Bukit Tinggi, seriusnews.id – PSSI Bukittinggi menjadi agenda utama pembinaan sepakbola di Kota Bukittinggi menjelang ajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat 2026.
Organisasi PSSI Kota Bukittinggi langsung bergerak menyusun kekuatan tim agar mampu bersaing di tingkat provinsi.
Plt Ketua PSSI Bukittinggi, Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono, memimpin langsung arah pembinaan tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh elemen sepakbola harus menyatukan visi agar target prestasi dapat tercapai.
Dolly meminta seluruh pihak bekerja dengan semangat yang sama dalam membangun tim yang lebih kuat. Ia menilai keberhasilan tim sangat bergantung pada kekompakan sejak tahap awal persiapan.
“Kita harus menyatukan persepsi dan semangat bersama. Target utama kita saat ini adalah memastikan tim sepakbola Kota Bukittinggi dapat mengikuti dan bersaing pada ajang Porprov Sumbar 2026,” kata Dolly, Selasa (16/6/2026).
Seleksi Pemain Muda Dimulai di Stadion Ateh Ngarai
PSSI Bukittinggi langsung menggelar seleksi pemain sebagai langkah awal pembentukan tim. Seleksi berlangsung pada 17–18 Juni di Stadion Ateh Ngarai.
Panitia membuka kesempatan bagi pemain kelahiran 2007 dan 2008 untuk mengikuti proses seleksi. PSSI Bukittinggi menilai kelompok usia tersebut memiliki potensi besar untuk memperkuat tim di Porprov Sumbar 2026.
Dolly menegaskan bahwa panitia menjalankan seleksi secara terbuka dan objektif. Ia meminta tim seleksi mengutamakan kualitas tanpa mempertimbangkan faktor lain di luar kemampuan pemain.
“Kesempatan ini terbuka bagi pemain muda potensial. Kita ingin mendapatkan tim yang benar-benar siap bersaing, bukan hanya sekadar memenuhi kuota,” ujarnya.
Tim Seleksi Libatkan Pelatih Berpengalaman
PSSI Bukittinggi menunjuk Hendra Sidi sebagai Ketua Tim Seleksi. Ia memimpin proses penilaian bersama Hasnul Harun Abeng serta tim pelatih yang terdiri dari Muhammad Teguh dan Rio Saputra.
Tim pelatih menilai kemampuan teknis, fisik, dan mental setiap pemain selama proses seleksi berlangsung. Mereka kemudian menyusun komposisi pemain terbaik untuk memperkuat tim Bukittinggi.
PSSI Bukittinggi menargetkan pembentukan skuad yang seimbang agar mampu bersaing dengan daerah lain di Sumatera Barat.
Selain seleksi pemain, Dolly memperkuat konsolidasi internal organisasi. Ia menjalin komunikasi dengan tokoh dan pelaku sepakbola di Bukittinggi untuk menyatukan langkah pembinaan.
Ia menilai kekompakan internal menjadi faktor penting dalam membangun tim yang solid. Karena itu, ia mendorong semua pihak bergerak dengan arah yang sama sejak awal.
Dolly melihat respons positif dari para senior dan pelaku sepakbola Bukittinggi terhadap langkah tersebut. Ia menyebut hal itu sebagai modal penting dalam proses pembentukan tim.
“Alhamdulillah, dinamika yang ada direspons positif oleh senior-senior dan pelaku sepakbola Bukittinggi. Ini menjadi modal penting untuk membangun kekuatan tim yang solid,” katanya.
PSSI Bukittinggi kini terus mematangkan persiapan agar tim yang terbentuk benar-benar siap menghadapi Porprov Sumbar 2026 dengan performa maksimal.(ar)









