Jangan Asal Bicara! Ini 4 Kategori Ucapan yang Wajib Kamu Tahu

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi menjaga lisan

ilustrasi menjaga lisan

Jakarta, seriusnews.id – Di era digital yang serba cepat, manusia semakin mudah berbicara tanpa batas. Komentar media sosial, percakapan harian, hingga opini spontan sering keluar tanpa dipikirkan dampaknya. Karena itu, menjaga lisan menjadi kebutuhan penting bagi seorang Muslim.

Ibrahim bin Adham, seorang ulama salaf, membagi ucapan manusia ke dalam empat kategori. Pembagian ini bertujuan membantu seseorang menilai apakah sebuah ucapan layak disampaikan atau lebih baik ditinggalkan.

1. Ucapan yang Berpotensi Manfaat tapi Berisiko

Kategori pertama adalah ucapan yang terlihat baik, tetapi berpotensi menimbulkan masalah. Ucapan seperti ini bisa memicu kesalahpahaman, fitnah, atau dampak buruk lain jika keluar pada waktu yang salah.

Ibrahim bin Adham menyarankan untuk meninggalkan ucapan jenis ini demi keselamatan. Dalam Islam, prinsip “mencegah kerusakan lebih diutamakan daripada meraih manfaat” juga berlaku dalam komunikasi.

Al-Qur’an menegaskan pentingnya berkata benar dan tepat sasaran dalam Surah Al-Ahzab ayat 70–71. Para ulama menafsirkan “qaulan sadidan” sebagai ucapan yang jujur, lurus, dan tepat.

Baca Juga :  Sumbar Targetkan Masuk Lima Besar Pada MTQ Nasional 2026 di Semarang

2. Ucapan Sia-sia Tanpa Manfaat

Kategori kedua adalah ucapan yang tidak membawa manfaat maupun mudarat. Ucapan ini sering muncul dalam percakapan ringan yang tidak memberikan nilai tambah.

Contohnya adalah obrolan berlebihan yang tidak berkaitan dengan urusan penting. Meski tidak berdosa, ucapan seperti ini membuang waktu dan energi.

Nabi Muhammad SAW mengingatkan bahwa kesempurnaan Islam seseorang terlihat dari kemampuannya meninggalkan hal yang tidak bermanfaat.

3. Ucapan yang Membahayakan

Kategori ini termasuk yang paling berbahaya. Di dalamnya terdapat ghibah, fitnah, dusta, dan adu domba. Ucapan seperti ini tidak membawa manfaat sama sekali.

Ibrahim bin Adham menegaskan bahwa orang berakal tidak akan membuang waktu untuk hal seperti ini. Dampaknya tidak hanya merusak hubungan sosial, tetapi juga berdampak pada kehidupan akhirat.

Baca Juga :  Boleh Mandi Saat Ihram? Ini Penjelasan Lengkap untuk Jemaah Haji

Rasulullah SAW bahkan menyebutkan bahwa mulut menjadi salah satu penyebab utama manusia terjerumus ke dalam dosa besar.

4. Ucapan yang Bermanfaat

Kategori terakhir adalah ucapan yang membawa kebaikan. Ini mencakup nasihat, ilmu, dzikir, dan perkataan yang menenangkan hati orang lain.

Ucapan seperti ini justru dianjurkan untuk disebarkan. Al-Qur’an menggambarkan kalimat baik seperti pohon yang kuat dan memberi manfaat luas.

Nabi Muhammad SAW juga menegaskan bahwa seorang Muslim sebaiknya berkata baik atau memilih diam jika tidak mampu memberi manfaat.

Ibrahim bin Adham menunjukkan bahwa sebagian besar ucapan manusia masuk kategori tidak bermanfaat atau berbahaya. Hanya sedikit yang benar-benar bernilai.

Karena itu, seorang Muslim perlu lebih bijak dalam berbicara. Diam bisa menjadi pilihan terbaik jika ucapan tidak membawa kebaikan, sementara perkataan yang benar dan bermanfaat menjadi ladang pahala yang terus mengalir. (nr*)

Berita Terkait

Pemko Padang Hibahkan Lahan Demi Percepatan Sertifikasi Halal Sumbar
Gubernur Mahyeldi Dorong Gerakan Wakaf ASN Sumbar
Semarak Maulid Padang Timur Cetak Generasi Muda Berkarakter Islami
52 Calon Pimpinan BAZNAS Sumbar Lolos Administrasi dan Lanjut Uji Kompetensi
BPKH Bank Nagari Gelar Safari Haji di Padang
Wujud Kepedulian Sosial, BRI Region 3 Padang Salurkan Bantuan Sembako ke Rumah Ibadah
Gubernur Mahyeldi Tekankan Penguatan Fikih Wasathiyah Sumbar Demi Menjaga Persatuan Umat
Penyambutan Jemaah Haji Kota Padang 2026 Diwarnai Pesan Pembinaan Remaja
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Pemko Padang Hibahkan Lahan Demi Percepatan Sertifikasi Halal Sumbar

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Mahyeldi Dorong Gerakan Wakaf ASN Sumbar

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Semarak Maulid Padang Timur Cetak Generasi Muda Berkarakter Islami

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:00 WIB

52 Calon Pimpinan BAZNAS Sumbar Lolos Administrasi dan Lanjut Uji Kompetensi

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:00 WIB

BPKH Bank Nagari Gelar Safari Haji di Padang

Berita Terbaru

Ketua RT 02 RW 06 Kelurahan Kuranji Ardi Nansyah Putra Antoni.(poto: padangkita.com).

Regional

Gubernur Mahyeldi Gerak Cepat Tangani Banjir Kuranji Padang

Jumat, 7 Agu 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Kota Padang meresmikan kemitraan Sister City Padang bersama Pemerintah Kota Hildesheim, Jerman.(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Pemko Padang Perbarui Kemitraan Sister City Hildesheim Jerman

Jumat, 7 Agu 2026 - 02:00 WIB

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengajak Praja IPDN asal Sumbar untuk bersiap menjadi birokrat masa depan yang berintegritas tinggi.(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Gubernur Mahyeldi Dorong Praja IPDN Sumbar Jadi Birokrat Adaptif

Kamis, 6 Agu 2026 - 23:59 WIB