Cara Cek Desil Bansos DTSEN dan Pemutakhiran Data Kesejahteraan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (poto: detik).

Ilustrasi (poto: detik).

Jakarta, seriusnews.id – Masyarakat kini perlu memahami kategori desil bansos dtsen untuk mengetahui peluang menerima bantuan sosial dari pemerintah. Badan Pusat Statistik menyusun pemeringkatan kesejahteraan sosial ekonomi keluarga ini ke dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional.

Pengelompokan tersebut membagi tingkat kesejahteraan masyarakat dari desil 1 hingga desil 10 secara terukur. Pemerintah menjadikan data ini sebagai salah satu basis acuan utama dalam menetapkan sasaran program bantuan sosial.

Pengelompokan Kategori Tingkat Kesejahteraan Keluarga Berdasarkan Pemeringkatan Desil

BPS membagi posisi relatif kesejahteraan keluarga ke dalam sepuluh tingkatan yang berbeda. Kelompok desil 1 diisi oleh masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 berada pada posisi paling tinggi.

Kelompok desil 1 sampai desil 4 menjadi sasaran prioritas penerima berbagai program bansos. Sementara itu, kelompok desil 5 masih memiliki kesempatan menerima bantuan sesuai kriteria khusus yang ditetapkan pemerintah.

Masyarakat yang berada pada desil 6 hingga desil 10 umumnya tidak menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial. Namun, angka desil rendah tidak otomatis menjamin sebuah keluarga langsung menerima bansos karena setiap program memiliki kriteria teknis tersendiri.

Baca Juga :  Kemenaker Buka Seleksi Hakim Ad Hoc PHI 2026, Cek Syarat dan Batas Pendaftarannya

BPS menentukan nilai desil menggunakan kalkulasi statistik Proxy Means Test berdasarkan berbagai indikator sosial ekonomi keluarga. Penilaian tersebut memperhitungkan kondisi fisik bangunan rumah, sumber air bersih, jenis bahan bakar memasak, kepemilikan aset, hingga kapasitas daya listrik.

Petugas juga meneliti komposisi anggota keluarga, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, kondisi kesehatan, hingga status disabilitas. Indikator ini dinilai secara menyeluruh sehingga besaran penghasilan atau penggunaan daya listrik tertentu saja tidak langsung menentukan angka desil keluarga.

Prosedur Pengecekan Data Serta Tata Cara Perbaikan Informasi Kesejahteraan Keluarga

Masyarakat dapat memeriksa status pemeringkatan kesejahteraan secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos menggunakan NIK KTP. Selain aplikasi, warga bisa mengakes situs resmi cekbansos.kemensos.go.id untuk mengonfirmasi data kepesertaan yang tercatat di sistem.

Baca Juga :  Mahasiswa Demo di DPR RI, Tuntut BBM hingga MBG, DPR Janjikan Tindak Lanjut Aspirasi

Posisi desil bersifat dinamis dan dapat berubah seiring perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga maupun pemutakhiran data secara berkala. Pemutakhiran data ini mencakup data administrasi, sensus, survei, pengecekan lapangan, hingga laporan mandiri masyarakat.

Masyarakat yang merasa data kesejahteraannya tidak sesuai dengan kondisi riil dapat mengajukan pembaruan data secara resmi. Warga bisa memanfaatkan fitur Usul Sanggah yang tersedia di aplikasi Cek Bansos untuk mengirimkan data perbaikan.

Selain aplikasi, warga dapat membawa dokumen KTP dan Kartu Keluarga ke kantor desa atau kelurahan setempat. Petugas desa akan memverifikasi laporan tersebut dan menginput data terbaru ke dalam sistem SIKS-NG.

Proses pengajuan perbaikan data ini tidak langsung mengubah posisi desil keluarga secara mendadak. Seluruh informasi masuk akan melewati tahap verifikasi teknis serta perhitungan ulang dalam sistem pemutakhiran data pemerintah.(ar)

Berita Terkait

Pemerintah Guyur Diskon Tiket Nataru 2026/2027
Kemnaker Ingatkan Pekerja Waspada Tautan Palsu BSU 2026
BMKG Rilis Peringatan Hujan Ekstrem Besok, Ini Wilayahnya
Gus Kikin Tegaskan PBNU Kembali ke Akar Tradisi Pesantren
Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Akibat Siklon Tropis
Daftar Lengkap Harga BBM Seluruh SPBU Oktober 2026
Petani Makin Mudah Tebus Pupuk Subsidi di KDKMP
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Pemerintah Guyur Diskon Tiket Nataru 2026/2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Kemnaker Ingatkan Pekerja Waspada Tautan Palsu BSU 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:35 WIB

BMKG Rilis Peringatan Hujan Ekstrem Besok, Ini Wilayahnya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Gus Kikin Tegaskan PBNU Kembali ke Akar Tradisi Pesantren

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga

Berita Terbaru

Wali Kota Padang Fadly Amran melantik Indra Noferi secara resmi sebagai Dewan Pengawas Perumda Padang Sejahtera Mandiri untuk periode 2025–2029.(poto: padangkita.com).

Regional

Fadly Amran Lantik Dewas PSM untuk Benahi Tata Kelola BUMD

Jumat, 30 Okt 2026 - 13:51 WIB

Regional

Proyek Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target Awal

Jumat, 30 Okt 2026 - 13:37 WIB

Petani mengoperasikan mesin penanam padi modern di lahan sawah dengan bantuan drone penyemprot udara.(poto: AI).

Ekonomi

5 Cara Tanam Padi Modern yang Bikin Panen Berlipat

Kamis, 29 Okt 2026 - 17:09 WIB