Banjir Bandang Terjang Gunung Talang Solok, Kantor Pemkab Diterjang Lumpur

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan deras memicu bencana banjir bandang gunung talang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin (21/9/2026) malam.(poto: padangkita.com).

Hujan deras memicu bencana banjir bandang gunung talang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin (21/9/2026) malam.(poto: padangkita.com).

Solok, seriusnews.id – Hujan deras memicu bencana banjir bandang gunung talang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin (21/9/2026) malam. Hantaman galodo yang meluap pukul 20.00 WIB ini melumpuhkan kawasan permukiman warga dan pusat pemerintahan daerah.

Amukan banjir bandang menerjang Komplek Perumahan Griya Arosuka Tahap 1 hingga 3 di Kecamatan Gunung Talang. Data asesmen sementara mencatat luapan air dan material lumpur berdampak langsung pada 256 kepala keluarga.

Sedikitnya 40 rumah warga mengalami kerusakan fisik akibat sapuan material banjir bandang. Tim gabungan mencatat 12 unit rumah di antaranya hancur dengan kondisi rusak berat.

Bencana alam ini juga merenggut enam orang warga yang menjadi korban jiwa dan luka-luka. Petugas kesehatan mengonfirmasi satu korban mengalami luka ringan dan tiga orang menderita luka berat.

Tim SAR gabungan terus menyisir area genangan untuk mencari dua warga yang hilang. Petugas mengerahkan seluruh armada evakuasi demi mempercepat pencarian korban di sekitar titik aliran bah.

Baca Juga :  Pohon Tumbang Timpa PAUD di Pesisir Selatan Akibat Cuaca Ekstrem

Lumpur Tebal Menimbun Pusat Perkantoran Pemkab Solok

Kerusakan masif juga menghantam kawasan pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok hingga menghentikan pelayanan publik. Endapan lumpur tebal setebal 20 hingga 60 sentimeter menimbun sejumlah gedung dinas vital di area tersebut.

Material longsor mengubur fasilitas umum mulai dari Kantor Dinas PUPR, DPMN, Gedung DPRD, Bapenda, hingga Dinas Kesehatan. Luapan lumpur pekat turut menerjang area kantor Dinas Pertanian serta kantor Dinas Pariwisata.

Deretan mobil dinas milik pemerintah dan kendaraan pribadi milik warga terjebak di tengah timbunan lumpur. Pemilik kendaraan tidak sempat menyelamatkan armada mereka saat gelombang galodo datang menerjang lokasi kejadian.

Infrastruktur transportasi daerah ikut terputus total akibat timbunan material batu dan lumpur. Warga belum bisa melintasi jembatan penghubung utama Arosuka serta jalur akses menuju Masjid Kayu Aro.

Relawan Rumah Zakat Distribusikan Bantuan Logistik Pengungsi

Lembaga kemanusiaan Rumah Zakat bergerak cepat menurunkan tujuh relawan terlatih dan satu unit ambulans menuju titik bencana. Tim tanggap darurat langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Solok untuk mempercepat proses evakuasi para korban.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem di Kota Padang Sebabkan Longsor dan Pohon Tumbang, Akses Padang–Pesisir Selatan Terputus

Relawan kemanusiaan membagikan bantuan makanan siap santap demi menjaga ketahanan fisik para penyintas banjir. Tim menyalurkan 500 porsi minuman Pos Segar dan 500 porsi minuman Pos Hangat di lokasi pengungsian.

Petugas juga membagikan puluhan paket Superqurban berupa daging sapi olahan bernutrisi tinggi kepada warga terdampak. Bantuan pangan ini menjadi tumpuan utama warga yang kehilangan akses dapur rumah tangga akibat banjir.

“Kami menyiagakan tim relawan di lapangan untuk memastikan bantuan ini terdistribusi secara langsung dan merata kepada para relawan dan warga yang melakukan aksi bersih di lokasi bencana galodo,” ujar relawan Rumah Zakat, Muthia.

Petugas gabungan dan warga setempat terus bergotong royong membersihkan sisa material lumpur dari dalam bangunan. Para pengungsi yang bertahan di posko sangat membutuhkan pasokan air bersih, makanan cepat saji, alas tidur, selimut, serta perlengkapan sanitasi.(ar)

Berita Terkait

Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga
Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai
Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman
Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana
Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL
Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru
Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal
Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Berita Terbaru

Pemko Padang memacu proyek trotoar di Pasar Raya dan Jalan Samudera.(poto: padangkita.com).

Regional

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:58 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).(poto: istimewa).

Nasional

Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:53 WIB

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, memimpin langsung jalannya upacara sebagai inspektur pada Kamis pagi, 22 Oktober 2026.(poto: radarsumbar.com).

Islami

Ratusan Santri Meriahkan Hari Santri 2026 di Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:49 WIB

Ilustrasi Tim SAR gabungan menyisir aliran sungai dengan perahu karet untuk mencari balita hilang di Padang Pariaman.(poto: AI).

Regional

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:44 WIB