PTPN IV Bangun Embung dan Luncurkan DMPG di Tanjab Timur

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manajer Kebun Lagan PTPN IV Regional IV, Fadly Wahyudi, memimpin langsung pelaksanaan program mitigasi ini pada minggu pertama Agustus 2026.(poto: istimewa).

Manajer Kebun Lagan PTPN IV Regional IV, Fadly Wahyudi, memimpin langsung pelaksanaan program mitigasi ini pada minggu pertama Agustus 2026.(poto: istimewa).

Tanjung Jabung Timur, seriusnews.id – PTPN IV Regional IV Jambi–Sumbar merealisasikan langkah konkret pencegahan karhutla lahan gambut melalui Kebun Unit Usaha Lagan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. BUMN perkebunan ini meluncurkan program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) sekaligus membangun embung sebagai cadangan air strategis.

Manajemen perusahaan menyasar dua desa rawan bencana karhutla di Kecamatan Mendahara, yakni Desa Sungai Tawar dan Desa Merbau. Langkah ini membuktikan komitmen perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur fisik nyata, bukan sekadar memberikan imbauan lisan.

Manajemen PTPN IV Turun Langsung Edukasi Warga Desa

Manajer Kebun Lagan PTPN IV Regional IV, Fadly Wahyudi, memimpin langsung pelaksanaan program mitigasi ini pada minggu pertama Agustus 2026. Asisten Personalia Kebun (APK) Lagan, Shinta Shalahuddin, turut mendampingi kegiatan sosialisasi bersama jajaran manajemen ke lapangan.

Perangkat desa beserta warga setempat menyambut kedatangan tim PTPN IV dengan antusiasme sangat tinggi. Mereka mendiskusikan berbagai teknik pencegahan kebakaran serta langkah antisipasi dini di wilayah bergambut.

Kepala Desa Sungai Tawar, Bustanul Arifin, bersama aparat desa Saiful Istighfar memandu warga proaktif dalam sesi dialog interaktif tersebut. Masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam pemahaman teknis terkait bahaya kebakaran di lahan gambut.

Baca Juga :  Malam Pergelaran Seni Budaya di Sungai Penuh Meriah, Wali Kota Alfin Apresiasi Pelestarian Adat

Suasana hangat juga mewarnai pertemuan di Desa Merbau saat Kepala Desa Khairul Anwar menyambut rombongan Kebun Lagan. Warga Merbau berbaur akrab dengan tim perusahaan sembari menyusun langkah taktis perlindungan lingkungan desa.

Embung Buatan Menjadi Benteng Utama Dalam Pemadaman Kebakaran

Karakteristik tanah gambut di Kabupaten Tanjung Jabung Timur menyimpan potensi kerawanan kebakaran yang sangat tinggi saat musim kemarau. Api kerap menjalar cepat di bawah permukaan tanah sehingga petugas membutuhkan pasokan air melimpah untuk memadamkannya.

Pembangunan danau buatan atau embung ini menjawab kebutuhan vital masyarakat akan ketersediaan sumber air darurat. Infrastruktur penampung air tersebut mampu menyimpan hingga ratusan ribu liter air bersih sebagai pasokan utama tim pemadam.

Kepala Desa Sungai Tawar, Bustanul Arifin, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan infrastruktur dari PTPN IV pada Kamis (13/8/2026). Ia menganalogikan bantuan perusahaan tersebut ibarat penyerahan kail komplit beserta umpannya untuk warga.

Bustanul menegaskan bahwa embung ini menjadi amunisi vital ketika titik api atau hotspot sewaktu-waktu muncul di kawasan desa. Keberadaan waduk buatan ini memastikan tim pemadam tidak lagi kesulitan mencari sumber air saat situasi darurat.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Sumbar, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Kesadaran Kolektif Warga Desa Dalam Menjaga Lingkungan Gambut

Bantuan fisik dari PTPN IV Regional IV berhasil membakar semangat serta komitmen kolektif warga dalam menjaga ekosistem gambut. Melalui wadah program DMPG, masyarakat bertekad menjadi garda terdepan guna mencegah ancaman bencana kabut asap di Sumatra.

Warga berjanji tidak akan membuka lahan pertanian dengan cara membakar tanah maupun membakar sampah secara sembarangan. Mereka menyadari sepenuhnya dampak buruk pencemaran udara yang dapat merugikan kesehatan masyarakat luas.

Pemerintah desa mengerahkan beberapa petugas untuk rutin berkeliling memantau kondisi lapangan selama musim kemarau berlangsung. Petugas patroli ini memastikan seluruh warga mematuhi aturan keselamatan serta tidak ada pihak yang lalai.

Sinergi kuat antara PTPN IV Regional IV dan warga Tanjung Jabung Timur ini menjadi contoh ideal mitigasi bencana. Model kerja sama ini berpotensi besar menjadi percontohan nasional bagi penanganan karhutla di wilayah gambut lainnya.(ar)

Berita Terkait

Keterbatasan Kamar Hotel Bimtek BPD Sungai Penuh Picu Desakan Uji Petik Dokumen SPJ
BREAKING NEWS: Kepulan Asap Tebal Gegerkan Warga Dekat Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh
Wali Kota Sungai Penuh Salurkan Bantuan Alat Pertanian
DPRD Sungai Penuh Tuntaskan Pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2026
Hari Kesaktian Pancasila 2026: Pemkot Sungai Penuh Gelar Upacara Khidmat
Masa Jabatan Mau Habis, Untuk Apa Bimtek Mewah BPD Sungai Penuh Tembus Rp812 Juta?
Bupati Monadi Resmi Menutup Festival Kopi Kerinci Tanah Surga 2026
DP3AP2KB Kota Padang Latih Pengurus Panti Asuhan Terapkan Pola Asuh Positif
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Keterbatasan Kamar Hotel Bimtek BPD Sungai Penuh Picu Desakan Uji Petik Dokumen SPJ

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:56 WIB

BREAKING NEWS: Kepulan Asap Tebal Gegerkan Warga Dekat Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Salurkan Bantuan Alat Pertanian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:20 WIB

DPRD Sungai Penuh Tuntaskan Pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Hari Kesaktian Pancasila 2026: Pemkot Sungai Penuh Gelar Upacara Khidmat

Berita Terbaru