Pemko Pariaman Dorong Ibu Rumah Tangga Buka Usaha Rajutan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wawako Pariaman Mulyadi menjadi narasumber Pelatihan Pembuatan Rajutan.(poto: radarsumbar.com).

Wawako Pariaman Mulyadi menjadi narasumber Pelatihan Pembuatan Rajutan.(poto: radarsumbar.com).

Pariaman, seriusnews.id – Pemerintah Kota Pariaman terus memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengembangan usaha rajutan rumah tangga bagi kalangan perempuan. Oleh karena itu, Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi secara langsung mengajak para ibu rumah tangga memanfaatkan keahlian merajut sebagai peluang bisnis baru.

Langkah strategis tersebut terwujud saat Mulyadi membuka agenda pelatihan di Aula Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Pariaman pada Senin (20/7/2026). Hasilnya, sebanyak 24 peserta mengikuti kegiatan pembekalan keterampilan merajut itu dengan penuh antusias.

Program Unggulan Pemko Pariaman Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga

Selanjutnya, kegiatan pelatihan merajut ini merupakan wujud nyata implementasi program unggulan Pemko Pariaman bernama Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga. Pemerintah daerah sengaja merancang program tersebut guna memicu lahirnya berbagai unit usaha produktif di tingkat keluarga.

Mulyadi menjelaskan bahwa keberadaan industri rumahan sanggup menjadi penopang utama kesejahteraan masyarakat Kota Pariaman. Oleh sebab itu, ia ingin setiap rumah tangga memiliki kegiatan bernilai ekonomi yang sanggup memberikan penghasilan tambahan secara konsisten.

Melalui pembekalan ini, para peserta dapat menyerap teknik dasar hingga pembuatan produk rajutan yang berdaya saing tinggi. Selain itu, keterampilan yang memadai akan membantu perajin lokal menghasilkan barang bernilai jual tinggi di pasaran.

Baca Juga :  Korupsi Proyek Septic Tank di Pariaman Rugikan Negara Rp1,2 Miliar

Pemerintah Kota Pariaman meyakini bahwa sentuhan kreativitas ibu rumah tangga sanggup mengubah benang rajut menjadi produk fashion berkualitas. Bahkan, hasil karya tersebut kelak mampu bersaing dengan produk kerajinan dari daerah lain.

Wakil Wali Kota Minta Peserta Tekuni Keterampilan Merajut

Mulyadi mengimbau seluruh peserta agar menyerap ilmu pelatihan ini dengan penuh kesungguhan. Selain itu, ia berharap para ibu rumah tangga tidak berhenti belajar setelah kegiatan pembekalan ini selesai.

Maka dari itu, peserta harus mampu mengembangkan keterampilan dasar merajut menjadi sebuah ekosistem usaha yang berkelanjutan. Sebab, ketekunan para perajin akan menjadi kunci utama dalam membangun bisnis rumahan yang tangguh.

Di samping memberikan nilai tambah ekonomi, aktivitas merajut juga membuka peluang kerja baru di lingkungan sekitar. Dengan demikian, para ibu rumah tangga dapat saling bekerja sama membangun kelompok usaha bersama di tingkat kelurahan.

Mulyadi menegaskan komitmen Pemko Pariaman untuk terus mendampingi warga yang ingin memulai usaha mandiri. Sebab, pemerintah selalu siap memfasilitasi kebutuhan para pelaku usaha pemula dalam mengembangkan potensi diri mereka.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi Pimpin Upacara Tahun Ajaran Baru di SMPN 3

Disperindagkop Siapkan Ruang Promosi Dan Bazar UMKM Pariaman

Guna mendukung keberlanjutan bisnis peserta, Mulyadi memerintahkan Disperindagkop UKM Kota Pariaman menyiapkan saluran pemasaran yang efektif. Dengan kata lain, dinas terkait wajib memberikan ruang promosi khusus bagi karya-karya rajutan hasil pelatihan tersebut.

Nantinya, pemerintah daerah akan melibatkan produk perajin baru ini dalam berbagai agenda bazar UMKM tahunan. Strategi penataan pasar ini bertujuan memperkenalkan hasil karya lokal kepada masyarakat luas secara langsung.

Tentu saja, langkah promosi yang masif memegang peranan sangat penting bagi perkembangan para pelaku usaha baru. Sebab, akses pasar yang terbuka lebar akan memudahkan perajin menjangkau calon pembeli potensial.

Akhirnya, ia berharap Disperindagkop UKM Kota Pariaman terus menggelar pelatihan sejenis secara berkala dan berkesinambungan. Karena program berkelanjutan ini siap melahirkan lebih banyak wirausahawan baru di seluruh wilayah Pariaman.

Melalui konsistensi pelatihan dan pendampingan, perekonomian keluarga di Kota Pariaman pasti akan tumbuh makin kuat. Pada akhirnya, sektor industri rumah tangga siap menjadi roda penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah di masa depan.(ar)

Berita Terkait

PT Semen Padang Latih Petani Kopi Bantjah Ciptakan Produk Olahan Nilai Tambah
NTB dan Sarawak Perkuat Kemitraan Strategis Sektor Pekerja Migran dan Investasi
Menyicip Kelezatan Kue Mangkuak Sayak Padang yang Mulai Langka
Pemko Padang Gelar Pasar Murah Demi Stabilitas Harga Bahan Pokok
Pemko Payakumbuh Gelar Gerakan Pangan Murah dan Meluncurkan Simphoni Pangan
BPK RI Audit Layanan Jaminan Produk Halal di BPTU HPT Padang Mengatas
PLN Sukseskan Program Electrifying Agriculture Pesisir Selatan
Semangat Baru, Bank Mandiri Taspen Ajak Pensiunan Padang Tetap Produktif
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 06:05 WIB

PT Semen Padang Latih Petani Kopi Bantjah Ciptakan Produk Olahan Nilai Tambah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:36 WIB

NTB dan Sarawak Perkuat Kemitraan Strategis Sektor Pekerja Migran dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:00 WIB

Menyicip Kelezatan Kue Mangkuak Sayak Padang yang Mulai Langka

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:00 WIB

Pemko Pariaman Dorong Ibu Rumah Tangga Buka Usaha Rajutan

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:00 WIB

Pemko Padang Gelar Pasar Murah Demi Stabilitas Harga Bahan Pokok

Berita Terbaru

Wali Kota Pariaman, Yota Balad menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan mengambil sumpah 150 PNS di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman.(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Wali Kota Pariaman Yota Balad Serahkan SK dan Ambil Sumpah 150 PNS

Senin, 27 Jul 2026 - 09:00 WIB