Padang, seriusnews.id – Kontribusi berkelanjutan PT Semen Padang kembali menuai apresiasi tinggi dari para tokoh adat Sumatra Barat. Keberhasilan pelaksanaan program BMN Semen Padang menjadi alasan utama di balik pujian hangat tersebut.
Dukungan itu mengalir langsung dari Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan dan KAN Limau Manih. Kedua lembaga adat menilai perseroan terbukti nyata mendorong kesejahteraan warga di sekitar wilayah operasional.
Tokoh Adat Ajak Warga Wujudkan Kemitraan Strategis
Wakil Ketua KAN Lubuk Kilangan, Asril Azis, menyampaikan apresiasi tersebut secara langsung di Kota Bukittinggi. Ia hadir bersama Ketua KAN Limau Manih, Zulkifli Dt Rajo Gumayang, pada Rabu (26/8/2026).
Momen tersebut berlangsung dalam Sidang Pleno Perubahan dan Pengesahan Revisi AD/ART Forum Nagari. Agenda musyawarah penting ini dijadwalkan berjalan hingga Jumat (28/8/2026) mendatang.
Selanjutnya, Asril menyebut kucuran dana Basinergi Mambangun Nagari (BMN) memberikan manfaat yang sangat besar. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini merealisasikan berbagai proyek pembangunan sarana publik.
Bahkan, sejak meluncur pada 2015, skema bantuan strategis ini telah menyalurkan dana melebihi Rp20 miliar. Anggaran jumbo tersebut membiayai bermacam aktivitas pemberdayaan warga secara bertahap dan berkesinambungan.
Oleh karena itu, melihat dampak positif yang nyata, Asril meminta seluruh lapisan masyarakat mengawal keberlanjutan BMN. Warga perlu memahami dinamika persaingan industri semen nasional yang kini semakin ketat.
Ia mengimbau masyarakat bahu-membahu mendukung kemajuan bisnis produsen semen tertua di Asia Tenggara ini. Dengan demikian, peningkatan kinerja korporasi secara langsung memperbesar alokasi bantuan sosial untuk lingkungan sekitar nagari.
Selain itu, Asril menambahkan bahwa kepedulian pabrik semen ini tidak hanya terbatas pada program BMN semata. Manajemen perseroan juga konsisten mengirimkan pasokan semen gratis untuk merenovasi berbagai fasilitas umum setempat.
Bahkan, masyarakat selalu menikmati bantuan rutin berupa penyaluran sapi kurban setiap memperingati Hari Raya Iduladha. Kehadiran bantuan hewan kurban tersebut mendatangkan kegembiraan serta manfaat langsung bagi para penerima.
Oleh sebab itu, Asril menaruh harapan besar pada hasil Sidang Pleno Revisi AD/ART Forum Nagari/Forum Pemberdayaan. Perubahan aturan dasar ini sangat krusial guna memperkuat fondasi tata kelola pelaksanaan pemberdayaan di masa depan.
Sebab, Forum Nagari memegang peran vital dalam menjaring aspirasi serta akar kebutuhan riil masyarakat nagari. Sinergi yang kuat antara KAN, warga, dan perusahaan diyakini menciptakan pemerataan pembangunan daerah.
Komitmen Perusahaan dan Perluasan Wilayah Binaan
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan BMN merupakan komitmen etis manajemen. Inisiatif sosial ini dirancang khusus untuk membangun kemandirian ekonomi warga secara jangka panjang.
Win menekankan bahwa perseroan tidak sekadar menjalankan kewajiban formal Tanggung Jawab Sosial Lingkungan semata. Namun, perusahaan terus mengukuhkan kolaborasi harmonis bersama lingkungan sekitar sebagai investasi sosial bernilai tinggi.
Di sisi lain, Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, memaparkan sebaran jangkauan wilayah binaan perseroan. Saat ini, jangkauan BMN meliputi Nagari Lubuk Kilangan, Limau Manih, Pauh, hingga Kelurahan Pampangan.
Secara keseluruhan, sebanyak 12 Forum Nagari binaan aktif bergerak tersebar di Kecamatan Lubuk Kilangan, Pauh, dan Lubuk Begalung. Akhirnya, Hernes mendorong para pengurus mengoptimalkan dana BMN sebagai penggerak utama perekonomian nagari.(ar)









