Sumatera Barat, seriusnews.id – PT Semen Padang semakin memantapkan langkah nyata dalam mendukung transisi energi bersih di lingkungan operasionalnya. Langkah strategis ini selaras dengan peta jalan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menuju masa depan rendah emisi. Kini, industri semen tertua di Indonesia tersebut resmi mengoperasikan armada motor listrik sebagai kendaraan operasional harian.
Perusahaan mengadopsi teknologi ramah lingkungan ini untuk memangkas ketergantungan pada bahan bakar fosil. Kebijakan ini juga menjadi momentum penting bagi korporasi dalam mempercepat penetrasi Energi Baru Terbarukan (EBT). Manajemen berkomitmen penuh menjalankan bisnis yang berkelanjutan dari hulu hingga ke hilir.
Sinergi Strategis Percepat Transisi Energi Bersih Perusahaan
Pengadaan puluhan kendaraan ramah lingkungan ini terwujud melalui kerja sama matang dengan berbagai mitra bisnis. PT Semen Padang menggandeng PT Pasoka Sumber Karya dan Polytron dalam menyediakan unit kendaraan. Sinergi ini mencerminkan kolaborasi kuat antarlini industri untuk menciptakan ekosistem hijau yang berkelanjutan.
Proses penyerahan armada berlangsung secara bertahap demi memastikan kesiapan seluruh lini operasional perusahaan. Direktur Utama PT Pasoka Sumber Karya, Erick Reza, menyerahkan unit perdana secara langsung pada Rabu (1/7/2026). Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menerima langsung kendaraan tersebut di Plaza Semen Padang.
Rangkaian program penyerahan ini kemudian berlanjut dengan seremoni berikutnya oleh pihak manajemen Polytron. Acara lanjutan tersebut berlangsung khidmat di Wisma Indarung pada Selasa (7/7/2026). Kehadiran produsen tersebut memastikan kualitas dan kesiapan teknis armada sebelum terjun ke lapangan.
Langkah Nyata Kurangi Ketergantungan Bahan Bakar Fosil
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan program ini merupakan wujud nyata dekarbonisasi. Pihaknya mengintegrasikan 72 unit motor listrik demi menciptakan iklim bisnis yang efisien dan ramah lingkungan. Langkah ini mengacu pada strategi besar holding SIG yang mewajibkan transisi energi terstruktur.
Manajemen memulai migrasi kendaraan roda dua ke sistem baterai untuk operasional harian karyawan. Ke depan, manajemen akan memperluas transisi ini ke jenis kendaraan operasional lainnya secara bertahap. Hal ini membuktikan keseriusan perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Penerapan prinsip ESG kini menjadi urat nadi utama dalam seluruh aktivitas bisnis PT Semen Padang. Perusahaan tidak hanya mengejar target profit semata, tetapi juga memprioritaskan kelestarian alam sekitar. Penggunaan motor listrik ini menjadi salah satu indikator keberhasilan transformasi ekologi perusahaan.
Komitmen Bersama Mewujudkan Target Net Zero Emission
Mitra penyedia kendaraan juga menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung agenda transformasi hijau di Sumatera Barat. Direktur Utama PT Pasoka Sumber Karya, Erick Reza, mengapresiasi tinggi kepercayaan yang diberikan PT Semen Padang. Pihaknya berkomitmen mengawal setiap tahapan implementasi energi bersih di lingkungan industri tersebut.
Kolaborasi ini diharapkan membawa dampak positif jangka panjang bagi efisiensi pengeluaran operasional perusahaan. Selain menghemat biaya bahan bakar minyak, langkah ini berkontribusi langsung pada penurunan emisi karbon global. Kehadiran armada baterai ini menjadi stimulus penting bagi gerakan peduli lingkungan yang lebih luas.
Melalui terobosan ini, PT Semen Padang memperkuat posisinya sebagai pionir industri yang berwawasan lingkungan. Perusahaan mendukung penuh agenda nasional dalam mewujudkan pembangunan rendah karbon di berbagai sektor produksi. Langkah konkret ini menjadi modal penting menuju pencapaian target Net Zero Emission masa depan.(ar)









