Solok dan Tanah Datar Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Perbatasan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Bupati Solok Jon Firman Pandu dan Bupati Tanah Datar Eka Putra ( poto : ANTARA )

Foto bersama Bupati Solok Jon Firman Pandu dan Bupati Tanah Datar Eka Putra ( poto : ANTARA )

Sumatera Barat, seriusnews.id – Pemerintah Kabupaten Solok dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memperkuat kondusivitas wilayah perbatasan melalui koordinasi dan komunikasi yang lebih intensif.

Langkah ini bertujuan menjaga keamanan, menciptakan ketertiban masyarakat, serta memperlancar pembangunan di kedua daerah.

Kesepakatan tersebut muncul dalam pertemuan Bupati Solok dan Bupati Tanah Datar di Guest House Rumah Dinas Bupati Solok, Sabtu.

Pertemuan itu sekaligus mempertegas komitmen kedua daerah untuk menjaga hubungan yang selama ini tumbuh melalui kedekatan sejarah, sosial, dan budaya.

Bupati Jon Firman Pandu mengatakan pemerintah daerah harus hadir dan mengambil peran aktif dalam menyelesaikan persoalan yang muncul di masyarakat.

Pemerintah daerah, menurut dia, perlu membangun ruang dialog agar masyarakat tetap menjaga hubungan baik dan menghindari gesekan.

Jon menegaskan Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar memiliki keterikatan yang kuat. Karena itu, kedua daerah perlu menjaga persatuan, memperkuat ketenteraman, dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara bersama.

Utamakan Musyawarah untuk Persoalan Batas Wilayah

Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala daerah menaruh perhatian pada persoalan batas wilayah. Jon menilai komunikasi dan koordinasi menjadi cara paling tepat untuk menjaga situasi tetap stabil.

Baca Juga :  Cegah Karhutla, Pemprov Sumbar dan Polda Targetkan Nol Titik Api

Ia menekankan bahwa pemerintah daerah perlu mengutamakan kepentingan masyarakat saat membahas persoalan tersebut. Pemerintah daerah juga memilih mengikuti proses yang berjalan di tingkat pusat.

Jon menilai pendekatan musyawarah dapat menjaga hubungan antarmasyarakat sekaligus mencegah munculnya ketegangan di lapangan.

Selain membahas wilayah perbatasan, Pemerintah Kabupaten Solok menyampaikan dukungan terhadap rencana pembangunan batalion TNI oleh Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan.

Jon menilai keberadaan batalion dapat memperkuat keamanan daerah sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi. Ia juga melihat pembangunan tersebut mampu mendorong aktivitas masyarakat dan memperluas peluang pengembangan wilayah.

Namun, pemerintah daerah tetap menempatkan komunikasi sebagai langkah utama agar masyarakat memahami tujuan pembangunan tersebut.

Tanah Datar Ajak Masyarakat Jaga Kondisi Tetap Tenang

Bupati Eka Putra menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Solok. Ia menyebut pertemuan itu sebagai langkah penting untuk memperkuat silaturahmi dan meningkatkan koordinasi antardaerah.

Baca Juga :  Padukan Adat dan Olahraga, Nagari Gurun Gelar Turnamen Sepak Takraw

Eka mengajak seluruh pihak menjaga suasana tetap kondusif dan menghindari tindakan yang dapat memicu ketegangan. Ia meminta masyarakat memberikan ruang bagi proses penyelesaian yang berlangsung di tingkat pemerintah pusat.

Menurut Eka, pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia memiliki kewenangan untuk menangani persoalan batas wilayah. Karena itu, semua pihak perlu menjaga persatuan dan ketenangan masyarakat selama proses berlangsung.

Terkait rencana pembangunan batalion TNI, Eka menyatakan dukungan dengan tetap memperhatikan kondisi sosial masyarakat. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka agar seluruh pihak memahami setiap tahapan yang berjalan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemerintah daerah juga membahas peluang kerja sama di sejumlah sektor pembangunan. Pertanian menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama.

Kedua daerah menilai kolaborasi dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat. Mereka juga sepakat menjaga komunikasi dan koordinasi agar setiap program pembangunan memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar.(ar)

Berita Terkait

Batang Hari dan Tebo Perbarui Kerja Sama Daerah di Wilayah Perbatasan
Lantik 33 Pejabat Baru, Sekda Sumbar Rombak Pola Karier ASN
RAPBD Sawahlunto 2027 Tembus Rp517 Miliar, Ini Rinciannya
Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi
Cegah Karhutla, Pemprov Sumbar dan Polda Targetkan Nol Titik Api
Pemko Padang Siap Pertahankan Juara Keterbukaan Informasi Tingkat Sumbar 2026
Menjelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, Ikappi DKI Soroti Distribusi dan Harga Pangan Pasar
Kapolda Sumbar Temui Gubernur Mahyeldi Bahas Kamtibmas hingga Mitigasi Bencana
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:22 WIB

Batang Hari dan Tebo Perbarui Kerja Sama Daerah di Wilayah Perbatasan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Lantik 33 Pejabat Baru, Sekda Sumbar Rombak Pola Karier ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:21 WIB

RAPBD Sawahlunto 2027 Tembus Rp517 Miliar, Ini Rinciannya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Cegah Karhutla, Pemprov Sumbar dan Polda Targetkan Nol Titik Api

Berita Terbaru

Helikopter militer hijau melakukan water bombing mengambil air di sungai dengan latar hutan terbakar dan asap tebal.(ilustrasi poto: AI).

Regional

Helikopter TNI AD Jatuh Saat Pemadaman Karhutla Kalteng

Rabu, 4 Nov 2026 - 16:03 WIB