Museum dan Galeri Arsip Statis Kota Padang Jadi Wisata Edukasi Sejarah yang Kian Diminati

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua mahasiswi Universitas Andalas tampak antusias saat mengamati koleksi arsip dokumen kuno yang dipamerkan di dalam etalase kaca saat mengunjungi Museum.( poto : padangkita.com )

Dua mahasiswi Universitas Andalas tampak antusias saat mengamati koleksi arsip dokumen kuno yang dipamerkan di dalam etalase kaca saat mengunjungi Museum.( poto : padangkita.com )

Kota Padang, seriusnews.id – Museum Arsip Statis Padang menjadi destinasi wisata edukasi yang semakin menarik perhatian masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa. Berlokasi di lantai dua Gedung Balai Kota Lama Padang, tempat ini menyimpan berbagai arsip bersejarah yang merekam perjalanan Kota Padang dari masa kolonial hingga era modern.

Museum tersebut tidak hanya menghadirkan dokumen-dokumen lama, tetapi juga menyuguhkan pengalaman belajar sejarah secara langsung. Pengunjung dapat melihat perkembangan Kota Padang melalui foto, arsip pemerintahan, hingga berbagai dokumen penting yang masih terawat dengan baik.

Koleksi Arsip Bersejarah Sajikan Perjalanan Panjang Kota Padang

Museum dan Galeri Arsip Statis Kota Padang menghadirkan beragam koleksi yang menggambarkan perjalanan ibu kota Sumatera Barat dari berbagai periode. Koleksi itu menjadi sumber informasi bagi masyarakat yang ingin mengenal sejarah daerah secara lebih dekat.

Salah satu arsip yang menarik perhatian ialah dokumen kebijakan pada masa kolonial mengenai kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) Bendi. Selain itu, museum juga memamerkan surat kabar terbitan lama, foto-foto perkembangan kota, hingga dokumentasi gempa bumi besar yang mengguncang Padang pada 2009.

Seluruh koleksi tersebut tersusun secara sistematis sehingga memudahkan pengunjung memahami perubahan Kota Padang dari masa ke masa. Tata pamer yang rapi juga membuat setiap arsip lebih mudah dipelajari.

Antusiasme masyarakat terhadap museum ini terus meningkat. Sejumlah mahasiswa Universitas Andalas (Unand) yang berkunjung pada Senin (6/7/2026) mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru selama berada di galeri tersebut.

Baca Juga :  Sukses Berdayakan Ekonomi, UPZ Baznas Semen Padang Rampungkan Program Kambing Etawa di Padayo

Aurelia, salah seorang mahasiswi Unand, mengatakan kunjungan itu memberinya perspektif baru mengenai sejarah daerahnya sendiri.

“Tanggapannya cukup speechless dan senang. Karena kami walaupun orang Sumbar juga, tapi jadi dapat banyak cerita baru tentang sejarah Kota Padang,” ujarnya.

Pendampingan Petugas Membuat Wisata Sejarah Lebih Mudah Dipahami

Tidak hanya mengandalkan koleksi arsip, museum juga menghadirkan layanan pendampingan bagi setiap rombongan pengunjung. Petugas memberikan penjelasan mengenai latar belakang setiap dokumen dan foto sehingga pengunjung lebih mudah memahami konteks sejarahnya.

Fatma mengaku koleksi visual di museum membantunya melihat perubahan Kota Padang dari masa ke masa.

“Kami bisa melihat bagaimana perkembangan Kota Padang, Sumatera Barat, dan bagaimana foto serta kondisi pada tahun zaman-zaman tersebut,” ungkapnya.

Pengalaman serupa juga dirasakan Keysha. Menurutnya, penjelasan dari petugas membuat kunjungan terasa lebih menarik karena pengunjung tidak hanya melihat foto tanpa mengetahui kisah di baliknya.

“Tadi kami diarahin sama abangnya, dijelasin sejarah-sejarah awalnya. Jadi kami enggak sendiri ngelihat foto aja, tapi juga dipandu. Sangat menyenangkan dan menambah wawasan juga untuk kami,” tuturnya.

Pengelola Museum dan Galeri Arsip Statis Kota Padang, Tifan Perdana, menjelaskan bahwa museum tersebut menjadi bagian dari tugas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang dalam mengelola arsip statis sekaligus mengenalkan sejarah daerah kepada masyarakat.

Baca Juga :  Refleksi Seabad Gempa Padang Panjang 1926: Penguatan Mitigasi dan Kearifan Lokal Sumatra Barat

Menurutnya, museum dapat menjadi sarana wisata edukasi karena menyimpan dokumentasi perkembangan Kota Padang, mulai dari era kolonial hingga masa setelah Indonesia merdeka.

Program Laskar Muda Perkuat Literasi Sejarah Generasi Muda Kota

Museum tidak hanya melayani wisatawan yang ingin mengenal sejarah Kota Padang. Pengelola juga membuka akses bagi masyarakat dan akademisi yang membutuhkan referensi untuk penelitian.

Petugas siap membantu pengunjung mencari berbagai dokumen sejarah, termasuk data statistik Padang Dalam Angka dari berbagai periode pemerintahan wali kota.

Untuk memperluas edukasi sejarah kepada generasi muda, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui program Laskar Muda atau Lestarikan Arsip, Kenalkan Sejarah Masa Lalu Kota Padang.

Program tersebut secara berkala mengagendakan kunjungan siswa SD dan SMP se-Kota Padang ke museum. Melalui kegiatan itu, pelajar diharapkan lebih mengenal sejarah daerah sejak usia dini.

Tifan juga mengajak masyarakat, terutama generasi muda, memanfaatkan Museum dan Galeri Arsip Statis Kota Padang sebagai tempat belajar sejarah sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap Kota Padang. Menurutnya, mengenal perjalanan sejarah daerah menjadi langkah penting untuk menjaga identitas dan memori kolektif masyarakat.(ar)

Berita Terkait

Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga
Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai
Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman
Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana
Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL
Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru
Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal
Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Berita Terbaru

Pemko Padang memacu proyek trotoar di Pasar Raya dan Jalan Samudera.(poto: padangkita.com).

Regional

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:58 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).(poto: istimewa).

Nasional

Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:53 WIB

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, memimpin langsung jalannya upacara sebagai inspektur pada Kamis pagi, 22 Oktober 2026.(poto: radarsumbar.com).

Islami

Ratusan Santri Meriahkan Hari Santri 2026 di Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:49 WIB

Ilustrasi Tim SAR gabungan menyisir aliran sungai dengan perahu karet untuk mencari balita hilang di Padang Pariaman.(poto: AI).

Regional

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:44 WIB