Sumatera Barat, seriusnews.id – Presiden Klub Semen Padang FC Andre Rosiade menegaskan bahwa dirinya kini memegang kendali penuh terhadap seluruh pengelolaan klub. Perubahan besar ini terjadi pasca pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Kabau Sirah beberapa waktu lalu. Struktur baru ini menempatkan Andre sebagai pembuat keputusan utama, termasuk dalam pembentukan tim dan pencapaian target juara.
Langkah strategis ini membawa angin segar bagi masa depan klub berjuluk Kabau Sirah tersebut. Kehadiran struktur baru memberikan arah yang lebih jelas bagi persiapan tim menghadapi kompetisi musim depan.
Transformasi Peran Andre Rosiade di Kubu Kabau Sirah
Andre menjelaskan bahwa posisi barunya saat ini sangat berbeda dengan perannya pada musim-musim sebelumnya. Anggota DPR RI tersebut sebelumnya hanya bertindak sebagai penasihat yang tidak memiliki kewenangan eksekutif.
Jabatan penasihat membuatnya tidak punya kuasa dalam menentukan kebijakan krusial di dalam manajemen internal. Kini, status sebagai Presiden Klub memberikan hak kelola penuh kepada dirinya untuk menentukan arah kebijakan tim. RUPS PT Kabau Sirah juga sudah membagi tugas serta tanggung jawab secara terperinci kepada pengurus baru.
Pembagian Tanggung Jawab Manajemen Lama dan Manajemen Baru
Hasil keputusan RUPS tersebut juga membagi secara tegas batas tanggung jawab antara manajemen lama dan manajemen baru. Pengurus baru fokus sepenuhnya pada masa depan klub melalui pembenahan operasional dan finansial secara mandiri.
Sementara itu, urusan penyelesaian kewajiban masa lalu tetap menjadi tanggung jawab bersama pihak pengelola lama. Manajemen lama akan menyelesaikan seluruh persoalan tersebut bersama dengan PT Semen Padang di Indarung. Pembagian tugas ini bertujuan agar internal manajemen Semen Padang FC bisa bergerak lebih lincah dan profesional.
Pengurus baru kini memiliki mandat penuh untuk membiayai operasional harian tim serta mencari sumber pendanaan sponsor. Selain itu, mereka juga mengemban tugas berat untuk membentuk komposisi tim terbaik demi meraih target juara. Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini optimis timnya mampu bersaing di papan atas.
Kepastian Penyelesaian Kewajiban Finansial Sebelum Kompetisi Dimulai
Andre menepis keras anggapan publik yang menilai kepengurusan baru sengaja melepaskan diri dari masalah masa lalu. Ia menegaskan bahwa penjelasan detail mengenai pembagian tanggung jawab ini sangat penting demi transparansi kepada publik. Langkah tersebut murni untuk memberikan edukasi agar para pendukung memahami kondisi riil di dalam internal klub.
Wakil Ketua Komisi VI DPR ini menjamin bahwa manajemen baru tidak akan lari dari tanggung jawab. Pihaknya terus berkomitmen penuh untuk menyelesaikan seluruh kewajiban finansial yang ada sebelum batas waktu pendaftaran kompetisi.
Berdasarkan regulasi resmi, tenggat waktu penyelesaian seluruh kewajiban administrasi jatuh pada tanggal 1 Agustus mendatang. Jika manajemen gagal melunasinya, tim Kabau Sirah dipastikan tidak bisa ikut serta dalam kompetisi musim baru. Andre memastikan seluruh persoalan tersebut akan tuntas tepat waktu agar tidak mengganggu keikutsertaan klub.(ar)









