Kopi Naik Level! Gaya Baru Menikmati Kopi di Surabaya Lagi Hits

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu kopi racikan pengunjung De'Longhi, tepat yang menjadi tren serasa menyeduh kopi di rumah yang tidak hanya demi efisiensi, tetapi juga karena adanya kepuasan tersendiri saat meracik sesuai selera yang ada di Galaxy Mall Surabaya, Jawa Timur.

Salah satu kopi racikan pengunjung De'Longhi, tepat yang menjadi tren serasa menyeduh kopi di rumah yang tidak hanya demi efisiensi, tetapi juga karena adanya kepuasan tersendiri saat meracik sesuai selera yang ada di Galaxy Mall Surabaya, Jawa Timur.

Surabaya, seriusnews.id-Di Surabaya, cara menikmati kopi kini berubah. Masyarakat tidak lagi sekadar minum, tetapi mulai mengeksplorasi proses di balik setiap cangkir kopi.

Perubahan ini sejalan dengan pengaruh budaya kopi Italia yang menekankan cita rasa kuat, sederhana, dan penuh karakter. Konsep tersebut kini menginspirasi penikmat kopi di Indonesia untuk lebih memahami proses pembuatan kopi.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak orang mulai menyeduh kopi sendiri di rumah. Mereka memilih biji kopi, mengatur tingkat gilingan, hingga mempelajari teknik ekstraksi. Aktivitas ini tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga memberi kepuasan tersendiri.

Pakar kuliner David Kristianto menilai tren ini menunjukkan perubahan perilaku konsumen. Menurutnya, pelaku industri kini tidak lagi hanya menjual produk, tetapi juga menawarkan pengalaman.

Baca Juga :  Pakai Baju Itu-Itu Saja? Bisa Jadi Kamu Punya 11 Kepribadian Ini!

“Pendekatan ini mengubah strategi dari sekadar menjual produk menjadi memberikan pengalaman dan edukasi kepada konsumen,” jelasnya.

Perubahan tersebut mendorong munculnya ruang eksplorasi kopi. Salah satunya di Galaxy Mall yang menghadirkan pengalaman interaktif melalui brand De’Longhi.

Di tempat ini, pengunjung dapat mencoba langsung mesin kopi, melihat proses brewing, dan mencicipi hasil racikan mereka sendiri. Pengalaman ini membantu konsumen memahami produk secara lebih mendalam.

David menambahkan, pengalaman langsung seperti ini meningkatkan kepercayaan dan minat beli, terutama untuk produk yang cukup kompleks seperti mesin kopi.

Baca Juga :  Ternyata Ini Penyebab Anda Masuk Desil Tinggi dalam Aplikasi DTSEN

Hal serupa disampaikan Martino Arlandi. Ia mengatakan konsumen kini ingin mencoba langsung sebelum membeli.

Menurutnya, konsumen tidak cukup hanya melihat produk di etalase. Mereka ingin menekan tombol, melihat proses, dan merasakan hasilnya.

Melalui pendekatan ini, teknologi mesin kopi juga semakin mudah digunakan. Desain yang ringkas memungkinkan siapa saja menghadirkan cita rasa kopi ala kafe di rumah.

Tren ini menunjukkan bahwa menikmati kopi kini bukan hanya soal rasa, tetapi juga pengalaman dan proses yang menyertainya. (nr*)

Berita Terkait

Ternyata Ini Penyebab Anda Masuk Desil Tinggi dalam Aplikasi DTSEN
Dari Jawa ke Dunia: Asal-usul Wayang Kulit dan Filosofi Semar
Gak Perlu Cuci! 6 Trik Simpel Bikin Sepatu Bebas Bau
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:23 WIB

Ternyata Ini Penyebab Anda Masuk Desil Tinggi dalam Aplikasi DTSEN

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:00 WIB

Dari Jawa ke Dunia: Asal-usul Wayang Kulit dan Filosofi Semar

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:00 WIB

Gak Perlu Cuci! 6 Trik Simpel Bikin Sepatu Bebas Bau

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:00 WIB

Kopi Naik Level! Gaya Baru Menikmati Kopi di Surabaya Lagi Hits

Selasa, 28 Maret 2023 - 16:24 WIB

Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Berita Terbaru