Ternyata Ini Penyebab Anda Masuk Desil Tinggi dalam Aplikasi DTSEN

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faktor-faktor dalam menentukan tingkat kesejahteraan

Faktor-faktor dalam menentukan tingkat kesejahteraan

JAKARTA, seriusnews.id – Banyak masyarakat belum memahami faktor yang menentukan status ekonomi dalam program bantuan sosial. Padahal, sejumlah indikator sederhana bisa membuat seseorang masuk kategori desil tinggi atau dianggap lebih mampu.

Pemerintah menilai kondisi ekonomi warga dari berbagai aspek. Penilaian ini menjadi dasar penentuan penerima bantuan agar lebih tepat sasaran.

Berikut faktor yang dapat meningkatkan status ekonomi seseorang:

  1. Memiliki kredit di bank
    Akses kredit menunjukkan kemampuan finansial dan kepercayaan dari lembaga keuangan.
  2. Memiliki cicilan motor
    Kepemilikan kendaraan mencerminkan daya beli dan kemampuan membayar secara rutin.
  3. Memiliki emas di pegadaian
    Emas tetap dihitung sebagai aset berharga yang mudah dicairkan.
  4. Menggunakan paylater atau pinjaman online
    Aktivitas ini menunjukkan akses ke layanan keuangan digital.
  5. Memiliki tabungan di atas Rp5 juta
    Tabungan mencerminkan kondisi keuangan yang relatif stabil.
  6. Ada anggota keluarga yang bermain judi online
    Aktivitas ini ikut memengaruhi penilaian sosial-ekonomi.
  7. Memiliki sertifikat tanah
    Kepemilikan tanah menjadi indikator aset tetap bernilai tinggi.
  8. Memiliki 2 motor atau 1 mobil
    Jumlah kendaraan menunjukkan tingkat kesejahteraan rumah tangga.
  9. Rumah permanen (beton/lantai keramik)
    Kondisi rumah mencerminkan taraf hidup yang lebih baik.
  10. Pendapatan di atas UMK
    Penghasilan tinggi menunjukkan kemampuan ekonomi yang lebih mapan.
  11. Ada anggota keluarga ASN/PNS
    Pekerjaan tetap menandakan penghasilan stabil.
  12. Memiliki BPJS Ketenagakerjaan
    Kepesertaan menunjukkan keterlibatan di sektor formal.
  13. Daya listrik rumah tinggi
    Konsumsi listrik mencerminkan kemampuan ekonomi.
  14. Pekerjaan suami/istri (karyawan/wirausaha)
    Sumber penghasilan aktif memperkuat kondisi ekonomi keluarga.
Baca Juga :  Harga Pertamax Naik, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bener Meriah

Pemerintah menggunakan seluruh indikator tersebut untuk menyusun desil ekonomi. Dengan cara ini, penyaluran bantuan sosial menjadi lebih tepat sasaran.

Baca Juga :  Kebakaran Gudang PVC di Pluit Jakarta Utara, 14 Mobil Damkar Dikerahkan

Karena itu, masyarakat perlu memahami indikator ini agar mereka tidak salah paham ketika tidak menerima bantuan atau saat status mereka berubah. (nr*)

Berita Terkait

Mahasiswa Demo di DPR RI, Tuntut BBM hingga MBG, DPR Janjikan Tindak Lanjut Aspirasi
Prabowo Bahas Transformasi BUMN dan Optimalisasi Aset Negara Bersama Danantara
BREAKING NEWS: Gempa M 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah
BGN Audit Dapur MBG Saat Libur Sekolah, SPPG Tak Layak Akan Ditutup
Prabowo Instruksikan Rosan Umumkan Data Positif Investasi Indonesia ke Publik
Meutya Hafid Ajak Generasi Muda Perkuat Literasi Digital Hadapi Kejahatan Siber
BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Diguyur Hujan Ringan pada Senin
BEM UBK Demo di Monas: Mahasiswa Siapkan 6 Tuntutan ke Pemerintah
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 11:00 WIB

Mahasiswa Demo di DPR RI, Tuntut BBM hingga MBG, DPR Janjikan Tindak Lanjut Aspirasi

Senin, 22 Juni 2026 - 05:25 WIB

Prabowo Bahas Transformasi BUMN dan Optimalisasi Aset Negara Bersama Danantara

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:28 WIB

BREAKING NEWS: Gempa M 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:00 WIB

BGN Audit Dapur MBG Saat Libur Sekolah, SPPG Tak Layak Akan Ditutup

Senin, 15 Juni 2026 - 14:00 WIB

Prabowo Instruksikan Rosan Umumkan Data Positif Investasi Indonesia ke Publik

Berita Terbaru