Pemko Padang Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis Jelang Penilaian BGN

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Fadly Amran menyampaikan arahan itu saat memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan MBG di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aie Pacah, Padang, Rabu (17/6/2026). ( poto : infosumbar.net )

Wali Kota Fadly Amran menyampaikan arahan itu saat memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan MBG di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aie Pacah, Padang, Rabu (17/6/2026). ( poto : infosumbar.net )

Kota Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang mempercepat penguatan Program Makan Bergizi Gratis dengan fokus pada peningkatan kualitas layanan dan penerapan standar operasional di seluruh dapur penyedia. Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi sistem penilaian atau grading dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Wali Kota Fadly Amran menyampaikan arahan itu saat memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan MBG di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aie Pacah, Padang, Rabu (17/6/2026).

Menurut Fadly, kualitas pelaksanaan program harus menjadi prioritas utama. Pemerintah tidak hanya mengejar distribusi makanan, tetapi juga memastikan layanan berjalan aman, bersih, dan memenuhi standar.

Fokus pada Kualitas Layanan dan Standarisasi

Fadly meminta seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Padang menjaga mutu layanan pada setiap tahapan operasional. Pengelola dapur juga harus menerapkan standar kebersihan, keamanan pangan, dan tata kelola secara konsisten.

Ia menilai keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis bergantung pada kualitas layanan yang diterima masyarakat. Karena itu, seluruh perangkat daerah perlu membangun koordinasi agar pelaksanaan program berlangsung optimal.

Baca Juga :  Skema Pendanaan Inovatif Siap Selamatkan Kelestarian Tahura Bung Hatta

Fadly menegaskan bahwa MBG merupakan agenda strategis nasional. Seluruh pihak harus memperkuat kolaborasi agar pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak dan penerima manfaat berjalan sesuai tujuan.

Pemerintah Kota Padang mulai menyiapkan seluruh SPPG untuk menghadapi sistem penilaian dari BGN. Setiap pengelola diminta memahami indikator penilaian dan menyesuaikan operasional sejak sekarang.

Fadly menekankan pentingnya menjaga standar higienitas dan keamanan pangan. Kedua aspek tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga mutu layanan dan keberlanjutan program.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penguatan sistem pendukung agar operasional dapur berjalan lebih efektif. Dukungan tersebut mencakup fasilitas dasar yang memadai di setiap lokasi.

Air Bersih dan Kepatuhan Regulasi Jadi Perhatian

Pemerintah meminta Perumda Air Minum bersama organisasi perangkat daerah terkait memastikan seluruh dapur SPPG memiliki akses air bersih yang cukup. Ketersediaan air dinilai berperan penting dalam menjaga kualitas pengolahan makanan.

Fadly juga mengingatkan seluruh pihak agar pembangunan dan pengembangan fasilitas tetap mengikuti aturan tata ruang serta regulasi daerah. Pemerintah ingin memastikan percepatan program berjalan tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan ketertiban.

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Tegaskan Pentingnya Wariskan Integritas Bung Hatta Kepada Pemuda

Ia menegaskan bahwa program prioritas harus berjalan selaras dengan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Pendekatan tersebut diharapkan menjaga kualitas sekaligus keberlanjutan pelaksanaan MBG.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, menjelaskan bahwa pemerintah terus melakukan evaluasi rutin setiap bulan.

Tim evaluasi meninjau seluruh tahapan pelaksanaan, mulai dari penyediaan bahan baku, operasional dapur, hingga pelayanan kepada penerima manfaat. Pemerintah menggunakan hasil evaluasi untuk menjaga kualitas layanan di seluruh SPPG.

Alfiadi menyatakan seluruh SPPG di Kota Padang harus menjadi yang terbaik dan sejalan dengan semangat Program Unggulan Padang Juara.

Saat ini, sebanyak 72 SPPG telah beroperasi atau sekitar 75 persen dari target 96 unit. Pemerintah Kota Padang menargetkan seluruh unit memenuhi standar layanan sekaligus mencapai target operasional dalam dua hingga tiga bulan mendatang.(ar)

Berita Terkait

Jamnas APWI IV NTB Mendorong Inovasi Birokrasi ASN
Sumbar Dan Jeonbuk Siap Perluas Kerja Sama Sektor Ekonomi Hingga Pendidikan
Pimpin Harhubnas 2026, Gubernur Sumbar Dorong Pemerataan Akses Transportasi Desa
Target Kota Sehat Padang: Pemko Buru Penghargaan Swasti Saba Wistara 2027
Rotasi Pejabat Satpol PP Padang Perkuat Penegakan Peraturan Daerah
Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia
Pemko Padang, DPR RI, dan BULOG Salurkan Bantuan Pangan Beras untuk Warga Lubuk Begalung
Wali Kota Pariaman Lantik 38 Pejabat Baru untuk Perkuat Pelayanan Publik
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:35 WIB

Jamnas APWI IV NTB Mendorong Inovasi Birokrasi ASN

Sabtu, 19 September 2026 - 20:18 WIB

Sumbar Dan Jeonbuk Siap Perluas Kerja Sama Sektor Ekonomi Hingga Pendidikan

Jumat, 18 September 2026 - 13:11 WIB

Pimpin Harhubnas 2026, Gubernur Sumbar Dorong Pemerataan Akses Transportasi Desa

Kamis, 17 September 2026 - 21:24 WIB

Target Kota Sehat Padang: Pemko Buru Penghargaan Swasti Saba Wistara 2027

Selasa, 15 September 2026 - 20:45 WIB

Rotasi Pejabat Satpol PP Padang Perkuat Penegakan Peraturan Daerah

Berita Terbaru

Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P., hadir menyambut para peserta dan pengurus APWI.(poto: kominfo).

Pemerintahan

Jamnas APWI IV NTB Mendorong Inovasi Birokrasi ASN

Senin, 21 Sep 2026 - 09:35 WIB