Agam, seriusnews.id – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menggelar pembagian bendera Merah Putih sebanyak 33 ribu lembar kepada masyarakat setempat. Langkah ini bertujuan untuk menyemarakkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di seluruh wilayah tersebut.
Selain itu, pemerintah daerah tidak bergerak sendiri dalam menggerakkan aksi pembagian bendera ini secara meluas. Oleh karena itu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Agam menggandeng 16 pemerintah kecamatan untuk menjangkau seluruh lapisan warga.
Secara langsung, para petugas membagikan kain lambang negara ini kepada warga yang melintas di jalan raya. Bahkan, pengendara roda dua maupun roda empat antusias menerima lembaran bendera dari para pejabat pemerintah daerah.
Pada dasarnya, gerakan simpatik ini telah menjadi kalender kegiatan rutin tahunan bagi pemerintah daerah setempat. Sebab, momentum menjelang hari kemerdekaan selalu menjadi waktu utama untuk menyelenggarakan kegiatan bernilai nasionalisme ini.
Simbolik Peringatan Perpindahan Ibu Kota Ke Lubuk Basung
Selanjutnya, Kepala Kesbangpol Kabupaten Agam Bambang Warsito menyampaikan keterangan resmi mengenai teknis kegiatan tersebut di Lubuk Basung pada Kamis. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa penetapan jumlah bendera kali ini memiliki makna filosofis tersendiri bagi daerahnya.
Secara khusus, pemerintah daerah menetapkan angka 33 ribu lembar bendera secara terencana. Hal ini disebabkan angka tersebut menyesuaikan peringatan 33 tahun perpindahan ibu kota Kabupaten Agam menuju Lubuk Basung.
Sebagaimana diketahui, masyarakat daerah setempat selalu memperingati momentum bersejarah perpindahan ibu kota tersebut setiap tanggal 19 Juli. Oleh sebab itu, pemerintah daerah memadukan semangat kemerdekaan nasional dengan peringatan sejarah lokal daerah.
Lebih lanjut, Bambang Warsito menjelaskan bahwa keselarasan angka ini mampu memperkuat ingatan kolektif masyarakat. Dengan demikian, warga dapat mengingat momentum kemerdekaan bangsa sekaligus mengapresiasi sejarah perkembangan daerah mereka sendiri.
Aksi Penyerahan Bendera Merah Putih Di Jalanan Utama
Sementara itu, aksi pembagian bendera di tingkat kabupaten telah bermula sejak Selasa tanggal 4 Agustus. Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal memimpin langsung peluncuran gerakan di lapangan.
Secara rinci, pemerintah daerah memilih kawasan persimpangan lampu merah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung sebagai titik awal. Di sana, Wakil Bupati menyapa para pengguna jalan sambil menyerahkan bendera secara ramah.
Kemudian, tim gabungan pemerintah daerah siap melanjutkan pembagian bendera ke beberapa titik lokasi lain. Menurut rencana, kegiatan lapangan ini akan berlangsung secara bertahap selama beberapa hari ke depan.
Hasilnya, langkah turun ke jalan ini mendapatkan sambutan yang sangat hangat dari masyarakat pengguna jalan. Tidak heran jika para pengendara antusias menerima bendera untuk dipasang pada kendaraan maupun tempat tinggal mereka.
Melalui gerakan ini, Bambang Warsito menaruh harapan besar terhadap penguatan rasa cinta tanah air. Selain itu, pembagian bendera ini diharapkan menjadi pemicu munculnya semangat persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Oleh karena itu, pemerintah daerah mendorong seluruh warga untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih secara serentak. Sebab, pengibaran bendera merupakan wujud penghormatan nyata atas jasa besar para pahlawan bangsa.
Imbauan Mengibarkan Bendera Merah Putih Di Rumah Warga
Di sisi lain, Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal turut menegaskan pentingnya gerakan nasionalisme ini bagi seluruh warga. Menurut beliau, pengibaran bendera menjadi langkah efektif untuk membangkitkan rasa bangga terhadap bangsa Indonesia.
Kembali ia menekankan bahwa bendera negara menyimpan makna mendalam yang melebihi selembar kain biasa. Pasalnya, Merah Putih melambangkan identitas resmi negara, simbol perjuangan keras, serta perekat persatuan bangsa.
Maka dari itu, pemerintah daerah mengimbau warga agar segera memasang bendera di halaman tempat tinggal masing-masing. Langkah sederhana ini tentu menandai partisipasi aktif warga dalam merayakan hari lahir negara.
Ternyata, imbauan pengibaran bendera ini berlaku pula bagi pemilik tempat usaha dan instansi perkantoran. Alhasil, seluruh kawasan pemukiman serta pusat aktivitas warga diharapkan semarak dengan kibaran warna merah putih.
Pada akhirnya, gerakan massal ini menegaskan komitmen Pemkab Agam dalam merawat nilai-nilai kebangsaan di daerah. Sebab, partisipasi aktif masyarakat merupakan kunci utama bagi keberhasilan perayaan kemerdekaan tahun ini.(ar)









