Pemerintah Percepat Rehabilitasi Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat berat BWS Sumatera V Padang tengah melakukan pengerjaan pascabencana di Tanah Datar untuk menangani banjir, longsor, dan kerusakan infrastruktur. ( poto : sumbardaily.com )

Alat berat BWS Sumatera V Padang tengah melakukan pengerjaan pascabencana di Tanah Datar untuk menangani banjir, longsor, dan kerusakan infrastruktur. ( poto : sumbardaily.com )

Sumatera Barta, seriusnews.id – Percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera terus menjadi fokus pemerintah dalam pemulihan wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) mendorong kementerian dan lembaga mempercepat administrasi serta pelaksanaan program agar masyarakat segera menerima manfaat pemulihan.

Pemerintah menggerakkan seluruh instansi terkait untuk mempercepat proses birokrasi dan penyaluran anggaran. Satuan tugas menilai warga terdampak sudah terlalu lama menunggu pemulihan pascabencana sehingga semua pihak harus mempercepat kerja di lapangan.

Satgas PRR Dorong Percepatan Pengajuan Anggaran Kementerian

Satgas PRR Pascabencana Sumatera meminta kementerian dan lembaga segera mengajukan proposal anggaran ke Kementerian Keuangan. Mereka juga meminta instansi yang masih menyusun dokumen agar segera menyelesaikan proses administrasi tanpa penundaan.

Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan pemerintah ingin mempercepat seluruh proses pemulihan. Ia menekankan masyarakat terdampak sudah menunggu terlalu lama untuk kembali menjalani kehidupan normal.

Baca Juga :  15 Warisan Budaya Takbenda Sumbar Resmi Diakui Indonesia, Total Kini Capai 164 Karya

Ia meminta kementerian tidak menunda pengajuan maupun pelaksanaan program. Ia juga menegaskan bahwa percepatan anggaran harus berjalan bersamaan dengan pelaksanaan di lapangan.

Anggaran Pemulihan Mulai Mengalir ke Sejumlah Instansi

Sejumlah kementerian dan lembaga telah menerima alokasi anggaran dari Kementerian Keuangan. Instansi tersebut meliputi Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian Sosial, dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Pemerintah mendorong seluruh instansi tersebut segera menjalankan program rehabilitasi dan rekonstruksi. Pemerintah juga meminta kementerian yang sudah menerima anggaran untuk langsung mengeksekusi kegiatan tanpa menunggu proses tambahan.

Sementara itu, kementerian yang masih menyusun program diminta segera menyelesaikan proposal agar proses pencairan dapat berjalan lebih cepat. Pemerintah menekankan pentingnya sinkronisasi antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan.

Satgas Perkuat Pengawasan Lewat Koordinasi Wilayah

Satgas PRR meminta setiap kementerian dan lembaga menyerahkan rincian kegiatan untuk memastikan program berjalan tepat sasaran. Langkah ini juga bertujuan mencegah tumpang tindih dengan program pemerintah daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Baca Juga :  Pemko Padang Lepas Fathir Verianico Menuju Seleksi Paskibraka Nasional 2026

Satgas juga menggelar rapat koordinasi harian atau daily brief untuk memantau perkembangan pelaksanaan program. Dalam forum itu, pemerintah mengevaluasi setiap hambatan dan langsung mencari solusi agar program tetap berjalan sesuai jadwal.

Selain itu, Satgas menyiapkan koordinator wilayah di tiga provinsi tersebut. Koordinator ini akan memantau pelaksanaan program, mengevaluasi progres, dan memperkuat pengawasan di lapangan.

Pemerintah menjalankan program ini berdasarkan Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera 2026–2028. Dokumen tersebut menjadi acuan utama seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Melalui percepatan ini, pemerintah menargetkan warga terdampak segera memperoleh hunian layak, infrastruktur yang kembali berfungsi, serta layanan dasar yang lebih baik.

Pemerintah juga mendorong pemulihan agar masyarakat dapat membangun kembali kehidupan mereka dengan lebih cepat dan stabil.(ar)

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Intai Padang: BMKG Warnai Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat
Gubernur Sumbar Resmikan Screenhouse Cabai Modern di Agam
Inovasi SKATSU Tekan Pengangguran Generasi Muda Padang
Polda Sumbar Sisir Tambang Emas Ilegal Solok Selatan
Pemprov Sumbar dan IKA Lemhannas Perkuat Sinergi Pendidikan Wawasan Kebangsaan Generasi Muda
Andre Rosiade Tinjau GOR Rawang Pariaman Bersama Wali Kota Yota Balad
UIN Batusangkar Gaet ACAI Thailand Berdayakan Lansia Padang Sarai
Pendaftaran Perlinsos Kota Padang Jemput Bola Warga Rentan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Cuaca Ekstrem Intai Padang: BMKG Warnai Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Gubernur Sumbar Resmikan Screenhouse Cabai Modern di Agam

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Inovasi SKATSU Tekan Pengangguran Generasi Muda Padang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Polda Sumbar Sisir Tambang Emas Ilegal Solok Selatan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Pemprov Sumbar dan IKA Lemhannas Perkuat Sinergi Pendidikan Wawasan Kebangsaan Generasi Muda

Berita Terbaru

Surat edaran Gubernur Jambi.(poto: jemarionline.com).

Pendidikan

Pemprov Jambi Resmi Terapkan Pembelajaran Daring Seluruh Sekolah

Senin, 24 Agu 2026 - 16:38 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran melepas langsung keberangkatan logistik pangan tersebut dari Bandara Internasional Minangkabau pada Sabtu, 22 Agustus 2026.(poto : radarsumbar.com).

Pemerintahan

Pemko Padang Kirim Bantuan Rendang Gempa NTT

Senin, 24 Agu 2026 - 05:36 WIB