Sering Disimpan Lama, Apakah Beras Bisa Kedaluwarsa? Ini Jawabannya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Kemasan Beras Foto: papashark0514/Shutterstock

Ilustrasi - Kemasan Beras Foto: papashark0514/Shutterstock

Jakarta, seriusnews.id Banyak orang Indonesia menyimpan beras sebagai stok utama di rumah. Namun, banyak juga yang bertanya apakah beras bisa kedaluwarsa, terutama beras curah yang tidak mencantumkan tanggal pasti.

Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian IPB University, Prof. Dr. Feri Kusnandar, menjelaskan bahwa beras tidak memiliki masa kedaluwarsa seperti produk olahan.

“Beras tidak langsung kedaluwarsa, tetapi kualitasnya akan menurun seiring waktu,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa penurunan mutu tidak selalu membuat beras berbahaya untuk dikonsumsi. Namun, masyarakat tetap perlu memperhatikan perubahan kualitasnya.

Baca Juga :  Kulit Kusam, Kering, dan Gatal? Begini Cara Memilih Body Care yang Benar

Menurutnya, berbagai faktor memengaruhi daya simpan beras, mulai dari kadar air, jenis beras, hingga kondisi penyimpanan. Secara umum, beras memiliki kadar air di bawah 14 persen sehingga lebih tahan terhadap pertumbuhan mikroba.

Meski begitu, beras putih, merah, dan hitam memiliki ketahanan berbeda karena perbedaan komposisi.

Prof. Feri menjelaskan bahwa beras yang disimpan terlalu lama biasanya mengalami perubahan aroma, rasa, dan tekstur. Karena itu, masyarakat perlu memeriksa kondisi beras sebelum mengolahnya.

Baca Juga :  Sering Cepat Hilang? Ini 4 Titik Semprot Parfum Biar Wangi Awet

“Perhatikan warna, bau tengik, atau perubahan tekstur. Itu tanda kualitas mulai menurun,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan beras berkutu. Serangga tersebut dapat membawa kotoran dan berpotensi membahayakan kesehatan.

Selain itu, cara penyimpanan sangat menentukan kualitas beras. Ia menyarankan masyarakat menyimpan beras di tempat kering, tertutup rapat, dan memiliki sirkulasi udara yang baik agar tetap awet dan aman dikonsumsi. (nr*)

Berita Terkait

Peserta BPJS Wajib Tahu, 5 Operasi Ini Tidak Masuk Tanggungan JKN
AI Kini Jadi Teman Curhat Baru bagi Banyak Lansia di Jepang
Kulit Kusam, Kering, dan Gatal? Begini Cara Memilih Body Care yang Benar
Daging Kurban Tidak Boleh Asal Dibagi, Ini Orang yang Berhak Menerimanya
Phubbing Orangtua Jadi Ancaman Tersembunyi bagi Perkembangan Anak
Bau Sampah di Dapur Bikin Risih? Ini 6 Cara Ampuh Mengatasinya
Kucing Liar Sering Buang Kotoran di Halaman? Coba 8 Cara Aman dan Ampuh Ini
Banyak yang Tidak Sadar, 5 Kebiasaan Orang Tua Ini Diam-Diam Mengancam Kesehatan Anak
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:02 WIB

Peserta BPJS Wajib Tahu, 5 Operasi Ini Tidak Masuk Tanggungan JKN

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:09 WIB

AI Kini Jadi Teman Curhat Baru bagi Banyak Lansia di Jepang

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:48 WIB

Kulit Kusam, Kering, dan Gatal? Begini Cara Memilih Body Care yang Benar

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:28 WIB

Daging Kurban Tidak Boleh Asal Dibagi, Ini Orang yang Berhak Menerimanya

Senin, 25 Mei 2026 - 14:30 WIB

Phubbing Orangtua Jadi Ancaman Tersembunyi bagi Perkembangan Anak

Berita Terbaru

Ketua RT 02 RW 06 Kelurahan Kuranji Ardi Nansyah Putra Antoni.(poto: padangkita.com).

Regional

Gubernur Mahyeldi Gerak Cepat Tangani Banjir Kuranji Padang

Jumat, 7 Agu 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Kota Padang meresmikan kemitraan Sister City Padang bersama Pemerintah Kota Hildesheim, Jerman.(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Pemko Padang Perbarui Kemitraan Sister City Hildesheim Jerman

Jumat, 7 Agu 2026 - 02:00 WIB

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengajak Praja IPDN asal Sumbar untuk bersiap menjadi birokrat masa depan yang berintegritas tinggi.(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Gubernur Mahyeldi Dorong Praja IPDN Sumbar Jadi Birokrat Adaptif

Kamis, 6 Agu 2026 - 23:59 WIB