Menteri PU Minta Pemprov Sumbar Segera Ubah Trase Jalan Kelok 44

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo ketika meninjau Ruas Jalan Provinsi Manggopoh–Padang Luar, yang melewati Kelok 44.(poto: padangkita.com).

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo ketika meninjau Ruas Jalan Provinsi Manggopoh–Padang Luar, yang melewati Kelok 44.(poto: padangkita.com).

Sumatera Barat, seriusnews.id – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk mempercepat usulan perubahan trase Kelok 44. Langkah strategis ini menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi kerusakan infrastruktur akibat pergerakan tanah yang terus membahayakan pengguna jalan.

Ia menyampaikan arahan tersebut saat meninjau langsung kawasan terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam, Jumat (31/7/2026). Dalam kunjungan kerja itu, Kepala Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat Armizoprades mendampingi Menteri PU secara langsung.

Menteri PU Meninjau Penurunan Tanah Kelok 44

Menteri PU melihat secara langsung kondisi badan jalan pada Ruas Manggopoh–Padang Luar yang mengalami penurunan signifikan. Kondisi tanah pada jalur legendaris tersebut sudah tidak layak untuk menampung beban lalu lintas utama.

Dody menilai struktur geologi lokasi tersebut berisiko tinggi jika pemerintah daerah terus memertahankannya sebagai akses prioritas. Oleh karena itu, pengalihan jalur menjadi pilihan yang jauh lebih aman serta berkelanjutan bagi masyarakat.

Pemerintah Pusat ingin mempercepat seluruh proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan fisik di lapangan. Percepatan ini memerlukan kelengkapan dokumen teknis agar sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Resmi Buka Diklat Paskibraka Sumbar 2026

Dody meminta Pemprov Sumbar segera membuka ruang diskusi bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional. Sinergi ini bertujuan untuk mengkaji opsi alternatif rute yang paling aman dari potensi pergerakan tanah.

Sabo Dam Batang Tumayo Turut Menjadi Perhatian

Selain memantau Kelok 44, rombongan Kementerian PU juga mendatangi bangunan Sabo Dam Batang Tumayo. Infrastruktur pengendali sedimen di Nagari Sungai Batang ini memegang peranan sangat krusial bagi keselamatan warga sekitar.

Bangunan tersebut berfungsi menahan endapan material vulkanik serta menekan ancaman banjir lahar dari Gunung Marapi. Keberadaan fasilitas ini membantu melindungi pemukiman warga Tanjung Raya dari bencana susulan.

Menteri Dody juga meninjau perkembangan kondisi Ruas Jalan Provinsi Sicincin–Malalak secara terperinci. Jalur alternatif ini menjadi penopang utama konektivitas antarwilayah ketika rute utama mengalami gangguan.

Pemerintah terus memastikan seluruh fasilitas pendukung jalan provinsi dapat berfungsi optimal. Kunjungan ini mempertegas komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur daerah secara menyeluruh.

Pemprov Sumbar Siapkan Usulan Rencana Aksi Baru

Kepala Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat Armizoprades menegaskan komitmennya untuk segera menjalankan seluruh instruksi menteri. Pihaknya langsung menjadwalkan koordinasi teknis bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Tinjau Langsung Pekerjaan Rekonstruksi GOR Agus Salim Padang

Dinas BMCKTR kini menyusun dokumen pendukung guna mengajukan perubahan Rencana Aksi Menteri Pekerjaan Umum. Langkah ini menjadi syarat utama agar usulan perbaikan jalan Manggopoh–Padang Luar dapat terealisasi secepatnya.

Armizoprades menyambut positif perhatian penuh Pemerintah Pusat terhadap permasalahan infrastruktur di Sumatera Barat. Bantuan dan intervensi pusat sangat membantu daerah dalam menangani titik rawan bencana geologi.

Ia menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara daerah dan pusat dalam membangun fasilitas publik. Kerja sama ini menjamin pembangunan tidak hanya menyelesaikan masalah sesaat, tetapi memberikan dampak jangka panjang.

Jalur transportasi yang aman akan memperlancar mobilitas masyarakat serta menekan biaya logistik pengiriman barang. Hal ini diharapkan mampu menstimulus pertumbuhan ekonomi lokal secara berkesinambungan.

Pemerintah memperkuat komitmennya untuk membangun infrastruktur yang tangguh dan tahan terhadap ancaman bencana alam. Ketersediaan akses jalan yang memadai menjadi kunci utama peningkatan kualitas pelayanan publik.(ar)

Berita Terkait

Sumbar Dan Jeonbuk Siap Perluas Kerja Sama Sektor Ekonomi Hingga Pendidikan
Pimpin Harhubnas 2026, Gubernur Sumbar Dorong Pemerataan Akses Transportasi Desa
Target Kota Sehat Padang: Pemko Buru Penghargaan Swasti Saba Wistara 2027
Rotasi Pejabat Satpol PP Padang Perkuat Penegakan Peraturan Daerah
Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia
Pemko Padang, DPR RI, dan BULOG Salurkan Bantuan Pangan Beras untuk Warga Lubuk Begalung
Wali Kota Pariaman Lantik 38 Pejabat Baru untuk Perkuat Pelayanan Publik
Wali Kota Padang Fadly Amran Lantik 234 Pejabat Pemko Padang
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:18 WIB

Sumbar Dan Jeonbuk Siap Perluas Kerja Sama Sektor Ekonomi Hingga Pendidikan

Jumat, 18 September 2026 - 13:11 WIB

Pimpin Harhubnas 2026, Gubernur Sumbar Dorong Pemerataan Akses Transportasi Desa

Kamis, 17 September 2026 - 21:24 WIB

Target Kota Sehat Padang: Pemko Buru Penghargaan Swasti Saba Wistara 2027

Selasa, 15 September 2026 - 20:45 WIB

Rotasi Pejabat Satpol PP Padang Perkuat Penegakan Peraturan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 11:20 WIB

Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia

Berita Terbaru

Pemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan sarana penangkapan ikan kepada kelompok nelayan terdampak bencana di Kecamatan Padang Utara pada Sabtu (19/9/2026).(poto: radarsumbar.com).

Ekonomi

Pemko Padang Serahkan Bantuan Sarana Penangkapan Ikan Nelayan

Minggu, 20 Sep 2026 - 21:00 WIB