Proyek Stadion Gelora Haji Agus Salim Padang Resmi Memulai Tahap Rekonstruksi Total

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra Andre Rosiade.(poto: radarsumbar.com).

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra Andre Rosiade.(poto: radarsumbar.com).

Sumatera Barat, seriusnews.id – Stadion Gelora Haji Agus Salim (GHAS) Padang resmi memasuki tahap pembongkaran total bulan ini. Langkah besar ini menjadi awal dari proyek pembangunan fasilitas olahraga baru berstandar Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Pemerintah mengambil kebijakan ekstrem ini setelah melihat kondisi fisik bangunan lama yang sudah tidak layak pakai.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra Andre Rosiade meninjau langsung progres pekerjaan lapangan tersebut pada Selasa (14/7/2026). Beliau datang bersama Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum Wilayah Sumatera Barat Rifi Firdaus. Direktur Utama PT Hutama Karya Kuntjoro juga ikut mendampingi kunjungan kerja strategis ke area proyek olahraga di Kota Padang tersebut.

Andre menegaskan bahwa pembongkaran menyeluruh ini ditargetkan selesai pada Agustus 2026 mendatang. Tim gabungan langsung memulai pembangunan fisik struktur utama pada September 2026 setelah lahan bersih. Pihak kontraktor menargetkan seluruh rangkaian proyek selesai paling lambat pada Januari 2028.

Kementerian PU Kucurkan Ratusan Miliar Rupiah

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menunjuk dua badan usaha milik negara untuk menggarap proyek ini. PT Hutama Karya dan PT Adhi Karya bersinergi menjalankan pembangunan lewat skema Kerja Sama Operasi (KSO). Kedua perusahaan konstruksi raksasa tersebut memiliki waktu pelaksanaan kerja selama 16 bulan.

Baca Juga :  Semen Padang FC Matangkan Persiapan Musim 2026/27, Target Juara dan Promosi ke Super League

Kajian teknis mendalam dari Kementerian PU menunjukkan struktur lama bangunan sudah mengalami degradasi fatal. Kompleks olahraga ini pernah menerima hantaman gempa bumi besar berkekuatan merusak pada tahun 2009 silam. Sejak bencana tersebut, bangunan utama belum pernah mendapatkan sentuhan rehabilitasi yang menyeluruh dan komprehensif.

Pemerintah akhirnya memilih opsi membangun ulang sarana olahraga ini sepenuhnya dari titik nol. Proyek skala besar ini diperkirakan menelan total anggaran sekitar Rp340 miliar hingga Rp400 miliar. Dana sebesar itu akan mengubah total wajah tempat olahraga kebanggaan masyarakat Minang ini.

Fasilitas Modern Siap Manjakan Penonton Setia

Stadion baru nanti akan memiliki kapasitas tampung sekitar 15 ribu penonton. Pihak pengembang menerapkan sistem kursi tunggal atau single seat pada seluruh area tribun penonton. Desain ini tentu meningkatkan standar kenyamanan dan keselamatan pengunjung sesuai regulasi sepak bola internasional.

Pekerja juga akan membangun sejumlah fasilitas modern pendukung di dalam kompleks stadion baru. Area khusus seperti royal box, lounge mewah, ruang media, dan toko merchandise orisinal masuk dalam rencana. Pengelola bahkan menyiapkan ruangan khusus untuk kantor Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumatera Barat.

Masyarakat sempat memberikan usulan terkait penambahan ornamen atap gonjong khas Minangkabau ke dalam arsitektur bangunan. Namun, Andre menjelaskan bahwa struktur desain saat ini mengacu pada usulan awal Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Perubahan konsep secara mendadak pada fase ini justru berpotensi besar menghambat lini masa pembangunan fisik.

Baca Juga :  Pemkab Agam Minta Pemilihan Ketua KONI Ditunda

Semen Padang FC Pindah Markas Sementara

Pihak perencana memastikan unsur budaya lokal Minangkabau tetap melekat kuat pada beberapa bagian detail bangunan. Langkah ini diambil agar nilai historis dan identitas daerah tetap terjaga dengan baik tanpa merusak struktur utama. Kerja keras ini merupakan buah dari komunikasi intensif dengan jajaran pemerintah pusat demi kemajuan daerah.

Direktur Utama PT Hutama Karya Kuntjoro menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiasi cepat dari lembaga legislatif pusat tersebut. Pihaknya optimistis bisa menyelesaikan target konstruksi fisik pada akhir Desember 2027 atau awal Januari 2028. Manajemen menjamin kualitas pengerjaan proyek akan memenuhi ekspektasi tinggi publik pecinta sepak bola.

Selama masa pengerjaan konstruksi berlangsung, klub Semen Padang FC harus mengungsi dari markas lama mereka. Manajemen tim saat ini tengah menyiapkan stadion alternatif sebagai kandang sementara untuk mengarungi kompetisi nasional. Mereka baru akan kembali setelah seluruh fasilitas baru berstandar AFC ini siap beroperasi penuh.(ar)

Berita Terkait

Gubernur Mahyeldi Sambut Kontingen Karate Sumbar di Istana
Lantik Pengurus Baru MAVI Optimistis Bola Voli Sumatera Barat Kembali Bangkit
Pemkot Pariaman Susun Kalender Kejuaraan Tenis Tahunan Genjot Sport Tourism
Semen Padang FC Resmi Rekrut Gelandang Asing Asal Serbia
Atlet Karate Muda Sumbar Raih Medali Perunggu Kejuaraan Asia
Ryci Carma Juara Turnamen Biliar PWI Bhayangkara Cup I 2026 di Limapuluh Kota
Semen Padang FC Rekrut Stefano Lilipaly, Denny Shulton Buka-Bukaan Drama Bursa Transfer
Padukan Adat dan Olahraga, Nagari Gurun Gelar Turnamen Sepak Takraw
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:00 WIB

Gubernur Mahyeldi Sambut Kontingen Karate Sumbar di Istana

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:00 WIB

Lantik Pengurus Baru MAVI Optimistis Bola Voli Sumatera Barat Kembali Bangkit

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:00 WIB

Pemkot Pariaman Susun Kalender Kejuaraan Tenis Tahunan Genjot Sport Tourism

Senin, 20 Juli 2026 - 15:00 WIB

Semen Padang FC Resmi Rekrut Gelandang Asing Asal Serbia

Senin, 20 Juli 2026 - 10:00 WIB

Atlet Karate Muda Sumbar Raih Medali Perunggu Kejuaraan Asia

Berita Terbaru

Perumda  Air Minum Kota Padang mulai melakukan perbaikan bangunan accelerator Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun.(poto: padangkita.com).

Regional

Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki IPA Gunung Pangilun

Rabu, 22 Jul 2026 - 07:00 WIB

Tim Ditreskrimsus Polda Sumbar mengamankan truk yang diduga melakukan penyimpangan BBM bersubsidi Bio Solar, saat dilakukan sidak di sejumlah SPBU di Padang dan Padang Pariaman.(poto: padangkita.com).

Regional

Sidak SPBU Polda Sumbar Ungkap Penyimpangan Solar Subsidi

Rabu, 22 Jul 2026 - 05:52 WIB