Padang, Seriusnews.id – Warga Kota Padang segera menikmati layanan transportasi umum berbasis listrik murni dalam waktu dekat. Perusahaan transportasi asal Vietnam, PT XanhSM Green and Smart Mobility Indonesia (Green SM), resmi memperluas jangkauan bisnis ke ibu kota Sumatera Barat. Perusahaan memboyong armada mobil listrik pintar VinFast untuk melayani mobilitas harian masyarakat.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyambut langsung komitmen ekspansi ini di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (28/10/2026). Sejumlah pejabat daerah mendampingi pertemuan tersebut, termasuk Kepala DPMPTSP Sumbar Luhur Budianda, Kepala DPMPTSP Kota Padang Fauzan Ibnovi, dan Kepala Dishub Kota Padang Yudi Indra Sani. Pertemuan ini mematangkan rencana operasional armada di jalanan Kota Bingkuang.
Fadly Amran optimistis kehadiran armada modern ini langsung memicu percepatan ekonomi warga lokal. Pemko Padang mendorong kemitraan ini agar membuka lapangan kerja baru bagi generasi muda serta mengurangi polusi udara perkotaan secara nyata.
Kucuran Dana Setengah Triliun dan Serapan Kerja Lokal
Green SM menanamkan modal segar sebesar Rp500 miliar untuk membangun seluruh rantai bisnis di Padang. Investasi jumbo ini langsung membuka kesempatan kerja bagi sedikitnya 500 tenaga kerja setempat, mulai dari pengemudi hingga staf operasional kantor.
Kepala DPMPTSP Kota Padang Fauzan Ibnovi menegaskan proses perizinan kantor perwakilan dan fasilitas pangkalan kini berjalan cepat. Manajemen Green SM menargetkan peluncuran resmi layanan taksi aplikasi ini pada awal November 2026.
Selain menurunkan armada mobil, investor juga memperkuat jaringan stasiun pengisian daya kendaraan listrik umum. Kota Padang saat ini baru mencatat sekitar 30 titik stasiun pengisian daya aktif. Green SM mendanai penambahan fasilitas pengisian daya hingga dua kali lipat, sementara Pemko Padang menyiapkan titik lokasi yang strategis bagi publik.
Hibah Alat Uji KIR Khusus Kendaraan Listrik
Pengoperasian ratusan taksi listrik menuntut standar keselamatan jalan yang ketat dari dinas terkait. Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Yudi Indra Sani mengungkapkan Dishub Padang selama ini belum memiliki fasilitas uji KIR khusus spesifikasi mesin listrik.
Pihak manajemen Green SM langsung mengatasi kendala teknis tersebut dengan menghibahkan satu unit alat uji kelayakan kendaraan listrik kepada Dishub Padang. Langkah ini mempercepat pengujian berkala tanpa membebani kas daerah.
Dishub Padang memulai tahapan uji coba kelayakan jalan terhadap 100 unit armada perdana sebelum izin jalan keluar. Pemerintah daerah terus berkoordinasi intensif bersama kementerian teknis demi memastikan seluruh standar keselamatan transportasi publik terpenuhi sempurna.(ar)









