Kunjungan Wisatawan Mancanegara Sumbar Melonjak Tajam Lewat Bandara Minangkabau

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat udara parkir di kawasan Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.(poto: ANTARA).

Pesawat udara parkir di kawasan Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.(poto: ANTARA).

Sumatera Barat, seriusnews.id – Sektor pariwisata Sumatera Barat menunjukkan performa memikat sepanjang bulan kelima tahun ini. Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat melaporkan angka kunjungan wisatawan mancanegara Sumbar melalui pintu masuk Bandara Internasional Minangkabau (BIM) periode Mei 2026 menyentuh 7.717 kunjungan.

Catatan ini menandai grafik pertumbuhan yang menggembirakan daripada capaian bulan sebelumnya. Akses penerbangan internasional ke Ranah Minang pun kembali bergairah seiring meningkatnya arus kedatangan pelancong asing.

“Jumlah ini mengalami peningkatan 34,68 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya yang berjumlah 5.730 kunjungan,” kata Kepala BPS Provinsi Sumbar Nurul Hasanudin di Padang, Kamis.

Arus Kedatangan Wisatawan Asing Didominasi Negara Malaysia

Nurul Hasanudin menguraikan bahwa turis asal Malaysia masih menjadi penyumbang terbesar bagi pariwisata lokal. Sebanyak 5.891 kunjungan pelancong Negeri Jiran mendominasi pintu kedatangan internasional BIM selama Mei 2026.

Peringkat selanjutnya menyusul pelancong dari Australia sebanyak 331 kunjungan, Singapura 198 kunjungan, dan Amerika Serikat 134 kunjungan. Sementara itu, wisatawan asal Prancis memberikan kontribusi sebanyak 91 kunjungan ke berbagai destinasi Sumbar.

Turis asal Spanyol menempati posisi keenam dengan menorehkan sebanyak 74 kunjungan. Dari jajaran 10 besar negara asal wisman, warga negara Spanyol mengalami lonjakan pertumbuhan paling tinggi dengan kenaikan mencapai 270 persen dibandingkan April 2026.

Baca Juga :  Padang Muda Bersakato YCC: Langkah Nyata Pemuda Menginspirasi Pembangunan Daerah

Namun, secara kumulatif dari Januari hingga Mei 2026, total kedatangan pelancong internasional baru menyentuh angka 30.092 kunjungan. Angka agregat ini memperlihatkan penurunan sebesar 12,86 persen bila bersanding dengan periode yang sama pada tahun 2025 lalu.

Perjalanan Wisatawan Nusantara Ikut Mengalami Kenaikan Signifikan

Kondisi cerah tidak hanya milik pasar internasional, melainkan juga menyelimuti pergerakan turis domestik. BPS mendeteksi arus perjalanan wisatawan Nusantara ke Sumatera Barat pada Mei 2026 menembus 2.004.175 perjalanan.

Kuantitas tersebut merepresentasikan pertumbuhan sebesar 6,21 persen daripada data April 2026 yang tertahan di angka 1.886.972 perjalanan. Penguatan pergerakan pelancong domestik ini memberikan angin segar bagi para pelaku industri pariwisata daerah.

“Sementara jika dibandingkan dengan Mei 2025, jumlah perjalanan wisatawan Nusantara mengalami peningkatan 13,66 persen,” papar Nurul Hasanudin secara transparan.

Secara akumulatif sepanjang Januari sampai Mei 2026, akumulasi perjalanan wisatawan domestik telah menyentuh angka 10,07 juta perjalanan. Angka performa ini tumbuh tipis 0,41 persen jika membandingkannya dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Baca Juga :  Nasi Kapau Uni Cah Bukittinggi Kuliner Legendaris yang Menggugah Selera

Di samping itu, aktivitas warga Sumbar yang bepergian ke luar daerah juga ikut merangkak naik. Jumlah perjalanan keluar dari masyarakat lokal menyentuh 1.833.194 perjalanan, alias melonjak 10,01 persen ketimbang bulan sebelumnya.

Tingkat Penghunian Kamar Hotel Bintang Menunjukkan Geliat

Peningkatan volume kunjungan pelancong ini otomatis memengaruhi dinamika bisnis akomodasi di seluruh wilayah Sumatera Barat. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) untuk hotel klasifikasi bintang pada Mei 2026 bertengger pada angka 46,17 persen.

Rasio keterisian tempat tidur tersebut mengalami kenaikan tipis sebesar 0,35 persen poin dari posisi April 2026. Sebaliknya, performa kurang menggembirakan justru membayangi penyedia jasa penginapan kelas menengah ke bawah atau nonbintang.

BPS mencatat TPK untuk hotel klasifikasi nonbintang melorot 0,91 persen poin menjadi 16,92 persen di bandingkan bulan April lalu. Kondisi fluktuatif ini memperlihatkan preferensi konsumen yang cenderung memilih fasilitas penginapan dengan standarisasi bintang selama masa liburan.

“Rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang pada Mei 2026 yakni 1,24 malam,” ujar Nurul Hasanudin saat mengakhiri rilis data perkembangan pariwisata tersebut.(ar)

Berita Terkait

Padang Muda Bersakato YCC: Langkah Nyata Pemuda Menginspirasi Pembangunan Daerah
Takana Nasi Padang Hadirkan Destinasi Kuliner Premium di Padang
Jadwal Lengkap Hari Jadi Kota Padang ke-357 Tahun 2026
Nasi Kapau Uni Cah Bukittinggi Kuliner Legendaris yang Menggugah Selera
Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 Dongkrak Ekonomi Kota Pariaman
Pasar Tanah Kongsi Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Gastronomi Ikonik Kota Padang
Festival Minangkabau 2026 Tanah Datar Resmi Dibuka di Istano Basa Pagaruyung, Dorong Kebangkitan Budaya
Shafira Zelka Rahmadhani dan Syatir Khairan Diandra Jadi Duta Wisata Kota Pariaman 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:00 WIB

Padang Muda Bersakato YCC: Langkah Nyata Pemuda Menginspirasi Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:00 WIB

Takana Nasi Padang Hadirkan Destinasi Kuliner Premium di Padang

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:30 WIB

Jadwal Lengkap Hari Jadi Kota Padang ke-357 Tahun 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 08:00 WIB

Nasi Kapau Uni Cah Bukittinggi Kuliner Legendaris yang Menggugah Selera

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:00 WIB

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Sumbar Melonjak Tajam Lewat Bandara Minangkabau

Berita Terbaru

Manager PLN ULP Lubuk Sikaping, Irwan Ardianto, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, Yudesri, menggelar diskusi resmi di Kantor Bupati Pasaman pada Rabu (15/7) lalu.(poto: radarsumbar.com)

Uncategorized

PLN dan Pemkab Pasaman Perkuat Sinergi Infrastruktur Kelistrikan

Rabu, 22 Jul 2026 - 17:00 WIB