Atasi Kendala Biaya Kuliah, Pemko Pariaman Gandeng Vokasi UI

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman yang dipimpin Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama jajaran Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) di Kampus UI.(poto: padangkita.com).

Jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman yang dipimpin Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama jajaran Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) di Kampus UI.(poto: padangkita.com).

Pariaman, seriusnews.id – Pemerintah Kota Pariaman kembali memperkuat kerja sama dengan Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI). Langkah strategis ini bertujuan untuk memperluas akses kuliah gratis Saga Saja bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kota Pariaman.

Wali Kota Pariaman Yota Balad memimpin langsung delegasi daerah saat mendatangi Kampus UI Depok, Jawa Barat, Selasa (14/7/2026). Pertemuan penting ini membahas secara khusus kelanjutan Program Satu Keluarga Satu Sarjana (Saga Saja) Plus.

Sejumlah pejabat daerah tampak mendampingi Wali Kota, mulai dari Kepala Disdikpora Hertati Taher hingga Kepala Dinas PUPRP Deki Asar. Sementara dari pihak kampus, Direktur Program Pendidikan Vokasi UI Safrin Arifin menyambut langsung kedatangan rombongan.

Solusi Biaya Seleksi Masuk Bagi Mahasiswa Kurang Mampu

Yota Balad memaparkan bahwa program Saga Saja Plus tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan biaya kuliah gratis semata. Pemerintah daerah juga membekali para mahasiswa semester akhir dengan berbagai pelatihan keterampilan praktis yang sangat berguna.

Baca Juga :  Pemko Padang Gandeng Kampus Internasional Cetak SDM Berdaya Saing Global

Upaya ini bertujuan agar para lulusan memiliki kesiapan penuh sebelum memasuki dunia kerja atau merintis usaha mandiri. Mahasiswa asal Pariaman terbukti memiliki daya saing yang tinggi selama menempuh pendidikan di kampus jaket kuning tersebut.

Hal ini terlihat dari pencapaian indeks prestasi kumulatif (IPK) rata-rata mahasiswa utusan daerah yang konsisten berada di atas angka 3,00. Namun, program pengiriman mahasiswa ini sempat terjeda selama dua tahun terakhir karena adanya penyesuaian anggaran daerah.

Strategi Vokasi Universitas Indonesia Dorong Beasiswa Nasional

Kendala utama yang sering dihadapi oleh calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu adalah tingginya biaya pendaftaran seleksi masuk pada tahap awal. Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemko Pariaman sebelumnya berhasil menyalurkan dana hibah sebesar Rp50 juta dari Baznas Sumbar.

Dana hibah tersebut sukses membantu biaya pendaftaran bagi 100 calon mahasiswa kurang mampu hingga meloloskan 10 orang ke Vokasi UI. Direktur Vokasi UI Safrin Arifin berjanji akan membawa kendala biaya pendaftaran ini ke tingkat universitas.

Baca Juga :  Beasiswa LPDP UIN Bukittinggi: Peluang Emas Kuliah S2 dan S3 Gratis

Pihak kampus berkomitmen untuk mencari skema keringanan biaya, dukungan donatur, hingga pemanfaatan dana abadi UI bagi mahasiswa berprestasi. Safrin juga mendorong calon mahasiswa untuk memaksimalkan jalur seleksi nasional seperti SNBP dan SNBT.

Komitmen Bersama Lahirkan Generasi Muda Siap Kerja

Jalur nasional dinilai membuka peluang beasiswa yang jauh lebih besar melalui program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Sistem ini juga menerapkan penyesuaian uang kuliah tunggal (UKT) yang ramah dengan kondisi ekonomi keluarga mahasiswa.

Vokasi UI menegaskan bahwa seleksi penerimaan mahasiswa tetap mengutamakan standar akademik universitas tanpa membatasi kuota wilayah asal peserta. Kedua belah pihak kini sepakat untuk segera mengaktifkan kembali komunikasi intensif yang sempat terputus.

Pemko Pariaman akan memperketat proses penjaringan serta memberikan pendampingan belajar yang maksimal bagi seluruh calon peserta. Di sisi lain, Vokasi UI siap membantu menjembatani akses informasi dan skema pembiayaan di tingkat universitas.(ar)

Berita Terkait

Gubernur Mahyeldi Tegaskan Pentingnya Penguatan Kompetensi dan Perlindungan Profesi Guru di Sumbar
Komisi X DPR RI Tinjau Rehabilitasi Sekolah Pascabencana di Kota Padang
Lemhannas Goes to Campus Unand Perkuat Kesadaran Geopolitik Generasi Muda
Kisah Sahal Maghfud Lulusan Sistem Informasi UNJA Raih Cumlaude 3,98
MAN 1 Bukittinggi Wakili Sumbar di LKBB PB MPR RI 2026
Pemko Padang Gandeng Kampus Internasional Cetak SDM Berdaya Saing Global
Pemprov Jambi Resmi Terapkan Pembelajaran Daring Seluruh Sekolah
Universitas Andalas Perkuat Layanan Kependidikan Melalui Orientasi CPT 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:42 WIB

Gubernur Mahyeldi Tegaskan Pentingnya Penguatan Kompetensi dan Perlindungan Profesi Guru di Sumbar

Sabtu, 5 September 2026 - 18:37 WIB

Komisi X DPR RI Tinjau Rehabilitasi Sekolah Pascabencana di Kota Padang

Kamis, 3 September 2026 - 15:20 WIB

Lemhannas Goes to Campus Unand Perkuat Kesadaran Geopolitik Generasi Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Kisah Sahal Maghfud Lulusan Sistem Informasi UNJA Raih Cumlaude 3,98

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:24 WIB

MAN 1 Bukittinggi Wakili Sumbar di LKBB PB MPR RI 2026

Berita Terbaru