NTB dan Sarawak Perkuat Kemitraan Strategis Sektor Pekerja Migran dan Investasi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov NTB dan Sarawak perkuat kemitraan strategis sektor pekerja migran, perdagangan, dan investasi guna tingkatkan kesejahteraan warga.(poto: ntbprov.go.id).

Pemprov NTB dan Sarawak perkuat kemitraan strategis sektor pekerja migran, perdagangan, dan investasi guna tingkatkan kesejahteraan warga.(poto: ntbprov.go.id).

Mataram, seriusnews.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Pemerintah Sarawak Malaysia sepakat memperkuat kemitraan strategis NTB Sarawak di berbagai sektor penting. Kolaborasi luas ini mencakup tata kelola pekerja migran, ketahanan pangan, perdagangan komoditas, pendidikan vokasi, hingga kemudahan investasi.

Kedua belah pihak merancang kerja sama ini untuk menciptakan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat setempat. Masing-masing pemerintah berkomitmen mendorong peningkatan kesejahteraan warga serta memacu pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif.

Komitmen besar tersebut mengemuka langsung dalam pertemuan resmi antara Gubernur NTB Dr H Lalu Muhamad Iqbal dan delegasi Sarawak. Pertemuan penting ini berlangsung hangat di Pendopo Gubernur NTB pada Jumat 24 Juli.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal menegaskan komitmen Pemprov NTB untuk mengubah paradigma pengelolaan pekerja migran. Beliau tidak ingin pengiriman tenaga kerja ke luar negeri hanya berhenti pada penempatan semata.

Paradigma Baru Pengelolaan Pekerja Migran NTB Sarawak

Gubernur Iqbal mendorong skema pengiriman pekerja migran sebagai strategi utama pemberdayaan ekonomi keluarga. Langkah terobosan ini bertujuan mengentaskan kemiskinan warga secara berkelanjutan dan terukur.

Pemerintah NTB menyiapkan skema pembiayaan khusus, program tabungan, hingga pendampingan investasi produktif bagi para pekerja. Skema tersebut memastikan para pekerja pulang ke tanah air dengan kondisi ekonomi yang jauh lebih baik.

Baca Juga :  Harga Pertamax Tembus Rp17.000 di Sumbar, Ini Penjelasan ESDM dan Pertamina

Pemprov NTB juga menawarkan sinergi pengentasan kemiskinan ekstrem melalui penyediaan tenaga kerja terampil dari desa-desa prioritas. Pihaknya memanfaatkan data akurat by name by address untuk menjangkau keluarga sasaran.

Para calon pekerja migran akan menjalani pelatihan terstruktur dan sertifikasi resmi sesuai kebutuhan industri di Sarawak. Program persiapan ini menjamin para pekerja memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar dunia kerja internasional.

Delegasi Sarawak menyambut positif tawaran tersebut mengingat kebutuhan tenaga kerja perkebunan di wilayah mereka masih sangat tinggi. Perwakilan SALCRA Sarawak menilai pekerja asal Lombok memiliki etos kerja tinggi dan produktivitas luar biasa.

Pihak SALCRA menegaskan bahwa keberadaan pekerja asal Lombok selama ini menjadi tulang punggung utama di berbagai kawasan perkebunan Sarawak. Oleh karena itu, Sarawak sangat berharap hubungan kerja sama ketenagakerjaan ini terus berlanjut.

Peluang Kerja Sama Perdagangan Dan Ketahanan Pangan

Selain pembahasan ketenagakerjaan, kedua pihak mengeksplorasi peluang penguatan perdagangan komoditas pertanian seperti jagung. Kerjasama ini membentang hingga pengembangan industri pakan ternak dan peningkatan sektor peternakan sapi.

Kedua pemerintah juga menjajaki penyelarasan program pendidikan vokasi untuk meningkatkan kualitas serta daya saing sumber daya manusia. Langkah ini melengkapi kemitraan antarlembaga keuangan daerah dalam mendukung aktivitas ekonomi.

Baca Juga :  Sumbar Tetapkan Luasan Lahan Pertanian Abadi 166 Ribu Hektare Demi Swasembada Nasional

Kemitraan sektor keuangan ini bertujuan mempermudah mekanisme transaksi perdagangan serta arus investasi antara NTB dan Sarawak. Integrasi ini memberikan kepastian bisnis yang lebih kuat bagi para pelaku usaha setempat.

Kemudahan Investasi Melalui Peran Strategis NTB Capital

Pada pertemuan strategis itu, Gubernur Iqbal memperkenalkan NTB Capital sebagai perusahaan holding resmi milik Pemprov NTB. Kehadiran badan usaha ini khusus melayani dan memfasilitasi kebutuhan para investor.

NTB Capital hadir untuk memberikan kemudahan nyata bagi para investor yang ingin menanamkan modal di NTB. Lembaga ini menyelesaikan kendala perizinan, koordinasi lintas sektor, hingga pengelolaan dinamika sosial.

Gubernur Iqbal menegaskan bahwa pemerintah ingin para investor fokus sepenuhnya pada pengembangan bisnis inti mereka. Pemerintah daerah bersama NTB Capital yang akan mengambil alih penanganan urusan perizinan dan persoalan sosial.

Pertemuan Pendopo menjadi pijakan awal yang kokoh untuk memperluas kemitraan bilateral yang saling menguntungkan. Kedua pihak berkomitmen menindaklanjuti hasil pertemuan ini ke dalam bentuk perjanjian konkret dan berkelanjutan.

Bagi Pemprov NTB, kemitraan strategis ini tidak sekadar membuka lapangan kerja baru bagi warga NTB. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kompetensi SDM, serta menarik investasi berdampak luas.(ar)

Berita Terkait

PT Semen Padang Latih Petani Kopi Bantjah Ciptakan Produk Olahan Nilai Tambah
Menyicip Kelezatan Kue Mangkuak Sayak Padang yang Mulai Langka
Pemko Pariaman Dorong Ibu Rumah Tangga Buka Usaha Rajutan
Pemko Padang Gelar Pasar Murah Demi Stabilitas Harga Bahan Pokok
Pemko Payakumbuh Gelar Gerakan Pangan Murah dan Meluncurkan Simphoni Pangan
BPK RI Audit Layanan Jaminan Produk Halal di BPTU HPT Padang Mengatas
PLN Sukseskan Program Electrifying Agriculture Pesisir Selatan
Semangat Baru, Bank Mandiri Taspen Ajak Pensiunan Padang Tetap Produktif
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 06:05 WIB

PT Semen Padang Latih Petani Kopi Bantjah Ciptakan Produk Olahan Nilai Tambah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:36 WIB

NTB dan Sarawak Perkuat Kemitraan Strategis Sektor Pekerja Migran dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:00 WIB

Menyicip Kelezatan Kue Mangkuak Sayak Padang yang Mulai Langka

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:00 WIB

Pemko Pariaman Dorong Ibu Rumah Tangga Buka Usaha Rajutan

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:00 WIB

Pemko Padang Gelar Pasar Murah Demi Stabilitas Harga Bahan Pokok

Berita Terbaru

Wali Kota Pariaman, Yota Balad menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan mengambil sumpah 150 PNS di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman.(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Wali Kota Pariaman Yota Balad Serahkan SK dan Ambil Sumpah 150 PNS

Senin, 27 Jul 2026 - 09:00 WIB