Erupsi Gunung Marapi Semburkan Selimut Abu, PVMBG Minta Warga Jauhi Kawah Verbeek

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 November 2026 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).(poto: radarsumbar.com).

Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).(poto: radarsumbar.com).

Padang, Seriusnews.id – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat erupsi susulan Gunung Marapi di Sumatera Barat pada Rabu (4/11/2026) pagi. Erupsi ini meluncur tepat pukul 10.51 WIB dan mengejutkan warga sekitar kawasan lereng gunung.

Petugas pos pengamatan belum berhasil mengukur ketinggian kolom abu karena tertutup awan tebal. Namun, peralatan pencatat gempa mengonfirmasi lontaran material vulkanik tersebut meluncur dari perut bumi dengan durasi singkat.

Laporan resmi MAGMA Indonesia menunjukkan getaran erupsi terekam jelas pada seismogram. Karakter gempa letusan kali ini memiliki amplitudo maksimum 17,8 milimeter dan berlangsung selama 26 detik.

Status Waspada Tetap Berlaku di Radius Tiga Kilometer

Meski menunjukkan peningkatan letusan, PVMBG mempertahankan status aktivitas Gunung Marapi pada Level II (Waspada). Tim ahli terus memantau pergerakan magma dan guncangan vulkanik dari Pos Pengamatan Gunungapi Marapi di Bukittinggi.

Baca Juga :  Fadli Zon Gagas Indarung Biennale, Pabrik Indarung I Disiapkan Jadi Pusat Seni Bertaraf Dunia

PVMBG melarang keras warga, pendaki, maupun wisatawan mendekati pusat kawah. Seluruh pihak wajib menjauhi area berbahaya dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi Kawah Verbeek demi menghindari lontaran batu pijar.

Empat pemerintah daerah, yakni Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam, kini meningkatkan koordinasi. Pemerintah daerah menyelaraskan langkah evakuasi darurat bersama PVMBG Bandung guna menjamin keselamatan warga.

Waspada Banjir Lahar Dingin dan Bahaya Hujan Abu

Selain ancaman letusan langsung, warga di sepanjang aliran sungai wajib mengantisipasi banjir lahar dingin. Curah hujan tinggi di sekitar puncak gunung berpotensi memicu lahar meluncur deras menuju permukiman lereng.

Baca Juga :  Peluncuran Tujuh Buku Guspardi Gaus Warnai Milad Ke-70 di Padang

PVMBG mengimbau masyarakat segera mengenakan masker penutup mulut dan hidung ketika abu vulkanik mulai turun. Langkah pencegahan ini sangat penting untuk melindungi paru-paru dari ancaman Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Masyarakat juga perlu mengamankan sumber air bersih dan menggunakan pelindung mata serta kulit saat beraktivitas di luar rumah. Selain itu, pemilik rumah wajib rutin membersihkan tumpukan abu tebal di atap agar bangunan tidak roboh.

Pemerintah meminta warga tetap tenang dan tidak mempercayai kabar bohong atau hoaks yang beredar di media sosial. Warga sebaiknya menyaring informasi dan hanya mematuhi petunjuk resmi dari Pos Pengamatan Marapi maupun pemerintah daerah setempat.(ar)

Berita Terkait

Helikopter TNI AD Jatuh Saat Pemadaman Karhutla Kalteng
Dhani Kristianto Promosi Jabat Wakapolda Sumbar Gantikan Solihin
Perbaikan Jalan Koto Baru-Tanjung Simalidu Tuntas Diiaspal
Pemko Padang Jaring 15 UMKM Terbaik di UMKM Champion 2026
Kemenhaj Sumbar Pergoki 5 Travel Umrah Ilegal di Bandara BIM
BNPB Peringatkan Bahaya Erupsi Tiga Gunung Api Status Siaga
Pedagang Padang Keluhkan Penukaran Uang Logam Bank Indonesia
Bundo Kanduang Tuah Sakato Resmi Kukuhkan Pengurus Baru
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:03 WIB

Helikopter TNI AD Jatuh Saat Pemadaman Karhutla Kalteng

Rabu, 4 November 2026 - 15:58 WIB

Dhani Kristianto Promosi Jabat Wakapolda Sumbar Gantikan Solihin

Selasa, 3 November 2026 - 14:22 WIB

Perbaikan Jalan Koto Baru-Tanjung Simalidu Tuntas Diiaspal

Selasa, 3 November 2026 - 13:54 WIB

Pemko Padang Jaring 15 UMKM Terbaik di UMKM Champion 2026

Selasa, 3 November 2026 - 13:44 WIB

Kemenhaj Sumbar Pergoki 5 Travel Umrah Ilegal di Bandara BIM

Berita Terbaru

Helikopter militer hijau melakukan water bombing mengambil air di sungai dengan latar hutan terbakar dan asap tebal.(ilustrasi poto: AI).

Regional

Helikopter TNI AD Jatuh Saat Pemadaman Karhutla Kalteng

Rabu, 4 Nov 2026 - 16:03 WIB