Padang, Seriusnews.id – Jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Barat terus menggeber Operasi Patuh Singgalang 2026 di seluruh wilayah hukum Sumbar. Operasi tertib lalu lintas ini bergulir sejak Senin, 26 Oktober 2026, dan bakal berlangsung sampai 8 November 2026.
Petugas di lapangan memprioritaskan langkah pencegahan demi menekan risiko kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. Polisi mencatat lonjakan aktivitas edukasi masyarakat hingga 31 persen dibanding tahun sebelumnya.
Ribuan Edukasi Jalanan Sasar Pengendara Motor
Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol Kukuh Priyo Taruno menegaskan bahwa jajarannya telah menuntaskan 2.977 kegiatan preemtif selama tiga hari operasi berjalan. Angka ini membuktikan komitmen kepolisian dalam mengutamakan pendekatan persuasif.
Petugas langsung mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan bimbingan tertib berkendara kepada para pelajar. Selain itu, personel lalu lintas menggelar ruang dialog bersama para pengemudi ojek daring dan kurir logistik.
Sosialisasi lapangan ini juga mengampanyekan kewajiban memakai helm berstandar SNI serta sabuk pengaman mobil. Polisi memandang edukasi langsung sebagai langkah paling efektif untuk membangun kesadaran para pengguna jalan.
Data harian Ditlantas menunjukkan bahwa sepeda motor masih mendominasi keterlibatan dalam kasus kecelakaan lalu lintas. Karena itu, patroli rutin terus menyasar titik-titik rawan guna mengingatkan pengendara roda dua agar tidak mengabaikan keselamatan diri.
Pemanfaatan Tilang Elektronik dan Imbauan Warga
Meski mengedepankan pendekatan humanis, kepolisian tetap menegakkan aturan hukum secara tegas di jalan raya. Petugas memaksimalkan kamera tilang elektronik atau ETLE, baik perangkat statis di persimpangan jalan maupun kamera mobile yang dibawa personel patroli.
Polisi juga menerapkan razia selektif prioritas untuk menjaring pelanggaran kasat mata yang membahayakan nyawa. Sistem ini memastikan proses penindakan hukum berlangsung transparan, tepat sasaran, dan adil bagi setiap pengguna jalan.
Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya meminta seluruh elemen masyarakat ikut mendukung kesuksesan operasi ini. Keselamatan berkendara bukan sekadar urusan mematuhi aparat, melainkan kebutuhan mendasar bagi setiap orang yang melintas di jalan raya.
Susmelawati mengimbau para orang tua dan generasi muda agar selalu menaati rambu-rambu serta memakai perlengkapan berkendara yang standar. Kepatuhan para pengendara menjadi kunci utama untuk memangkas angka korban fatal akibat kecelakaan lalu lintas di Ranah Minang.(ar)









