Padang, seriusnews.id – Wali Kota Padang Fadly Amran resmi menutup ajang Lomba Mural Kota Padang, Sabtu (29/8/2026). Ia membagikan hadiah secara langsung kepada para pemenang di Taman Aliran Kenangan, Kelurahan Mata Air.
Perhelatan seni visual ini menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Kota Padang ke-357. Langkah nyata ini berhasil menghidupkan ruang publik kota melalui karya seni bernilai budaya tinggi.
Tembok pembatas di kawasan Taman Aliran Kenangan kini bertransformasi menjadi kanvas visual yang sangat indah. Wali Kota Fadly Amran memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak penyelenggara dan peserta lomba mural.
Ia menilai kegiatan positif tersebut sangat efektif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempercantik sudut kota. Fadly pun mendorong jajaran kecamatan hingga kelurahan agar terus melahirkan terobosan kreatif di wilayah masing-masing.
Transformasi Dinding Taman Menjadi Visual Pesona Wisata Lokal
Ketua Pelaksana Rachmat Baitul Maqdis menjelaskan bahwa agenda kompetisi seni dinding ini dirancang secara matang. Panitia mengemas kegiatan tersebut sebagai proyek transformasi visual jangka panjang demi mendukung sektor pariwisata Kota Padang.
Sebanyak 18 bingkai mural berhasil diselesaikan oleh para seniman lokal tanpa dipungut biaya pendaftaran sama sekali. Para peserta menuangkan beragam ide gagasan menarik dengan mengangkat tema sentral kebudayaan Kecamatan Padang Selatan.
Tembok taman kini di hiasi lukisan indah seperti olahraga paralayang, atraksi seni barongsai, dan tradisi pacu sampan. Gambar megah Pelabuhan Teluk Bayur serta visualisasi slogan Padang Rancak turut mempercantik dinding Taman Aliran Kenangan.
Rachmat berharap karya ciamik para peserta dapat menginspirasi wilayah lain untuk memanfaatkan lahan yang terbengkalai. Lingkungan publik yang tertata rapi dan estetik tentu akan menarik minat warga untuk bersua dan berswafoto.
Ruang Ekspresi Seniman Muda Mengangkat Legenda Malin Kundang
Semangat peringatan hari kemerdekaan dan ulang tahun kota turut memacu antusiasme tinggi dari para peserta lomba. Seniman muda bernama Tommy Zulfahmi (26) memilih untuk melukiskan pesona keindahan kawasan objek wisata Pantai Air Manis.
Tommy mengangkat destinasi populer tersebut karena menyimpan sejarah legenda Malin Kundang yang sangat melegenda di Indonesia. Pemuda ini menilai ajang pameran seni terbuka seperti ini menjadi wadah yang sangat positif bagi para pegiat kreatif.
Kesan mendalam dan antusiasme serupa juga di rasakan langsung oleh Dara Naskhia (19), seorang mahasiswi Universitas Negeri Padang. Dara tampil berduet bersama rekannya, Viona, dengan mengusung konsep gambar komik unik yang menceritakan ragam wisata Padang Selatan.
Ia menganggap perlombaan mural ini sebagai panggung nyata bagi generasi muda untuk mengasah bakat dan kemampuan. Dara sangat berharap Pemko Padang konsisten menggelar acara seni serupa secara berkelanjutan pada masa yang akan datang.
Seremoni penutupan ajang seni lukis dinding ini berlangsung meriah dengan kehadiran jajaran pejabat Pemko Padang serta tokoh masyarakat. Camat Padang Selatan, Kapolsek Padang Selatan, hingga Lurah Mata Air turut mendampingi Wali Kota Fadly Amran dalam acara.(ar)









