Pemkab Solok Selatan Tinjau Jalur Wisata Alam TNKS

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Khairunas bersama tim OPD saat berada dalam hutan meninjau jalur pendakian gunung kerinci, yang akan di jadikanFun Trail Run.(poto: fajarsumbar.com).

Bupati Khairunas bersama tim OPD saat berada dalam hutan meninjau jalur pendakian gunung kerinci, yang akan di jadikanFun Trail Run.(poto: fajarsumbar.com).

Solok Sealatan, seriusnews.id – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus menunjukkan komitmen kuat dalam menggarap potensi jalur wisata alam TNKS secara berkelanjutan. Oleh karena itu, Bupati H. Khairunas turun langsung memimpin peninjauan lapangan bersama jajaran pemkab dan pihak pengelola kawasan.

Langkah strategis ini berlangsung pada Kamis, 24 September 2026, dengan menyisir kawasan hutan lindung tersebut. Selanjutnya, rombongan memetakan area potensial yang siap menjadi pusat kegiatan outdoor masyarakat.

Peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh trek penjelajahan di lapangan secara mendalam. Selain itu, pemerintah daerah ingin melihat langsung kondisi nyata medan yang akan menjadi pusat kegiatan.

Pemerintah daerah mengarahkan kawasan tersebut sebagai ruang utama pengembangan beragam aktivitas pariwisata berbasis alam. Sebab, Pemkab meyakini bentang alam daerah memiliki daya tarik tinggi bagi penjelajah luar daerah.

Kegiatan ini melanjutkan agenda survei sebelumnya yang telah bergulir pada awal bulan. Bahkan, pada 3 September 2026, Bupati Khairunas bersama Wakil Bupati H. Yulian Efi sudah menjelajahi jalur tersebut.

Kala itu, rombongan pemerintah daerah melakukan pendakian menuju kawasan Danau Bontak. Dalam perjalanan tersebut, mereka melintasi jalur menantang yang dipenuhi tanjakan tajam serta turunan perbukitan curam.

Baca Juga :  Selatan Sunset Festival 2026 Dorong Pariwisata dan UMKM Payakumbuh Selatan

Evaluasi Kelayakan Jalur Pendakian Wisata Alam Perbukitan

Pemerintah daerah justru menjadikan medan ekstrem di sepanjang rute sebagai modal utama pariwisata daerah. Sebab, karakteristik alam yang liar memberikan tantangan tersendiri bagi para pecinta aktivitas luar ruangan.

Selain itu, pemerintah daerah menilai kontur tanah perbukitan sangat mendukung pengembangan olahraga ekstrem modern. Potensi ini siap menyatukan wisatawan dengan lanskap hijau Solok Selatan yang asri.

Saat melakukan peninjauan bersama pihak pengelola kawasan, perhatian tim tertuju pada pemetaan titik kritis trek. Oleh sebab itu, tim memeriksa secara detail setiap sudut jalan yang membutuhkan perbaikan infrastruktur penunjang.

Selama survei berlangsung, tim menjadikan aspek keselamatan para pendaki sebagai prioritas utama. Dengan demikian, Pemkab memastikan standar kenyamanan pengunjung terpenuhi sebelum lokasi buka untuk umum.

Langkah ini sangat krusial mengingat lokasi tersebut akan menampung banyak agenda luar ruangan. Hasilnya, berbagai ajang olahraga berskala regional dijadwalkan bakal melintasi kawasan konservasi ini.

Di samping itu, pemerintah daerah mengintegrasikan proteksi lingkungan dengan pengelolaan event wisata massal secara matang. Kerja sama dengan pengelola kawasan memastikan kegiatan pariwisata tidak merusak ekosistem.

Baca Juga :  Shafira Zelka Rahmadhani dan Syatir Khairan Diandra Jadi Duta Wisata Kota Pariaman 2026

Kesiapan Event Olahraga Lari Perbukitan Danau Bontak

Sementara itu, salah satu agenda terdekat yang siap menghentak kawasan ini adalah ajang lari lintas alam. Panitia penyelenggara menjadwalkan gelaran bertajuk 7K Fun Trail Run pada 27 September 2026.

Event tersebut bakal memboyong para pelari melintasi keindahan trek perbukitan Solok Selatan. Akhirnya, peserta dapat menikmati kesegaran udara hutan sekaligus merasakan pengalaman berolahraga di alam terbuka.

Pemerintah daerah optimistis ajang olahraga lari ini mampu mendongkrak popularitas destinasi lokal. Sebab, penyelenggaraan event terukur menjadi strategi ampuh mempromosikan keindahan alam kepada publik luas.

Inisiatif pengembangan ini mempertegas keseriusan daerah dalam membangun industri pariwisata hijau. Lebih lanjut, sinergi antara pemkab dan pengelola kawasan menjadi kunci utama keberhasilan program terpadu ini.

Pada saat yang sama, masyarakat setempat menyambut positif pembukaan akses wisata terstruktur di wilayah perbukitan tersebut. Harapannya, kehadiran fasilitas yang aman mampu mendatangkan dampak ekonomi positif bagi warga sekitar.

Oleh karena itu, Pemkab Solok Selatan berkomitmen menjaga konsistensi pengerjaan trek hingga siap untuk penggunaan umum. Kawasan ini diprediksi menjadi magnet baru pariwisata petualangan di Sumatra Barat.(ar)

Berita Terkait

Kesenian Tradisional Minangkabau Memukau Pengunjung PKD Saraso Fest 2026
Pemkab Padang Pariaman Revitalisasi Pantai Arta Permai Lewat Aksi Gotong Royong
Sembalun Mountain Marathon Festival 2026 Perkuat Sport Tourism NTB
Buka Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumbar, Fadly Amran Dorong Agenda Nasional dan Diplomasi Kuliner Padang
Pemprov Sumbar Tetapkan Kawasan Danau Maninjau Jadi Destinasi Wisata Prioritas
Pemko Padang Kembangkan Wisata Gua Kelelawar Padayo Berbasis Ekologi dan Edukasi
Wali Kota Fadly Amran Resmi Tutup Lomba Mural Taman Aliran Kenangan Padang
Wali Kota Padang Resmikan Pokdarwis LuBaRiTa untuk Garap Wisata Alam Lubuk Kilangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:00 WIB

Kesenian Tradisional Minangkabau Memukau Pengunjung PKD Saraso Fest 2026

Jumat, 25 September 2026 - 09:51 WIB

Pemkab Solok Selatan Tinjau Jalur Wisata Alam TNKS

Kamis, 24 September 2026 - 09:15 WIB

Pemkab Padang Pariaman Revitalisasi Pantai Arta Permai Lewat Aksi Gotong Royong

Senin, 21 September 2026 - 09:41 WIB

Sembalun Mountain Marathon Festival 2026 Perkuat Sport Tourism NTB

Minggu, 20 September 2026 - 20:48 WIB

Buka Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumbar, Fadly Amran Dorong Agenda Nasional dan Diplomasi Kuliner Padang

Berita Terbaru

Gedung RRI.(poto: RRI).

Nasional

Sah! Ini Susunan Dewan Pengawas LPP RRI Periode 2026–2031

Kamis, 8 Okt 2026 - 16:31 WIB