Padang, seriusnews.id -Pemerintah Kota Padang officially mendukung penuh keberangkatan Muhamad Fakhri menuju kompetisi pemuda tingkat nasional. Pemuda berusia 18 tahun tersebut menyandang gelar Duta GenRe Kota Padang setelah memenangi ajang serupa di tingkat daerah dan provinsi.
Siswa SMAN 12 Padang ini bertolak menuju Jakarta untuk berlaga pada Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas Nasional (Adujaknas) GenRe Indonesia 2026. Jadwal pelaksanaan ajang bergengsi antarremaja se-Indonesia tersebut bakal berlangsung pada September mendatang.
Wali Kota Padang Fadly Amran memanggil Fakhri secara khusus ke Kediaman Resmi Wali Kota pada Selasa (18/8/2026). Ia memberikan arahan langsung serta pembekalan strategis demi memantapkan kesiapan utusan terbaik Sumatera Barat tersebut.
Komitmen Nyata Duta GenRe Melawan Isu Sosial Remaja
Fadly Amran menegaskan bahwa esensi panggung kompetisi sosial ini tidak boleh berhenti sebatas peraihan trofi kemenangan semata. Duta remaja harus bertindak sebagai agen perubahan yang mampu memberi dampak positif langsung di tengah lingkungan masyarakat.
Ia meminta para wakil pemuda aktif meredam berbagai isu krusial yang membayangi kehidupan generasi muda saat ini. Masalah tersebut mencakup maraknya kasus tawuran, aksi perundungan, pergaulan bebas, pernikahan usia dini, hingga penanganan stunting.
Pendekatan komunikasi antarsebaya (peer-to-peer) terbukti jauh lebih efektif dalam meredam potensi kenakalan remaja. Pemko Padang meyakini bahasa anak muda lebih mudah diterima oleh kelompok sebayanya daripada pendekatan struktural.
Kolaborasi Dua Utusan Terbaik Sumatera Barat di Jakarta
Dalam ajang tingkat nasional nanti, Fakhri tidak melangkah dan berjuang seorang diri. Ia bertanding mendampingi Kuntum Khairiyatul Ummah, siswi berbakat asal SMAN 2 Padang Panjang.
Keduanya mengamankan tiket nasional setelah berpasangan memenangi gelar juara Pemilihan Duta GenRe Sumatera Barat 2025. Sinergi dua pemuda ini menjadi tumpuan harapan bagi masyarakat Minangkabau di kancah nasional.
Adujaknas GenRe Indonesia 2026 menekankan penilaian pada aspek keberlanjutan program kerja sosial. Dewan juri berfokus menilai tolok ukur keberdampakan nyata yang telah dihadirkan peserta bagi warga sekitar.
Rekam Jejak Pengabdian Lapangan Menjadi Modal Utama
Fakhri aktif membagikan pengalaman edukasi lapangan yang rutin ia jalankan bersama Forum GenRe Kota Padang. Rekam jejak pendampingan masyarakat akar rumput ini menjadi modal utamanya saat menghadapi dewan juri nasional.
Sebagai Duta Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Melati, ia sudah terbiasa menyusun program edukasi solutif. Ia merancang seluruh program aksi berdasarkan data dan permasalahan riil yang ada di lapangan.
Pertemuan strategis tersebut turut di hadiri Ketua Tim Kerja Pembangunan Keluarga Perwakilan BKKBN Sumbar Rusdi. Kepala DP3AP2KB Kota Padang Boby Firman juga hadir mendampingi seluruh rangkaian pelepasan utusan daerah ini.
Sinergi kuat pemerintah daerah bersama BKKBN membuktikan keseriusan Padang dalam mencetak generasi berkualitas. Kinerja nyata Fakhri dan Kuntum di Jakarta siap memicu inspirasi positif bagi pemuda di seluruh Indonesia.(ar)









