Panduan Sukses Budidaya Padi Sawah Agar Panen Melimpah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ulustrasi Sejumlah petani bergotong-royong memanen padi yang telah menguning dan matang di area persawahan yang subur.

Ulustrasi Sejumlah petani bergotong-royong memanen padi yang telah menguning dan matang di area persawahan yang subur.

Jakarta, Seriusnews.id – Petani modern kini terus memburu metode tanam presisi demi menggenjot produktivitas lahan sawah. Menghasilkan gabah bernas membutuhkan kedisiplinan sejak pemilihan benih hingga pemeliharaan tanaman di lapangan.

Langkah pertama bermula dari seleksi benih unggul menggunakan larutan air garam. Petani cukup merendam benih selama dua hari penuh, lalu memeramnya sampai titik tunas putih menyembul rata.

Setelah tunas merekah, petani segera menyebar benih ke bedengan persemaian yang subur. Bibit muda berumur 15 sampai 20 hari langsung siap pindah tanam ke petak sawah utama.

Sebelum bibit masuk ke tanah, pengolahan sawah memegang peranan krusial. Traktor perlu membalik tanah sedalam 20 sentimeter dan melumat sisa jerami menjadi pupuk organik alami. Tanah lumpur yang mengendap sempurna menjamin perakaran padi mencengkeram kuat.

Kunci Tanam Legowo dan Pemupukan Presisi

Petani sukses biasanya menerapkan sistem tanam jajar legowo 2:1 saat menancapkan bibit muda. Pola barisan ini memaksimalkan serapan sinar matahari sekaligus meningkatkan sirkulasi udara di sela-sela rumpun padi.

Baca Juga :  Pemprov Sumbar Terapkan Sistem Pertanian Modern untuk Genjot Hasil Panen Padi di Solok

Petani cukup menancapkan satu hingga dua batang bibit secara dangkal pada setiap lubang tanam. Langkah sederhana ini memicu pertumbuhan anakan produktif secara berlipat ganda sejak fase vegetatif awal.

Nutrisi tanaman juga menuntut takaran pupuk kimia dan organik yang pas. Petani menyebarkan pupuk dasar berupa kombinasi Urea, SP-36, dan KCl sebelum tanaman menginjak usia sepuluh hari.

Pemupukan susulan menyusul pada umur 25 hari dan 45 hari setelah tanam. Pada fase primordia atau bunting, padi menyerap pasokan nitrogen dan kalium ekstra untuk mengisi bulir gabah secara padat.

Pengaturan air berselang turut memperkuat stamina akar padi dari serangan busuk batang. Petani mengeringkan sawah secara berkala hingga tanah sedikit retak rambut, lalu mengalirkan air kembali setinggi dua sentimeter.

Baca Juga :  Padang Fashion Summit 2026: Strategi Baru Dorong Ekonomi Kreatif Daerah

Pengendalian Hama Terpadu dan Panen Tepat Waktu

Gulma liar kerap mencuri hara tanah jika petani terlambat menyiangi lahan. Petani membersihkan rumput liar secara berkala pada umur 21 hari dan 42 hari setelah tanam menggunakan alat penyiang mekanis.

Pengawasan rutin juga ampuh membendung serangan wereng coklat dan penggerek batang sejak dini. Petani memprioritaskan musuh alami di ekosistem sawah sebelum menyemprotkan pestisida pengendali secara bijak.

Masa panen raya tiba saat 90 persen hamparan malai padi telah menguning sempurna. Petani segera memotong batang padi memakai sabit bergerigi atau mesin pemanen combine harvester agar gabah tidak rontok terbuang ke tanah.

Langkah terakhir, petani langsung merontokkan bulir padi dan menjemurnya di bawah terik matahari. Pengeringan gabah hingga kadar air menyentuh angka 14 persen menjaga kualitas beras tetap prima selama masa simpan di lumbung.(ar)

Berita Terkait

Lowongan Kerja PT PAMA 2026 Diperpanjang, Simak Syarat S1
KNMP Batang Arau Siap Pacu Ekonomi Nelayan Padang
Kelompok Tani Wanita Solok Ubah Kelor Jadi Cuan Bernilai Tinggi
Cara Daftar Bansos 2027 Lewat Portal Perlinsos Kemensos
Dorong Kepatuhan Ekspor SDA, Bank Indonesia Jambi Gelar Refreshment Pelaporan DHE-DPI
Pertumbuhan Ekonomi Jambi Triwulan II 2026 Melambat, Investasi dan Ekspor Justru Menguat
Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Melambat pada Triwulan II 2026, Tekanan Inflasi Naik
Daftar Harga Pangan 19 Oktober 2026: Daging Sapi dan Cabai Merah Keriting Melonjak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Panduan Sukses Budidaya Padi Sawah Agar Panen Melimpah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Lowongan Kerja PT PAMA 2026 Diperpanjang, Simak Syarat S1

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:19 WIB

KNMP Batang Arau Siap Pacu Ekonomi Nelayan Padang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Kelompok Tani Wanita Solok Ubah Kelor Jadi Cuan Bernilai Tinggi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Cara Daftar Bansos 2027 Lewat Portal Perlinsos Kemensos

Berita Terbaru

Wali Kota Padang, Fadly Amran, memimpin langsung upacara penutupan latihan fisik dan mental tersebut di kawasan Taman Hutan Raya Bung Hatta, Rabu (28/10/2026).(poto: padangkita.com).

Pendidikan

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa, Dorong Dubalang Kampus

Kamis, 29 Okt 2026 - 16:54 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran menyambut langsung komitmen ekspansi ini di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (28/10/2026).(poto: padangkita.com).

Regional

Taksi Listrik Green SM Masuk Padang, Serap 500 Tenaga Kerja

Kamis, 29 Okt 2026 - 16:50 WIB

Ratusan karyawan memadati Lapangan Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang di Kota Padang pada Rabu (28/10/2026) pagi.(poto: padangkita.com0.

Regional

Semen Padang Gelar Sumpah Pemuda, Tekankan Tiga Nilai Kerja

Kamis, 29 Okt 2026 - 16:46 WIB

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan 33 aparatur di Auditorium Gubernuran, Kamis (29/10/2026).(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Lantik 33 Pejabat Baru, Sekda Sumbar Rombak Pola Karier ASN

Kamis, 29 Okt 2026 - 16:42 WIB

Secangkir air rebusan kulit manis hangat beralas tatakan kayu, disajikan bersama batang kayu manis, bubuk rempah, dan madu di meja dapur.

Kesehatan

Rahasia Manfaat Kulit Manis untuk Gula Darah dan Diet Sehat

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:36 WIB