyarakat. Oleh karena itu, beliau meminta seluruh aparatur pemerintah daerah untuk tidak terjebak pada kegiatan seremonial semata.
Pesan tegas tersebut beliau sampaikan setelah memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Gubernur. Selain itu, rangkaian acara puncak di Kota Padang tersebut mengawali kegiatan dengan prosesi Kirab Bendera Pusaka yang berlangsung khidmat.
Mahyeldi menjelaskan bahwa para pahlawan merebut kemerdekaan melalui persatuan, keteguhan hati, serta pengorbanan jiwa dan raga. Selanjutnya, pemerintah daerah harus menjadikan nilai-nilai perjuangan tersebut sebagai energi utama dalam menjalankan roda pemerintahan.
Seluruh aparatur sipil negara wajib menghadirkan program kerja yang memberikan manfaat langsung bagi seluruh lapisan masyarakat. Bahkan, warga daerah tidak pernah menilai kinerja pemerintah hanya dari frekuensi rapat administratif di dalam kantor.
Masyarakat luas justru mengukur keberhasilan pemerintah daerah dari sejauh mana pejabat sanggup menyelesaikan berbagai persoalan nyata. Di samping itu, pesan ini sangat sejalan dengan tema besar nasional yaitu ‘Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur’.
Gubernur Sumatera Barat Menegaskan Pentingnya Pelayanan Publik Nyata
Seluruh jajaran pemerintah dari tingkat provinsi hingga nagari harus mengimplementasikan semangat kemerdekaan secara konkret. Selain itu, Sumatera Barat memiliki rekam jejak kontribusi sejarah yang amat besar dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Peran para tokoh pejuang serta masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia menjadi bukti sejarah yang sangat membanggakan. Oleh sebab itu, warisan sejarah tersebut harus menjadi sumber inspirasi utama bagi seluruh generasi muda daerah.
Pemuda Sumatera Barat mengemban tanggung jawab besar untuk melahirkan berbagai prestasi terbaik bagi kemajuan bangsa. Sebab, darah para pejuang dan proklamator kemerdekaan mengalir deras dalam semangat seluruh pemuda di daerah.
Mahyeldi juga mengajak seluruh masyarakat baik di ranah Minang maupun perantauan untuk memperkuat sinergi pembangunan. Dengan demikian, kolaborasi yang kuat antara warga ranah dan rantau akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan bersama.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Menyerahkan Rangkaian Penghargaan Daerah
Usai upacara bendera, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyerahkan sejumlah bantuan dana serta penghargaan strategis daerah. Sebagai contoh, PT Bank Nagari menyerahkan dividen sebesar Rp110,415 miliar beserta bantuan sosial pendidikan senilai Rp2,54 miliar.
Pemerintah daerah juga memberikan penghargaan kepada Asrama Haji Kelas I Padang atas dedikasi pelayanan akomodasi jamaah. Kemudian, Gubernur membagikan Anugerah Adhinata Syariah tingkat provinsi kepada sejumlah kabupaten dan kota berprestasi.
Kota Padang berhasil meraih juara pertama Anugerah Adhinata Syariah dalam bidang pengembangan ekonomi berbasis syariah. Sementara itu, Kabupaten Limapuluh Kota memenangkan posisi kedua dan Kota Pariaman berhasil menduduki peringkat ketiga.
Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok Selatan, serta Kota Payakumbuh berturut-turut menyabet peringkat keempat, kelima, dan keenam. Di samping itu, Gubernur menyerahkan penghargaan khusus kepada inovator pertanian Sumatera Barat yaitu Ir. Djoni.
Pada kesempatan yang sama, Polda Sumbar menyerahkan penghargaan kepada jajaran perwira dan anggota kepolisian berprestasi. Penerima penghargaan tersebut meliputi Kombes Pol Wedy Mahadi, Kompol Dedy Adriansyah, AKP Istiklal, AKP Irhas Murad, AIPTU Erison, dan BRIPKA Yogi Wiramadhani.
Polda Sumbar turut memberikan apresiasi tinggi kepada Ketua LKAAM Prof. Dr. H. Fauzi Bahar atas kontribusi sosial beliau. Akhirnya, apresiasi kepolisian tersebut juga menganugerahkan penghargaan kepada GM PT Angkasa Pura Dony Subardono serta Airport Security Officer Darmawi.(ar)









