Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang menggenjot program budidaya ikan tematik Padang guna mendongkrak ketahanan pangan lokal serta memulihkan perekonomian masyarakat. Langkah strategis ini mengandalkan penerapan teknologi ramah lingkungan, yakni metode Recirculating Aquaculture System (RAS) dan teknik mina padi.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan arah kebijakan tersebut saat membuka agenda sosialisasi program di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang Aie Pacah, Rabu (7/10/2026). Ia menekankan bahwa kebutuhan protein hewani masyarakat terus meningkat pesat dari hari ke hari.
Pemerintah kota menilai ketersediaan pasokan ikan air tawar saat ini masih jauh dari kata cukup. Kondisi tersebut kian menantang setelah bencana banjir bandang menerjang sebagian kawasan Padang pada tahun 2025 silam.
Selain faktor pemulihan pascabencana, keberadaan program nasional Makan Bergizi Gratis menuntut pasokan ikan yang jauh lebih melimpah. Oleh sebab itu, jajaran aparatur daerah mesti bergerak sigap melipatgandakan hasil panen perikanan darat.
Maigus Nasir langsung memerintahkan seluruh camat serta lurah di wilayah Kota Padang untuk menjemput bola ke lapangan. Para pemangku wilayah memikul tanggung jawab besar dalam mendata calon penerima bantuan perikanan secara akurat.
Pihak kelurahan dan kecamatan wajib menyesuaikan pendataan tersebut dengan petunjuk teknis keluaran Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang. Langkah koordinasi ini menjamin penyaluran bantuan sarana budidaya berlangsung tepat sasaran dan terhindar dari salah sasaran.
Agenda sosialisasi berskala kota ini juga mengumpulkan para pimpinan instansi teknis terkait secara lengkap. Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Alfiadi serta Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani mendampingi langsung jalannya pengarahan.
Kepala Bagian Kesra Setda Kota Padang Zul Asfi Lubis turut hadir bersama barisan pejabat kelurahan dari seluruh penjuru daerah. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan keseriusan pemerintah kota dalam menyukseskan program perikanan darat terpadu.
Keunggulan Teknologi Akuakultur Modern Penghemat Lahan Perkotaan
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Alfiadi menguraikan beragam nilai lebih yang melekat pada kedua sistem budidaya ramah lingkungan tersebut. Menurutnya, pemanfaatan inovasi teknologi menjadi jalan keluar paling masuk akal dalam menyiasati sempitnya lahan di perkotaan.
Sistem RAS menghadirkan terobosan besar karena mampu mendongkrak hasil panen ikan air tawar dalam ruang yang relatif terbatas. Peternak modern tidak perlu bergantung lagi pada ketersediaan aliran air alami yang melimpah ruah.
Sementara itu, Alfiadi menyarankan kelompok tani di wilayah pinggiran Kota Padang untuk mengoptimalkan pemanfaatan petak sawah lewat konsep mina padi. Pola mina padi menggabungkan pemeliharaan bibit ikan bersamaan dengan penanaman padi di hamparan lahan yang sama.
Metode terpadu ini terbukti aman bagi tanaman pangan tanpa sedikit pun memangkas volume hasil panen padi petani. Sebaliknya, para petani justru menikmati tambahan penghasilan berlipat dari penjualan panen ikan air tawar secara simultan.
Pengembangan sektor perikanan tematik di Kota Padang berjalan beriringan dengan arah kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia periode 2025–2029. Sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat ini meretas jalan bagi kemandirian pangan jangka panjang di Ranah Minang.(ar)









